Tentu. Dalam Al-Qur’an, kewajiban salat bagi umat Islam dijelaskan melalui banyak ayat. Al-Qur’an tidak hanya memerintahkan salat, tetapi juga menjelaskan waktunya, tata cara penjagaannya, dan pentingnya salat dalam kehidupan seorang Muslim.
1. Salat adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya
Salah satu ayat yang paling jelas adalah QS. An-Nisa ayat 103:
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
Artinya:
“Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”
— QS. An-Nisa: 103
Ayat ini menjadi dasar yang sangat jelas bahwa salat merupakan kewajiban bagi orang-orang beriman, bukan sekadar anjuran. Salat juga memiliki waktu-waktu tertentu yang harus diperhatikan.
2. Perintah untuk mendirikan salat
Dalam QS. Al-Baqarah ayat 43, Allah berfirman:
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
Artinya:
“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”
— QS. Al-Baqarah: 43
Kata “aqīmū” (أقيموا) berarti dirikanlah. Ini menunjukkan bahwa umat Islam diperintahkan untuk melaksanakan dan menegakkan salat.
3. Salat diperintahkan sebagai ibadah kepada Allah
Allah juga berfirman dalam QS. Taha ayat 14:
إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي
Artinya:
“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku.”
— QS. Taha: 14
Ayat ini sangat penting karena menghubungkan tauhid, ibadah kepada Allah, dan salat.
4. Salat juga diperintahkan dalam keadaan sulit
Kewajiban salat begitu penting sehingga Al-Qur’an memberikan aturan khusus ketika seseorang berada dalam perjalanan atau keadaan takut.
Dalam QS. Al-Baqarah ayat 238 Allah berfirman:
حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ
Artinya:
“Peliharalah semua salat dan salat wusta.”
— QS. Al-Baqarah: 238
Kemudian ayat berikutnya menjelaskan bahwa ketika dalam keadaan takut, salat dapat dilakukan dengan cara yang sesuai dengan keadaan tersebut.
Ini menunjukkan bahwa salat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam.
5. Al-Qur’an menjelaskan waktu-waktu salat
Beberapa ayat juga menjadi dasar mengenai waktu salat, misalnya QS. Al-Isra ayat 78:
“Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula salat) Subuh. Sesungguhnya salat Subuh itu disaksikan.”
Selain itu, QS. Hud ayat 114 menyebutkan:
“Dan dirikanlah salat itu pada kedua tepi siang dan pada bagian permulaan daripada malam.”
Ayat-ayat tersebut menjadi bagian dari landasan pembahasan mengenai waktu-waktu salat.
Kesimpulannya
Kalau pertanyaannya adalah “Di mana Al-Qur’an menjelaskan bahwa salat itu wajib?”, salah satu ayat yang paling tegas adalah:
QS. An-Nisa ayat 103:
“Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”
Kemudian diperkuat dengan banyak perintah “dirikanlah salat”, seperti dalam QS. Al-Baqarah: 43, QS. Taha: 14, dan QS. Al-Baqarah: 238.
Catatan penting: Al-Qur’an memerintahkan kewajiban salat, sedangkan rincian jumlah salat lima waktu, jumlah rakaat, bacaan, dan tata cara pelaksanaannya dijelaskan secara lebih rinci melalui Sunnah/Hadis Nabi Muhammad ﷺ. Jadi, kewajiban salat bersumber dari Al-Qur’an dan penjelasan praktiknya bersumber dari Sunnah.

























