Bentrokan Antara Ormas Dan Debt Colektor Terjadi Di Kota Tangerang

Bentrokan Antara Ormas Dan Debt Colektor Terjadi Di Kota Tangerang. Telah terjadi bentrokan antara ormas dengan debt collector di Jalan Raya Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, kemudian aksi tersebut berlanjut dengan aksi sweeping yang di lakukan oleh anggota ormas.

Sweeping ini dilakukan sebab kabarnya ada anggota ormas yang mengalami luka bacok saat terjadi bentrok di Jalan Imam Bonjol tersebut. Dalam aksinya sweeping tersebut, rombongan  ormas tersebut mengendarai sepeda motor dan melakukan konvoi di jalan raya.

Berikut menurut penuturan warga yang melihat tawuran tersebut “Ngeri bang. Polisi sudah banyak yang datang dan berjaga di jalan,” kata yo, warga disekitaran lokasi kepada wartawan, Rabu (20/10/2021) dini hari .

 

Dalam aksi sweping tersebut, para kelompok ormas tidak menemukan debt collector yang dianggap telah melakukan pembacokan. Aksi sweeping tersebut sempat terlihat di daerah Kampung Baru, lalu berlanjut ke arah Harapan kita.

“Tadi jam 23.30, di Kampung Baru dan sekarang ke Harapan kita dekat rumah saya. Anggota ormas masih sweeping nyari yang melakukan pembacokan,” menurut yo yang merupakan warga sekitar.

Saat di lihat direkaman CCTV salah satu warga, nampak puluhan kelompok ormas melakukan sweeping dengan mengendarai sepeda motor dan mereka saling berboncengan. Ada warga yang terliat berlari ketakutan.

Anggota kepolisian yang tiba di lokasi pun tampak mengatur lalu lintas dan terlihat membiarkan aksi konvoi dengan motor tersebut.

Seperti  diberitakan sebelumnya bentrok ormas kembali terjadi di wilayah hukum Polrestro Tangerang. Kali ini terjadi di Jalan raya Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Karawaci, Kota Tangerang.

Bentrok diduga melibatkan kelompok ormas dengan debt collector atau penagih utang. Dalam keributan itu, masing-masing kelompok massa terlibat aksi saling serang dengan menggunakan batu, botol dan juga aneka senjata tajam.

Sumber: Okezone.com

Update Perolehan Medali PON XX Papua Hari Ini

Propinsi Jawa Barat hanya tinggal selangkah lagi untuk dapat mengunci gelar juara umum PON XX Papua 2021 berdasarkan pantauan media pada pukul 8.30 pagi.

Bahkan, Jawa Barat kini hanya perlu mendapatkan tiga medali emas lagi untuk menuju singgasana juara.Kontingen Propinsi Jawa Barat semakin sulit dikejar posisinya sebagai juara klasemen dalam perolehan medali. Hingga saat ini Propinsi Jawa Barat hanya perlu memperoleh tiga medali emas lagi untuk menduduki gelar juara umum.

Saat ini sudah 125 medali emas 97 perak dan 111 perunggu yang di peroleh jawa barat dalam ajang pekan olahraga bergengsi ini . Sementara Popinsi Jawa Timur berada di peringkat ke 2 dengan selisih yang lumayan jauh yaitu 106 medali emas, 86 medali perak dan 78 perunggu dengan total 270 medali.
Disususl p[osisi ke 3 yaitu Propinsi DKI Jakarta dengan perolehan medali 99 medali emas 87 medali perak dan 96 medali perunggu.
Sementara itu Propinsi Papua yang merupakan tuan rumah tampaknya juga sudah puas berada pada posisi ke empat dengan perolehan 87 medali emas

Selanjutnya kontingen Jawa Tengah justru terjadi Perubahan yang sebelumnya berada pada posisi kelima yang telah lama ditempati

Jawa Tengah harus rela posisinya bergeser di gantikan  oleh Bali yang telah menambah perolehan medali emasnya menjadi 28. Bali lebih unggul kurang lebih 3 medali emas dibandingkan dengan Jawa Tengah sehingga berhak menduduki posisi kelima di PON XX Papua 2021.

Sumber:Tribunnews.com

Hasil Sementara Perolehan Medali Cabang Taekwondo Pon XX Papua

Hingga hari ini Rabu tanggal 6  oktober 2021 Jam 17.00 WIB Propinsi Jawa Barat berhasil mencapai puncak klasemen sementara dalam daftar yang memperoleh  medali  di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang berlangsung di Papua 2021.
Sebelumnya Propinsi jakarta menempati posisi teratas namun dapat di geser oleh Propinsi Jawa Barat dengan memperoleh medali sebanyak 49 medali emas.
Cabang Taekwondo merupakan cabang olahraga yang menyumbangkan medali terbanyak yaitu sebanyak 9 medali emas.

Dari sembilan medali emas yang di peroleh dari cabang olahraga Taekwondo Jawa Barat, di antaranya diraih dari nomor Poomsae Individual Putri yang sukses diboyong oleh Defia Rosmaniar.

Disamping itu medali emas cabang olahraga Taekwondo untuk Propinsi Jawa Barat juga berhasil diperoleh dari nomor Kyorugi di kelas Under 57 Kg Putri, atas nama Aqila Aulia Ramadani.

Dari total sembilan medali emas cabor Taekwondo Jawa Barat, masing-masing diraih dari nomor Poomsae Individual Putri yang sukses diboyong Defia Rosmaniar.

Kemudian dari nomor Poomsae Team Putri dan Putra juga menyumbangkan emas, Selanjutnya Adam Yazid Ferdansyah di kelas Under 68 Kg berhasil mempersembahkan medali emas.
Di kelas Under 74 Muhammad Rizaldi berhasl meyumbangkan emas,

Under 49 Kg Putri medali emas diraih oleh  Megawati Tamesti Maheswari.

Under 80 Kg Putra emas diraih oleh Dinggo Ardian Prayogo

Over 87 Kg Putra emas diraih atas nama Nicholas Armanto, untuk medali perak berjumlah 3 medali dan medali perunggu sebanyak 3 medali

Berikut ini adalah nama2 atlit yang memperoleh medali emas perak dan perunggu dari cabang olahraga Taekwondo

Medali Emas

  • Poomsae Individual Putri : Defia Rosmaniar.
  • Kyorugi Under 57 Kg Putri : Aqila Aulia Ramadani
  • Poomsae Team Putri
  • Poomsae Team Putra.
  • Kyorugi Under 68 Kg Putra : Adam Yazid Ferdansyah
  • Kyorugi Under 74 Kg  Putra : Muhammad Rizaldi.
  • Kyorugi Under 49 Kg Putri : Megawati Tamesti Maheswari
  • Kyorugi Under 80 Kg Putra : Dinggo Ardian Prayogo
  • Kyorugi Over 87 Kg Putra : Nicholas Armanto.

Medali Perak

  • Kyorugi -Under 87 Kg Putra : Daffa Haditama
  • Poomsae – Individual Putra : Muhammad Alfi Kusuma
  • Kyorugi – Under 54 Kg Putra : Dhiva Rahmani Sonjaya

Medali Perunggu

  • Kyorugi – Under 58 Kg Putra : Hendro Gunawan
  • Kyorugi – Under 62 Kg Putri : Defina Syahrani
  • Kyorugi – Under 73 Kg Putri : Teshya Tiara Ariany

Sumber : Tribunpapua.com

Contoh Surat Persetujuan Wali Siswa Dalam Proses Belajar Tatap Muka

Dimasa pandemi seperti saat ini banyak kegiatan belajar mangajar yang di lakukan di rumah di karenakan aturan yang di keluarkan pemerintah memang  tidak boleh malakukan kegiatan belajar secara tatap muka. Hampir kurang lebih 2 tahun para siswa tidak melakukan kegiatan belajar secara langsung atau tatap muka, Selama ini di lakukan secara daring atau online.

Dari cara belajar yang di terapkan selama ini membuat para siswa/i merasa jenuh dan ingin melakukan kegiatan belajar secara tatap muka. Untuk memenuhi keinginan siswa dan orang tua tidak jarang ada sekolah yang melakukan kegiatan belajar secara tatap muka dan ini pun berdasarkan kesepakatan sekolah dan orang tua siswa. Untuk menjaga agar tidak terjadi tuntutan atau sangsi dari pihak terkait maka di buatlah perjanjian antara sekolah dan orang tua siswa.

Berikut ini adalah Contoh Surat Persetujuan Wali Siswa Dalam Proses Belajar Tatap Muka

SURAT PERSETUJUAN WALI SISWA

Yang bertanda tanga di bawah ini

Nama orang tua wali                                       : Eko

Pekerjaan                                                         : PNS

Alamat                                                             : Jl.Beta I/14

No Telepon                                                      : 08…….

Selaku orang tua wali dari siswa/i

Nama Siswa                                                      : Gita

Jenis Kelamin                                                    : Perempuan

Kelas                                                                 : VIII J

Hubungan keuarge dengan siswa                    : Orang tua

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhya bahwa:

  1. Mengijikan siswa/i yang tercantum di atas untuk mengikuti proses pembelajaran tatapmuka terbatas di kelas secara bertahap selama masa transisi dengan menerapka protokol kesehatan sebagaimana arahan pemerinrah.
  2. Bersedia mengkuti jadwal pembelajaran yang sudah di atur oleh pihak sekolah
  3. Segala resiko yang timbul menjadi tanggung jawab kami selaku orang tua /wali da tidak akan menuntut pihak manapun

                                                                                                                                   Tangerang,10 September 2021

                                                                                                                           Yang membuat pernyataan

 

 

                                                                                                                                                Eko

 

Lapas Kelas 1 Tangerang Terbakar 41 Orang Tewas

Telah terjadi kebakaran di lapas kelas 1 tangerang tanggal 7 september 2021 pada pukul 1.50 wib. Dari peristiwa tersebut terdapat korban meninggal sebanyak 41 orang 8 orang luka berat,dan 72 orang luka ringan. Sampai berita ini di turunkan penyebab kebakaran belum di ketahui dan pihak kepolisian sedang mengumpulkan data untuk di lakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti sebelumnya menyatakan, Mulanya, kebakaran terjadi di blok C Lapas Kelas I Tangerang.

Meski belum bisa menerangkan penyebab, berdasarkan keterangan dan penyidikan awal, kebakaran tersebut terjadi karena konsleting listrik.

“Kebakaran dugaan awalnya terjadi karena konsleting listrik. Dan kebakaran itu terjadi selama kurang lebih 2 jam dan sekarang sudah bisa diatasi oleh petugas damkar dan petugas dari Dirjen Pas dan juga kepolisian,” lanjutnya.

warga binaan yang selamat di blok tersebut sudah dipindahkan sementara, sedangkan yang luka-luka sudah di bawa ke RS Sitanala dan RSU Kab Tangerang demikian juga dengan yang tewas semuanya telah dievakuasi,” imbuhnya.

Sumber: Tangerangnews.com

Update Sebaran Corona 19 Agustus 2021

Dilaporkan untuk hari ini untuk kasus penderita covid 19 masih mengalami peningkatan berdasarkan data yang di peroleh dari covid.go.id. Untuk jumlah keseluruhan sampai hari ini 3.930.300 kasus setelah adanya peningkatan penderita Covid 19 per hari ini yaitu sebanyak 22.053 pasien. Hari sebelumnya terdapat 15,768 kasus penderita covid 19.

Berdasarkan data yang di peroleh dari data Kemenkes RI Jawa Barat merupakan penyumbang terbanyak yaitu sebanyak 3266 kasus dan di uruta kedua sebagai peningkatan terbanyak kasus adalah propinsi Jawa Timur dan di urutan ketiga adalah yogyakarta. Untuk jakarta saat ini mengalami penurunan kasus dan berhasil keluar di urutan 10 besar peningkatan kasus.

Sumber: Covid.go.id

 

3 Orang Dalam Satu Keluarga Tewas Di Kebakaran Pasar Malabar Kota Tangerang

Sebanyak 3 Orang Dalam Satu Keluarga Tewas Di Kebakaran Pasar Malabar Kota Tangerang yang terjadi pada hari Jumat 6 Agustus 2021 malam sekitarjam 23.45 WIB. Kebakaran itu terjadi di sebuah bengkel di Jalan Cemara Raya (Kawasan Pasar Malabar), Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Dari ketiga orang tersebut yang menjadi korban adalah Pria bernama edi 63 tahun bersama isterinya Lilis (54) dan anaknya Leo (35) Ketiganya terjebak kobaran api dalam insiden kebakaran yang melanda bengkelnya.

Dugaan sementara sang pemilik ketika kejadian sedang tertidur lelap sehingga tidak menyadari ketika muncul kobaran api di dalam bengkel.

Menurut Komandan Regu (Danru) I UPT Damkar Cibodas Dicky Kurnain ketika  insiden ini “Api tiba-tiba muncul dari bawah kemudian menjalar ke atas,” tuturnya.  Penyebab kematian dari ketiga korban adalah karena keracunan asap yang dihirup saat peristiwa tersebut terjadi.

Sebelumnya ketiga korban sempat pingsan karena keracunan asap dan kemudian meninggal terbakar karena terjebak kobaran api. Sementara 2 orang anaknya sempat di selamatkan karena berada di lantai 2 yaitu Mey (22) dan Nando (21).

Api berhasil di padamkan oleh petugas pada pukul 3 dini hari dan mengenai kerugian dan penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan petugas yang berwajib. Korban meninggal di bawa ke RSU Kab. Tangerang.

Ini adalah situasi setelah api padam di lokasi tempat terbakarnya bengkel di kawasan pasar malabar

Sumber: Tangerangnews.com

 

Telah Meniggal Dunia Master Taekwondo Banten Sbmnim Yusuf

Telah Meniggal Dunia Master Taekwondo Banten Sbmnim Yusuf pada hari kamis 15 Juli 2021 dirumah sakit EMC Cipondoh Tangerang karena terpapar covid. Master yusuf merupakan salah satu penguji nasional Senior dan Pengurus Pengprov TI Banten dan saat ini menyandang Dan VI Kukiwon.

Banyak ucapan belasungkawa yang disampaikan baik dari dunia beladiri khususnya Taekwondo dan dari masyarakat maupun kerabat yang mengenal beliau. Salah satunya adalah ucapan dari salah satu Club yang berada di Tangerang Selatan yang merupakan tempat tinggal master yusuF “Atas nama pribadi dan sebagai Ketua Taekwondo Baladhika club’ beserta keluarga besar Baladhika club’ Turut berdukacita yang sedalam dalamnya atas meninggalnya Master Yusuf, Senior dan Pengurus Pengprov TI Banten. Kiranya keluarg a yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dari Tuhan

Semoga amal dan ibadahmu di terima disisi allah dan keluarga yang di tinggalkan di berikan ketabahan, Selamat jalan Master Yusuf.

5 Anak Sd Negri Di Pesawaran Pecahkan Kaca Sekolah Karena Tidak Naik Kelas

Viral di medsos aksi lima anak sekolah dasar (SD) yang sedang memecahkan kaca sekolah menggunakan ketapel dan direkam oleh temanya. Kejadian tersebut tepatnya di SD Negeri yang berada di desa way urang  Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. 

Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, terlihat dua anak sekolah dan masih berseragam merah putih SD memegang ketapel. kemudaian dengan menggunakan ketapel tersebut mereka melepaskan batu dari ketapel ke arah kelas yang di arahkan ke kaca jendela sekolah. 

Dalam video tersebut ketika ke 5 anak tersebut sedang melakukan aksinya nampak beberapa orang dewasa mengendarai motor namun anak tersebut nampak tidak merasa takut. Bahkan orang yang mengendarai motorpun juga tidak menggubris karena mungkin mereka tidak mengetahui aksi yang mereka lakukan.

Kejadian ini terjadi pada hari Selasa (22/6/2021) pagi di salah satu SD negeri yang berada di wilayah desa way urang Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.

Aksi tersebut sempat menjadi viral dan ini dipicu karena mereka lantaran tidak naik kelas. Para siswa ini tidak naik ke kelas 6 selama menempuh pembelajaran secara online.

Diketahui akibat dari pandemi sekolah yang berada di Kabupaten Pesawaran menempuh pembelajaran dengan cara jarak jauh . Tapi dengan pembelajaran secara online ini ada beberapa kesulitan yang di alami untuk mengikuti pembelajaran secara online ini di sebabkan karena sinyal internet di tempat ini sulit.

Akibat kejadian tersebut antara pihak sekolah dan orangtua siswa sudah di lakukan mediasi dan telah terjadi kesepakatan dan permintaan maaf dari orang tua siswa tersebut. Dalam permintaan maaf tersebut di dampingi oleh pihak kepolisian dan kepala dinas pendidikan, dalam pernyataanya orang tua siswa  tersebutakan mendidik anak2nya untuk lebih baik

Sumber: Enbigi.com

Hari Ini Blitar Diguncang Gempa M 6,2, Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG melaporkan telah terjadi gempa tektonik berkekuatan M6,2 di wilayah Blitar Propinsi Jawa Timur dan sekitarnya sekitar pukul 19.09 WIB hari ini Jumat tanggal 21 Mei 2021. Dari kabar pendahuluan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=6,2 dsan kemudian dilakukan pemutakhiran sehingga menjadi M=5,9.

Episenter gempa bumi berada  pada titik koordinat 8,63 LS dan 112,34 BT , atau lebih tepatnya terletak di laut pada jarak 57 km arah Tenggara Kabupaten Blitar Jawa Timur di kedalaman 110 kilometer,” menurut Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, dalam keterangannya pada hari ini jumat (21/5).

 
Dengan melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam lempeng Eurasia. “dari Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempa bumi yang terjadi ini mempunyai mekanisme sesar naik kombinasi geser ( oblique thrust fault ),” menurutnya.  guncangan gempa bumi ini dirasakan di Blitar dengan intensitas V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah banyak yang pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti) di Karangkates, Sawahan, Ngajuk, Lumajang, Tulungagung, Malang dengan intensitas IV MMI ( Dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ) di Madiun, Banyuwangi, Pasuruan, Ponorogo, Mataram, Trenggalek, Pacitan, Bantul, Sleman, Kulonprogo, Pacitan, Kuta, Denpasar, Gianyar, Lombok Barat, Ngawi, Tabanan, Jembrana dengan intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu ) di Mojokerto, Sidoarjo, Kediri, Magelang, Cilacap, Pasuruan, Wonogiri, Klaten, Lombok Tengah, Surabaya, Purworejo, Karangasem dengan intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

Samapi sekarang telah ada laporan dan dampak kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut. Tapi, berdasarkan data sementara yang saat ini tercatat terdapat kerusakan ringan dibeberapa bangunan dan fasilitas umum serta rumah warga. Sampai jam 20.00 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan sebanyak 2 kali atau after shock dengan magnitudo 3,1 dan 2,9. Menurut ketua BMKG  dalam himbauanya masyarakat supaya tenang dan tidak terpengaruh dengan  isu Hoak yang tidak dapat dipertanggung jawabkan keabsahanya. Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. “Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, atau pun tidak ada kerusakan yang di akibatkan getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan, sebelum semua kembali ke dalam rumah,” menurutnya.

Sumber:mediaindonesia.com