Berikut adalah untuk enam grup baru Kopassus (Korps Pasukan Khusus) — yang mencakup tugas utama, penempatan wilayah, dan daftar komandan tiap‑grup berdasarkan SK Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025.
1. Grup 1



-
Komandan: Kolonel Inf. Raden Nashrul Fathurrohman — sebelumnya Danrindam III/Siliwangi.
-
Penempatan wilayah: Jawa (Banten/Serang) — kelompok awal Kopassus berada di Serang.
-
Tugas utama: Respon cepat wilayah barat‑Jawa, operasi hutan / jungle warfare, serta dukungan komando wilayah di Pulau Jawa.
-
Catatan: Sebagai grup “pertama”, akan mempertahankan tradisi Kopassus di Jawa sembari ber‐adaptasi pada struktur baru.
2. Grup 2


-
Komandan: Kolonel Inf. Edwin Apria Candra — sebelumnya Koorsmin Kasum TNI.
-
Penempatan wilayah: Jawa Tengah (Kartasura/Sukoharjo region) — sebagai wilayah tengah Indonesia.
-
Tugas utama: Penguatan wilayah tengah, melibatkan kerja sama dengan Kodam di wilayah Jawa Tengah serta fleksibilitas operasi darat cepat.
-
Catatan: Karena letaknya di Pulau Jawa juga, grup ini menjadi penghubung strategis antara barat dan timur wilayah operasional.
3. Grup 3


-
Komandan: Kolonel Inf. Bram Pramudia — sebelumnya Paban V/Pam Sintel TNI.
-
Penempatan wilayah: Jawa Barat (Batujajar / Pusdiklat) atau markas pendidikan khusus Kopassus.
-
Tugas utama: Pelatihan, pendidikan khusus Kopassus, serta dukungan operasional grup‑lain dengan sumber daya manusia dan kemampuan spesialis.
-
Catatan: Fungsi pendidikan dan spesialisasi menegaskan bahwa grup 3 tak hanya tugas operasional, tetapi juga pengembangan kapabilitas satuan.
4. Grup 4

-
Komandan: Kolonel Inf. Suharma Zunam — sebelumnya Paban III/Bainteman Spersad.
-
Penempatan wilayah: Wilayah timur Indonesia (diperkirakan Sulawesi atau kawasan pulau besar timur). Gagasan: “satu grup per pulau besar”.
-
Tugas utama: Operasi cepat di wilayah timur, termasuk tanggap terhadap ancaman kedaulatan, terorisme, konflik wilayah lokal, dan pegunungan.
-
Catatan: Lokasi geografis yang lebih jauh ke timur membawa tantangan logistik dan dukungan; ini menjadi ujian kapabilitas.
5. Grup 5

-
Komandan: Kolonel Inf. Josep Dat Dariyamanta — sebelumnya Paban V/Kermalat ASEAN Slatad.
-
Penempatan wilayah: Wilayah timur jauh – misalnya Papua atau pulau besar di bagian Timur Indonesia. Diperkirakan markas di Papua.
-
Tugas utama: Operasi di medan berat (hutan lebat, pegunungan, rawa), pengamanan perbatasan dan daerah rawan konflik, serta respon cepat terhadap ancaman di pulau besar.
-
Catatan: Karena medan dan akses sulit, grup 5 memerlukan dukungan logistik dan transportasi khusus serta kerja sama erat dengan aparat wilayah.
6. Grup 6


-
Komandan: Kolonel Inf. Richard Arnold Y. Sangari — sebelumnya Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih.
-
Penempatan wilayah: Wilayah barat/tengah besar seperti Kalimantan. Gagasan “pulau besar” menerapkan satu grup per pulau.
-
Tugas utama: Pengamanan hutan Kalimantan, operasi darat di wilayah rawa dan hutan tropis, dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) & kegiatan strategis lainnya.
-
Catatan: Letak geografis dan kondisi medan yang khas (hutan tropis, sungai besar) menjadi faktor yang harus diperhitungkan dalam operasionalnya.
Infografis Ringkas
| Grup | Komandan | Wilayah Target* | Fungsi Utama |
|---|---|---|---|
| 1 | Kol Inf Raden Nashrul Fathurrohman | Jawa/Banten | Respon cepat wilayah barat Jawa |
| 2 | Kol Inf Edwin Apria Candra | Jawa Tengah | Penguatan wilayah tengah & sinergi Kodam |
| 3 | Kol Inf Bram Pramudia | Jawa Barat / Pusdiklat | Pendidikan & spesialisasi Kopassus |
| 4 | Kol Inf Suharma Zunam | Wilayah timur (Sulawesi) | Operasi cepat wilayah timur |
| 5 | Kol Inf Josep Dat Dariyamanta | Papua / timur jauh | Operasi medan berat & perbatasan |
| 6 | Kol Inf Richard Arnold Y. Sangari | Kalimantan / pulau besar | Operasi hutan tropis & pembangunan strategis |
* Wilayah bersifat estimasi berdasarkan informasi konsep “pertahanan pulau besar”.












