Khasiat Dan Manfaat Daun Kelor Dan Cara Menkonsumsinya

Khasiat Dan Manfaat Daun Kelor Dan Cara Menkonsumsinya, Daun kelor adalah tanaman liar yang mudah tumbuh di manapun dan tanaman ini mudah untuk di temukan dan cara menanamnyapun cukup mudah cukup dipotong pohonya dal lalu di tancapkan di tanah yang subur maka akan tumbuh dalam beberapa hari. Tanaman ini sangat banyak manfaatnya karena kandungan nutrisi yang ada di dalamnya sangat tinggi. Hampir seluruh bagian dari tanaman ini bisa dimakan atau dijadikan ramuan obat herbal tradisional. Di negara Barat, daun kering dijual sebagai suplemen makanan, baik dalam bentuk bubuk maupun kapsul. Kandungan nutrisi yang terdapat di daun kelor diantaranya adalah

  • Protein: 2 gram
  • Vitamin B6: 19% dari RDA (Recommended Daily Allowance) atau rekomendasi angka kecukupan yang dianjurkan. 
  • Vitamin C: 12% dari RDA
  • Besi: 11% dari AKG
  • Riboflavin (B2): 11% dari RDA
  • Vitamin A (dari beta-karoten): 9% dari RDA
  • Magnesium: 8% dari RDA

Khasiat Dan Manfaat Daun Kelor Dan Cara Menkonsumsinya, daun kelor juga mengandung antinutrien yang cukup tinggi dan juga dapat mengurangi penyerapan mineral dan protein. 

A. Kaya antioksidan

Tanaman kelor juga kaya akan kandungan antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang bekerja untuk melawan radikal bebas di tubuh. 

Kadar radikal bebas yang terlalu tinggi bisa menyebabkan stres oksidatif, yang berhubungan dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe dua. 

Disamping itu, antioksidan yang kuat juga bisa membantu menurunkan tekanan darah. Ekstrak daun kelor juga dapat digunakan untuk mengawetkan makanan, sehingga meningkatkan umur simpan daging dengan mengurangi oksidasi. 

Nah untuk memanfaatkan khasiat daun kelor caranya adalah dengan di rebus karena dengan merebusnya maka nilai kandungan nutrisinya akan lebih tinggi manfaatnya di bandingkan di makan mentah. Di Indonesia sendiri, daun kelor sering kali diolah menjadi masakan seperti lalapan, sup bening, sayur tumis, nugget, bahkan rolade. Anda pun dapat merebus daun kelor bersama air putih matang dan meminumnya. Tapi ingat, sebaiknya Anda tidak merebus daun kelor terlalu lama agar nutrisinya tidak hilang dan khasiatnya tidak berkurang

Sumber: Infosehat.com

Cara Agar Tubuh Tetap Bugar Pada Saat Puasa

Puasa merupakan kewajiban bagi umat muslim yang sudah dianggap baligh namun dengan adanya puasa tidak berarti kita mengurangi kegiatan atau rutinitas yang biasa kita lakukan setiap hari. Bahkan dengan menjalankan ibadah puasa dapat berdampak positif pada kesehatan. Selama Ramadan, beberapa orang mungkin tidak melakukan aktivitas fisik, dan akibatnya, berat badan mungkin bertambah selama bulan tersebut.

Yang perlu di ingat adalah ketika menjalankan ibadah puasa pada saat makan buka puasa atau sahur janganlah berlebihan karena dapat menyebabkan penambahan berat badan. Akan tetapi, dengan mengikuti asupan nutrisi yang benar, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa kemungkinan bisa menurunkan berat badan, tekanan darah, dan kolesterol.

Cara Agar Tubuh Tetap Bugar Pada Saat Puasa

Dikutip dari halaman WHO, dengan mengkonsumsi tiga buah kurma pada saat berbuka puasa adalah cara tradisional dan sehat untuk memulai buka puasa. Karena buah kurmaini memiliki gizi yang bagus dan merupakan sumber serat yang sangat baik. Disamping  itu, kita juga perlu mengonsumsi banyak sayuran juga untuk memberikan vitamin dan nutrisi pada tubuh kita. dan yang perlu di ingat Pilihlah makanan dari biji-bijian yang memberi tubuh energi dan serat.

Kemudian, nikmati daging tanpa lemak panggang atau panggang, ayam dan ikan tanpa kulit, agar diperoleh porsi protein yang sehat.

Yang pasti sebisa mungkin menghindari gorengan dan makanan olahan yang memiliki kandungan lemak tinggi  atau gula. Makanlah secara perlahan dan hindari makan secara berlebihan karena jika berlebihan maka timbulnya bukan sehat. Jangan lupa untuk berolahraga walaupun dalam keadaan puasa dengan menyesuaikan porsi pada saat bulan puasa dan jangan biasakan tidur setelah makan sahur.

Perlunya makan sahur

Sahur ialah makan pagi sebelum subuh untuk memulai ibadah puasa setiap hari. Makan sahur dianjurkan dikonsumsi terutama untuk kelompok khusus seperti orang tua, remaja, ibu hamil dan ibu menyusui, dan juga anak-anak yang memilih untuk berpuasa.

Yang perlu di ingat adalah pada saat menyiapkan Hidangan sahur perlu menyertakan sayuran, satu porsi karbohidrat, makanan kaya protein seperti produk susu dan atau telur, serta buah-buahan. 

Perbanyak Menkonsumsi Air Putih

Menurut halaman who juga menganjurkan untuk mengkonsumsi air setidaknya 10 gelas dalam sehari, ini bertujuan supaya tidak terjadi Dehidrasi. Pilihlah buar yang mengandung air pada saat anda berbuka ataumenjelang  sahur seperti buah semangka

Hindari minuman yang memiliki kandungan kafein semisal kopi, teh, dan cola, karena kafein dapat membuat beberapa orang lebih sering buang air kecil, yang dapat menyebabkan dehidrasi.

Sumber: Sehatkita.com

Cara Meningkatkan Vitalitas Pria Dengan Senam Kegel

Cara Meningkatkan Vitalitas Pria Dengan Senam Kegel. Senam Kegel untuk pria merupakan latihan yang ditujukan untuk mengencangkan otot panggul bawah atau pubococcygeus (PC). Ada beberapa manfaat senam Kegel bagi pria. Yang paling bermanfaat Salah satunya adalah untuk meningkatkan ketahan ereksi .  

Dengan Berlatih Senam Kegel maka akan memperkuat otot bulbocavernosus yang fungsinya untuk mempertahankan aliran darah ke kemaluan pria selama ereksi, memompa pada saat ejakulasi, dan membantu mengosongkan uretra setelah melakukan buang air kecil.

Melatih otot dengan melakukan senam Kegel bisa membantu mengatasi masalah disfungsi ereksi dan ejakuasi dini atau yang di sebut juga editansil. Begitu juga dengan masalah inkontinensia urine yang sering dialami kaum hawa yang berusia lanjut. Senam Kegel juga bisa membuat seks bertahan menjadi lebih lama. Cara Meningkatkan Vitalitas Pria Dengan Senam Kegel

Bagaimana Cara Melakukan Senam Kegel Pada Pria?

Senam Kegel sangat mudah dan bisa Anda lakukan sendiri di tempat tinggal atau di sela-sela aktivitas. Dan berikut ini adalah Caranya dan tonton videonya :

 

Sumber:enbigi.com

Cerita Tentang Khasiat Sambiloto

Tulisan dari Dr. Nyoman Suci Widyastiti, dosen.dan dokter dari FK UNDIP Semarang.

Cerita tentang sambiloto

Akhirnya berdasar request dari teman2 yang telah merasakan khasiat sambiloto untuk penyembuhan maupun pencegahan COVID-19 dan supaya saya tidak selalu mengulang cerita yang sama berulang2 ke orang2 yang menanyakan, maka saya menepati janji saya ke mereka bahwa saya akan bercerita di facebook saja dan akan saya setting public 😊

Kisah awal mula mengenal sambiloto..

Berawal dari sekitar 10 tahun yang lalu, saya mengalami haid yang sangat banyak seperti orang yang keguguran, sedemikian parah, sehingga seringkali lemas nyaris pingsan. Atas saran teman alumni S3 Unair angkatan 2008 Agus Sulistyono Ucok, maka saya periksa ke dokter kandungan dan dilakukan kuret untuk diagnosis, hasilnya ialah hiperplasia endometrium. Banyak alternatif terapi untuk kelainan yang sering pada 4 F (kalau nggak salah Female, Forty, Fat, fertile) tapi saya memilih terapi natural dan menghubungi teman seangkatan FK Undip 89, alumni S2 herbal UI : Dr. Prapti Utami, MSi. Prapti Utami Seingat saya ada 3 kapsul herbal yang diberikan : kunir putih, pegagan dan sambiloto. Saya suka lupa2 minumnya, bolong2 seingetnya.
Hingga saat itu (sekitar 10 tahun yang lalu), ada wabah virus yang gejalanya merah-merah di kulit, gatal cekit2 dan jari-jari bengkak sehingga kalau pakai cincin sulit dilepas.
Saat itu saya bersamaan dengan haid yang sangat banyak, sehingga baru inget untuk minum kapsul herbal. Setelah minum 3 jenis kapsul herbal tsb, dalam jelang waktu setengah jam, tau2 seluruh badan gatal cekit2 luar biasa. Gatal2 cekit2 terutama di kulit yang merah2 (karena infeksi virus). Wah, cekit2 gatalnya luar biasa, gak tertahankan. Tetapi setelah gatal2 cekit2 reda, merah2 di kulit berkurang diameternya, semakin mengecil dan badan terasa nyaman.
Saya penasaran, dari 3 kapsul herbal tersebut, yang mana yang mempunyai efek terhadap lesi / merah2 di kulit tersebut, maka saya coba satu2 kunir putih, pegagan dan sambiloto. Ternyata jawabannya ialah… SAMBILOTO.
Maka saya minum sambiloto untuk mengatasi infeksi virus tersebut. Tentu saja, dengan perjuangan menahan rasa gatal2 dan cekit2 luar biasa setiap minum sambiloto. Tetapi.. dengan ajaib, infeksi virus / lesi merah2 di kulit dengan cepat reda dan menghilang. Saya minum sesuai dengan siklus obat anti virus, minum tiap 5 atau 6 jam. Asisten di rumah juga tertular infeksi virus tersebut dan saya beri sambiloto, dengan cepat sembuh.

Sejak saat itulah saya menyadari bahwa sambiloto mempunyai efek anti virus dan mulai saya sediakan di rumah. Setiap badan kerasa enggak enak, meriyang greges2, linu2, yang curiga infeksi virus atau influenza, saya dan keluarga minum sambiloto 2 kapsul dan biasanya flu reda atau tidak jadi flu. Jadi sudah sekitar 10 tahun, selalu ada stok sambiloto di rumah.

Kemudian pengalaman saya dalam menggunakan sambiloto untuk infeksi virus / penyakit lain dimulai ketika ada residen yang sakit flu tulang (chikungunya) yang parah. Saya beri sambiloto dan sembuh. Ada ortu residen yang sudah sembuh dari flu tulang bertahun2 yang lalu, tetapi masih linu2 di sendi tidak sembuh2 dengan berbagai terapi. Saya sarankan minum sambiloto, dan… hilang nyeri2nya, tidak kambuh2 lagi.
Kemudian analis lab di kantor, sudah menikah hampir 3 tahun, belum punya anak. Suaminya TNI, dinas di Papua dan terkena infeksi malaria yang sering kambuh2 parah. Akhirnya saat balik ke Semarang, dirawat di RST karena sakit parah, malaria dan hepatitis. Saya teringat jurnal / publikasi rekan2 di Unair, bahwa sambiloto merupakan terapi malaria, maka saya bawakan sambiloto ke RST dan Alhamdulillah suami analis saya berkenan minum sambiloto. Malaria sembuh dan hingga saat ini tidak kambuh2 lagi. Disusul kabar gembira, beberapa bulan kemudian analis lab saya hamil anak pertama. Anugrah setelah sang suami terbebas dari malaria dan hepatitis. Colek Rizky Dyas Afriyana.

Setelah itu saya pernah menggunakan sambiloto pada anak sy yang sakit cacar air, teman yang sakit DHF, kerabat yang sakut herpes, anak teman yang hepatitis dll. Intinya saya sarankan pada sakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Bagi saya itu bagian dari ikhtiar. Saya tidak menyarankan untuk meninggalkan obat medis yang diberi oleh dokter yang merawat. Saya hanya sampaikan, bila berkenan minum sambiloto, beri jarak paling tidak 1 jam dari obat medis… Alhamdulillah, yang minum sambiloto tersebut merasakan efek yang positif.

Saat era pandemi covid ini, saya juga mulai agak rajin lagi minum sambiloto. Sebagai suplemen daya tahan tubuh.
Sampai suatu hari saya mendapat kabar, sahabat saya, sesama dokter spesialis Patologi Klinik, diantar ambulans dirujuk dari RSUD ke RSUP Dr. Kariadi Semarang karena terinfeksi Covid. Beliau sudah pensiun, pernah pasang stent (ring) jantung, hipertensi dan profil lipid jelek. Panik lah saya. Saya sangat cemas dan takut kehilangan teman saya tersebut. Saat itu awal2 pandemi COVID. Belum banyak yang paham dan terapi saat itu juga masih meraba2 karena jenis virus baru.
Saya nekad mengirim sambiloto. Titip ke perawat ruang isolasi. Saat itu ruang isolasi sangat ketat, petugas dengan hazmat lengkap, tertutup berlapis2 dan hanya masuk ruang isolasi pada jam2 tertentu. Alhamdulilah, bisa titip sambiloto ke perawat saat operan jaga dan.. alhamdulillah sahabat saya koq ya manut, menurut, minum sambiloto tersebut sesuai anjuran saya.
Saya deg2an setiap hari memantau kondisi sahabat saya, dan… alhamdulillah tidak ada gejala berat dan swab negatif dan boleh pulang. Bahagiaaa rasanya…

Sejak itulah saya menyarankan, dan membagikan sambiloto ke teman2 yang terpapar covid. Bagian dari ikhtiar pengobatan. Beberapa berkenan minum, sebagian tidak yakin dan tidak mau minum dan.. beberapa baru mau minum sambiloto setelah kehilangan keluarganya…

Berdasar testimoni teman2 yang minum sambiloto, yang covid positif tanpa gejala maka hasil swab evaluasinya cepat menjadi negatif. Bila ada gejala, maka gejalanya tidak berkembang menjadi parah dan kemudian perlahan gejala hilang dan sembuh. Ada dua testimoni bahwa ada pasien yang perlu plasma konvalesen, namun sebelum mendapat terapi plasma konvalesen minum sambiloto, kondisinya membaik dan batal mendapat terapi plasma konvalesen…
Ayo ayoo teman2 yang sudah minum sambiloto atau merekomendasikan sambiloto ke teman2nya silahkan komen testimoninya ya… Saling share pengalaman untuk informasi ke teman2 yang lain.
Colek Ahmad Zumaro Yekti Hediningsih Meniek Ifsha Minto Rahaju Tamti Susetyo Esti Handayani Muhammad Pratiknyo Yanti Omahmanten Souvenir Emi Hidayati Rosita Indriani Siti Khoiriyah Monika Wati Birhasani Kusasi Birhasani Kusasi Firdausy Ima Aviani Tritanti Venusia Muslimah Imus Peni Mamanya Pritania dll.

Oh ya, enggak lengkap dong, ceritanya kalau saya tidak cerita pengalaman / testimoni saya sendiri..

Akhir Desember 2020
Berawal dari suami dari salah satu teman sejawat (dokter) di tempat kami terkonfirmasi positif Covid. Maka dilakukan tracing ke teman saya dan keluarganya yang ternyata konfirm positif. Dilanjut tracing ke dokter2 yang lain dan juga residen yang selama ini kontak erat.
Hasi;nya mengejutkan
Dari 11 residen yang ditracing, 10 orang hasil swabnya positif covid !!!!
Saya sebagai KPS rasanya langsung lemes prepet2 rasanya kaget mau pingsan. Panik banget, memikirkan residen sedemikian banyak yang positif. Langsung saja koordinasi untuk isolasi mandiri. Yang rumah di Semarang dan rumah memungkinkan isolasi mandiri, maka isolasi mandiri di rumah, sebagian isolasi mandiri di Hotel Kesambi, sebagian (dengan koordinasi satgas COVID) isolasi mandiri di Diklat Srondol dan 1 orang langsung masuk IGD dan rawat inap oleh karena banyak komorbid (obese morbid, hipertensi, diabetes dan dislipidemia, kost sendirian).
Setelah beres urusan isolasi mandiri rombongan besar itu, barulah saya sadar, bahwa… selama ini residen bersepuluh itu selama ini ‘mengerubuti’ saya. Bahkan pada hari mereka diswab, seharian dari pagi sampai sore mereka bersama saya karena menyelesaikan hasil bone marrow aspiration, konsul di mikroskop multiokuler bareng2 (pakai masker, tapi di ruangan tertutup) dan diskusi sampai sore jam 17.00, oleh karena jelang cuti bersama tahun baru, hasil lab harus segera keluar. Dan.. keesokan paginya.. hasil lab residen2 tersebut… positif. Gubraag.
Semua mata tertuju ke saya. Residen pun was2 memikirkan saya. Daan … saya langsung ditelpon petugas satgas COVID RS untuk besok pagi2 swab PCR. Deg2an.
Sambil menunggu jadwal swab, saya periksa rapid antigen di lab swasta. Hasilnya negatif. Ayem dan.. takjub.
Keesokan paginya swab PCR di IGD RSUP Dr. Hariadi. Hasil swab PCR pertama … negatif. Hasil Swab kedua.. negatif.
Tentu heran dan takjub serta… bersyukur.
Saya sempat bercanda ke residen. Untung saya negatif, kalau saya positif, tentu semua orang berpikir dosennya nulari mahasiswa2nya. Nggak ada yang berpikir bahwa mahasiswa2nya lah yang rame2 menulari dosennya 😅.
Tadinya saya enggak ‘ngeh’ kenapa saya negatif.
Tetapi.. saat saya was2 menunggu hasil PCR, beberapa teman WA saya, testimoni bahwa mereka selama ini hasil swab negatif walaupun selalu kontak erat dengan pasien atau saudara yang positif. Bahkan ada yang tim analis lab yang bertugas swab dan PCR hasil swab rutin negatif, ada 2 yang positif dan yang 2 itu ialah yang tidak minum sambiloto. Colek Inge Kusumaningdiyah.
Salah satu residen saya bertemu pasca saya swab pertama. Hasil swab dia negatif, sedangkan sahabat yang stase bareng positif (karena mudik Natal). Residen yang negatif itu cerita bahwa dia minum sambiloto, sesuai anjuran saya. Alasannya sepele “saya takut koq, Dok. Saya punya asma, padahal stase di Labkesda yang tugas bantu swab dan ngerjakan PCR, jadi saya minum sambiloto seperti anjuran dokter”. Lhaaa… ternyata dia negatif saat sahabatnya, teman makan bareng2 – positif.
Anak2 saya malah mengejek saya… “ibu itu koq masih meragukan sambiloto padahal selalu anjurkan orang minum sambiloto’. He he…
Testimoni berlanjut dengan teman saya dan anaknya yang hasil rapid antigen dan swab PCR negatif padahal istrinya positif. Juga sopir saya dn anaknya yang rapid antigen negatif padahal istinya positif. Si istri2 itu tidak minum sambiloto, di saat suami dan anaknya minum sambiloto.
Istri2 itu kemudian minum sambiloto dosis pengobatan selama 4 atau 5 hari dan… pagi ini hasil rapid antigen negatif. Boss dari istri teman saya tidak percaya kalo bisa cepat negatif. Besok pagi dijadwalkan swab PCR, kita tunggu hasilnya ya, he he. Colek Agung Sugiharto

Kembali ke 11 residen saya yang positif covid. Mereka kemudian minum sambiloto. Saya tidak memaksa mereka minum sambiloto. Saya cuma sarankan minum sambiloto sebagai ikhtiar, dan kalau nggak mau ya gak apa2, karena saya malah jadi punya pembanding, bagaimana kesembuhan respon sambiloto pada kelompok yang minum sambiloto dibanding yang tidak minum sambiloto. Lhaaa… ternyata nggak ada residen yang enggak minum sambiloto. Mereka semua memilih minum sambiloto.
Dan… deg2an saat swab evaluasi pertama… hasil swab PCR.. negatif.
`Semua residen lega bahagiaaa. Termasuk yang dirawat di RS juga hasil swab evaluasi pertama langsung negatif.
Dan semua orang pada tanya2, apa rahasianya koq semua serentak langsung bisa negatif 😉🙂.

Bagi saya, minum sambiloto ialah bagian dari ikhtiar.
Dulu sempat ingin meneliti dan sudah sempat ke Lembaga Molekuler Eijkman untuk penjajagan riset karena untuk pembuktian efek anti virus harus kultur virus dan dipaparkan dengan sambiloto. Tapi perjalanan hidup saya telah mengalihkan saya dari bidang keilmuan imunologi ke hematologi sehingga ide tersebut pupus. Saat ini teknologi lebih canggih dan riset virus bisa dilakukan penelitian in silico.
Riset awal juga membuktikan khasiat sambiloto untuk penanganan COVID-19.. Silahkan googling : sambiloto (Andrographis panniculata) dan COVID-19 atau SARS-CoV-2.

Oh ya, tentu saja… minum sambiloto tidak berarti membuat kita mengabaikan penanganan yang paling utama dari COVID-19 : 5M
Menjaga jarak
Memakai masker
Mencuci tangan
Menghindari kerumunan
Mengurangi mobilisasi
Karena hal tersebut sangat penting untuk mencegah penyebaran virus dan membantu agar pandemi segera reda atau berakhir.

Semoga tulisan ini bermanfaat buat kita semua.
Terima kasih untuk para sahabat yang memotivasi dan mendorong saya untuk menuliskan cerita saya ini.

Semarang, 16 Januari 2021
Nyoman Suci Widyastiti

Khasiat Bunga Telang Untuk Kesehatan Tubuh

Bunga telang dikenal juga dengan nama  Asian pigeonwings atau butterfly pea flower, Bunga ini  memiliki warna yang menarik yaitu biru memikat yang bisa membuat taman menjadi lebih hidup dan indah. Tanaman ini tumbuhnya merambat dan mudah mudah ditanam. Selain tampilannya yang unik dan memikat, bunga telang ini memiliki khasiat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Bunga Telang ini banyak dikonsumsi dengan cara membuatnya menjadi ramuan minuman teh bunga telang yang nikmat .

Lalu apa sajakah khasiat bunga telang yang kita dapatkan untuk tubuh kita? Berikut ini adalah beberapa Khasiat Bunga Telang Untuk Kesehatan Tubuh

1. Dapat Menyembuhkan Gangguan pada Mata

Caranya adalah dengan merendam Air  kembang telang dan diketahui airnya ampuh digunakan sebagai obat untuk mengatasi mata merah ataupun masalah sakit mata lainnya.

2. Dapat Meredakan Batuk dan Asma

Selainpada bagian bunganya, akar bunga telang juga diketahui efektif untuk meredakan batuk dan gangguan asma. Bahkan, ini telah menjadi salah satu andalan dalam pengobatan tradisional dengan mengandalkan bahan herbal.

3. Mengontrol Kadar Gula Darah Dalam Tubuh

Dalam sebuah penelitian yang terbit dalam Journal of Applied Pharmaceutical Science, bunga telang memang  terbukti mengurangi dan bahkan menstabilkan kadar konsentrasi glukosa darah dalam tubuh.

4. Dapat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Khasiat Bunga Telang Untuk Kesehatan Tubuh diantaranya juga  yakni perannya dalam mengatasi tekanan darah tinggi yang memicu terjadinya gagal jantung dan bisa mengancam keselamatan jiwa.

Dalam sebuah penelitan menunjukkan bahwa kandungan dalam bunga telang berguna untuk mengurangi dan mengatur tekanan darah di angka normal.

5. Dapat Melancarkan Metabolisme Tubuh

Metabolisme yang aktif dan sehat sangat penting untuk melawan kenaikan berat badan yang berlebihan dan menjaga berat badan kita agar tetap cantik dan proposional.

Teh kembang ini membantu mendorong pembakaran kalori dan meningkatkan hormon yang berperan dalam pembakaran lemak. Jadi, telang sangat baik juga untuk diet.

6. Dapat Mengatasi Stres dan Kecemasan

Butterfly pea flower telah dikenal ampuh sebagai adaptogenik yang membantu tubuh mengatasi stres.

Efeknya yang menenangkan pada tubuh dan pikiran dapat digunakan untuk mengurangi stres dan kecemasan berlebih.

Bunga biru indah ini bahkan telah terbukti memiliki efek ansiolitik dan antidepresi yang telah terbukti melalui sebuah penelitian yang di lakukan oleh beberapa pakar.

7. Mendukung Sistem Kekebalan Dalam Tubuh

Bunga Telang adalah solusi untuk sistem pertahanan tubuh kita dari sebuah ancaman kuman penyebab penyakit.

Kandungan dalam tumbuhan ini telah teruji efektif dalam melawan berbagai bakteri yang merugikan tubuh.

Ketika flu menjadi ancaman di cuaca yang tidak bersahabat, kita bisa mengandalkan teh bunga telang untuk memperkuat imunitas tubuh.

8. Membuang Racun dalam Sistem Pencernaan

Salah satu Khasiat Bunga Telang Untuk Kesehatan Tubuh adalah  ia mampu membantu membuang racun-racun yang terdapat di sistem pencernaan.

Kita bisa mengonsumsinya dengan cara menyajikannya sebagai minuman teh hangat. Cukup seduh beberapa kembang telang dengan air panas, lalu diamkan sampai meresap sebelum diminum.

9. Bersifat Antiinflamasi

Butterfly pea sudah lama diketahui punya segudang manfaat dalam pengobatan Ayurveda, dan ini didukung oleh penelitian yang valid.

Ramuan bubuk bunga telang bisa membantu meredakan demam akibat peradangan dalam tubuh. Ini bisa bermanfaat sebagai pertolongan pertama jika mengalami gejala suatu penyakit.

Sumber: infosehat.com

Bagaimana Agar Tetap Sehat Meskipun Suasana Pandemi Covid 19

Bagaimana Agar Tetap Sehat Meskipun Suasana Pandemi Covid 19, disaat masa pandemi covid 19 semua kegiatan yang sifatnya berkerumun atau bergerombol akan dilarang oleh pemerintah setempat baik daerah maupun nasional. Ini semua bertujuan agar penyebaran covid 19 dapat di tanggulangi dan mencegah penyebaran yang semakin meluas. Nah tentunya kegiatan olahragapun sama akan mendapatkan larangan dan ini berlaku untuk kegiatan olahraga yang sifatnya berkerumun atau berkumpul. Untuk mensiasati ini tentunya kita harus mempunyai metode yang tepat dan aman.

Menurut surat edaran dengan No 6.11.1 Tahun 2020 Tentang Protokol Kesehatan Pencegahan Penularanan COVID-19 pada kegiatan Kepemudaan dan Keolahragaan, terdapat ketentuan dan beberapa syarat yang harus dipatuhi supaya aktifitas berolahraga bersama masih bisa  dilakukan di luar rumah, hal ini seperti dimuat dari situs resmi BNPB. Persyaratan tersebut meliputi beberapa aspek diantaranya adalah, pemakaian masker pada saat berolahraga dan sering mencuci tangan.
 
Himbauan dan Surat edaran tersebut bukan hanya ditujukan kepada masyarakat yang ingin beraktifitas  untuk melaksanakan olahraga di luar rumah, namun ini juga untuk para penyelenggara olahraga seperti Taekwondo, sepak bola, maupun jenis olahraga lainnya yang harus memfasilitasi berbagai hal sesuai anjuran protokol kesehatan. Beberapa fasilitas tersebut diantaranya adalah , pembersihan dan disinfektan secara terus menerus pada lokasi yang dipergunakan untuk latihan dan olahraga, penyediaan fasilitas untuk mencuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, serta penyelenggaraan aksi olahraga yang tidak dilakukan pada daerah yang sedang tidak memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
Aktivitas atlet untuk mementaskan aksi olahraga di lapangan, akan benar-benar terwujud jika masyarakat juga menaati protokol kesehatan yang di tetapkan pemerintah. Sehingga para atlet bisa kembali berkompetisi,” ujar eko, mantan atlet Taekwondo. Peraih medali emas di kejuarann mahasiswa 2010 Antonius juga menyatakan hal yang sama, yakni agar mematuhi protokol kesehatan yang disarankan bagi publik yang ingin tetap  berlatih dan berolahraga di luar rumah. Yang terbaik adalah berolahraga di tempat pribadi dan tidak di tempat umum, sehingga dapat memperkecil potensi penularan CORONA, tetapi jika tetap ingin berolahraga di luar rumah harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang di anjurkan,” kata Anton.
 
Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia  atau World Health Organization (WHO) merekomendasikan tentang aktivitas fisik untuk kesehatan secara global yang mana kegiatan olahraga yang dapat dijalankan oleh masyarakat terbagi menjadi tiga kelompok usia. Tiga kelompok usia berdasarkan anjuran WHO, adalah sebagai berikut kelompok usia 5-17 tahun, 18-64 tahun, dan 64 tahun ke atas.
 
A. Kelompok usia 5 sampai 17 th disarankann untuk melakukan aktifitas olahraga berdasarkan intensitas dari sedang hingga kuat paling sedikit 60 menit setiap harinya. Aktivitas pemuatan tulang pada umur tersebut, dapat dilakukan dengan dengan permainan berupa berlari, melompat, atau berputar. disamping itu, pekerjaan rumah, rekreasi, dan pendidikan jasmani yang direkomendasikan dari sekolah, keluarga, atau masyarakat pun dapat membantu aktivitas berolahraga di dalam rumah. Intensitas, durasi, dan frekuensi ektivitas pemuatan tulang tersebut dianjurkan untuk dilakukan secara bertahap khususnya bagi anak dan remaja yang tidak aktif berolahraga. Hal tersebut baik dilakukan, daripada tidak sama sekali.
 
B. Kelompok usia 18 sampai dengan 64 th, aktivitas olahraga fisik yang dapat dilaksanakan seperti aerobik minimal selama 150 menit dalam satu minggu dengan intensitas sedang, atau 75 menit dengan intensitas tinggi dalam seminggu. Pemenuhan durasi pada aktivitas intensitas sedang tersebut dapat dilakukan dengan cara membagi 30 menit setiap hari selama seminggu. Orang dewasa yang tidak pernah melakukan aktivitas fisik sama sekali, bisa berimplikasi pada beberapa penyakit berbahaya di antaranya adalah penyakit jantung koroner, stroke, dan diabetes tipe 2.
 
C. Kelompok usia 65 th ke atas, nah kelompok ini tidak jauh berbeda dengan rekomendasi yang diberikan untuk kelompok umur 18 sd 65 th. Perbedanya adalah, kelompok ini perlu menyesuaikan dengan kondisi fisik yang mereka miliki, sehingga aktivitas kegiatan olahraga dilakukan sesuai dengan kemampuan fisik yang mereka puya. Kelompok usia 65 th ke atas pun harus melakukan aktivitas olahraga dengan seimbang selama 3 hari atau lebih dalam 1 minggu minggu. Pembagian usia tersebut dapat mendukung terlaksananya aktivitas berolahraga tanpa harus keluar  rumah, dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang di tetapkan.
 
Sumber :Google search

Cara Mudah Dan Alami Mengobati Sakit Asam Lambung Dengan Temu Lawak

Sakit asam lambung atau yang sering di kenal dengan sakit maag sangatlah menyiksa karena bagi yang sudah menderita penyakit ini tidak akan bisa merasakan nikmatnya makanan yang kita konsumsi Nah ada Cara Mudah Dan Alami Mengobati Sakit Asam Lambung dan ini berdasarkan pengalaman pribadi penulis. Pada mulanya penyakit asm lambung terjadi karen pola hidup yang tidak teratur sehingga berakibat buruk pada diri si penderita. Penyakit asam lambung sudah sering dialami oleh banyak orang. Mengobati asam lambung secara alami bisa di lakukan dengan mengubah pola hidup. Misalnya, dengan mengubah kebiasaan makan dan tidur.

Selain dengan merubah pola hidup ada beberapa tanaman tradisional yang manfaatnya sangat luar biasa salah satunya adalah TEMU LAWAK. Tanaman ini sangat mudah di dapat baik di pasar tradisional ataupun supermarket yang ada di kota anda.

Temulawak merupakan tanaman berbatang semu dengan bunga yang eksotis berwarna putih kemerahan. Tanaman ini  memiliki nama latin Curcuma xanthorrhiza Roxb. ini memiliki rimpang yang relatif besar dengan warna irisan kuning cerah. Temulawak yang juga dikenal sebagai Javanese turmeric ialah tanaman yang berasal dari Indonesia, dan kini telah tersebar luas di beberapa negara tetangga, diantaranya Malaysia, Tailand, dan pilipina.

Habitat tanaman temulawak ini adalah dihutan tropis dengan tanah yang gembur di daerah dengan ketinggian 5-1.500 meter di atas permukaan laut
Nah bagaimana cara mengkonsumsi Temu lawak untuk Kesembuhan asam lambung?
Cara Mudah Dan Alami Mengobati Sakit Asam Lambung Dengan Temu Lawak yaitu dengan mengkonsumsi secara rutin rebusan temu lawak di minum pagi dan sore

Cara membuat racikan ramuan temu lawak untuk obat asam lambung

  • Siapkan 3 atau 4 Ruas nanaman Temu lawak
  • Iris Tipis- tipis agar rebusan airnya benar2 meresap
  • Rebus dari 2 gelas menjadi 1 gelas

Selanjutnya cara mengkonsumsinya yaitu secara rutin pagi dan sore dan usahakan di konsumsi secara rutin walaupun lambung sudah terasa enak. jangan pernah merasa bosan untuk mengkonsumsi ramuan ini karena minuman ini sangat menyehatkan. Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman yang di alami oleh penulis sendiri yang emmang mengalami sakit lambung yang lumayan parah sebelumnya dan sudah banyak mengkonsumsi berbagai jenis obat dan ramuan tidak ada hasil. Dan sekarang setelah mengkonsumsi Temu lawak secara rutin semua makanan yang tadinya di pantang alhamdulillah sudah bisa di nikmati dengan bebas.

Pengalaman pribadi

Pada saat mengalami sakit asam lambung rasanya tersiksa karena semua makanan yang kita sukai hanya bisa di pandang tanpa bisa di nikmati kalaupun bisa harus dengan resiko akan merasakan sakitnya yang luar biasa. Semua makanan yang akan kita konsumsi baru bisa di nikmati jika di olah dengan cara di rebus tanpa sentuhan minyak goreng karena jika itu di lakukan maka akan bar akibat fatal

Catatan

Hindari masakan dengan SANTAN karena dengan mengkonsumsi santan itu akan rentan tyerjangkit kembali. Masih banyak masakan yang sehat tanpa santan yang bisa di nikmati. Semoga artikel tentang Cara Mudah Dan Alami Mengobati Sakit Asam Lambung Dengan Temu Lawak dapat bermanfaat.

Sumber: Enbigi.

Waspada Dengan Covid 19 Yang Jumlahnya Semakin Meningkat

Sepekan terakhir ini kasus Covid-19 benar-benar naik drastis. Terasa lebih mengerikan dibanding awal-awal dulu.

Satu keluarga pulang mudik dari Sukabumi, ternyata kakek-nenek yang dikunjungi positif. Satu keluarga ini, terdiri dari ayah, ibu, dan tiga anak, langsung minta di-swab. Satu keluarga lagi, ayah-ibu positif, anak negatif. Entah habis ikut acara apa.

Dapat info lain lagi kalau ada beberapa saudara kandung yang sudah berkeluarga, semua berkumpul merayakan ultah ibu mereka. Dan sekarang ada 15 orang yang positif Covid-19 dari acara tersebut. Bahkan ada satu keluarga (ayah, ibu, dan tiga anak) positif semua. Ibu yang baru dirayakan ultahnya berada dalam kondisi yang berat.

Di kantor bapaknya, ada karyawan yang positif sehabis kumpul keluarga saat Idul Adha kemarin. Karyawan yang kena ini tertular dari saudara sepupunya, dan si karyawan ini tinggal bersama istri di rumah mertuanya. Si karyawan sudah dirawat, masih untung istri dan mertuanya negative. Orang tuanya sendiri belum ada hasil.

Sore ini datang info kamar bersalin ada rencana operasi SC ibu hamil yang positif Covid-19. Kalau ibu hamil positif Covid-19 mau dioperasi, otomatis harus tindakan di kamar operasi khusus yang sudah diredisain supaya tekanan kamar negatif dan terpasang hepafilter. Semua yang ikut dalam kamar operasi HARUS menggunakan APD level 3.

Buat kami yang sudah sejak Maret lalu berkutat dengan APD level III sih tinggal senyum-senyum miris saja pake APD. Tapi buat pasien, hitung sendiri saja biaya yang dikeluarkan. Biaya ekstra untuk APD dan beban moril pasca-melahirkan karena tidak bisa rawat gabung dengan bayi sampai masa isolasi selesai.

Jangan seenaknya bilang biaya ditanggung negara. Lama-lama anggaran negara habis karena masalah ini, terus ribut negara resesi

Jadi, lihatlah rantai panjang penularan virus ini. Virus ini tidak kenal keluarga, sekandung maupun sedarah. Kontak erat, ya risiko penularan tinggi.

Tidak usah ribut-ribut teriak,”Kasihan tenaga kesehatan”, karena itu bagian dari konsekuensi pekerjaan. Tapi berpikirlah risiko untuk diri sendiri dan keluarga masing-masing.

Andaikata pembawa virus mengalami sakit ringan tapi keluarga yang ditularkan (suami atau istri, ayah atau ibu, anak-anak sendiri, saudara kandung, para sepupu dan keponakan) mengalami sakit yang berat dan meninggal, apakah Anda pembawa virus bisa membayangkan apa rasanya?

Menyesal? Sudah terlambat. Penyesalan selalu datang terlambat, karena kalau di awal namanya pendaftaran.

Bisa tidak, penyesalan diubah supaya tidak terlambat? Bisa! Lakukanlah pencegahan! Prinsip dasar mencegah penyakit, ya pencegahan.

Stop acara kumpul-kumpul. Meskipun yang hadir saudara kandung sendiri tapi bila tidak tinggal serumah, sebaiknya batalkan semua acara. Pada saat acara intim dengan keluarga, acara makan-makan, ngobrol, kita jadi lengah, masker dibuka, dan di situlah virus bisa berpindah dan menular ke keluarga kita.

Di sosmed juga sudah banyak yang pajang foto, jalan-jalan, makan bersama, acara pembukaan ini-itu, dan semua foto kebanyakan tanpa masker. Jujur, kalau sekarang rasanya mules lihat foto dengan kepala berdekatan tanpa masker. Jangan memberikan contoh yang tidak baik di sosmed karena banyak yang akan meniru karena merasa “si anu itu baik-baik saja”.

Gunakan masker dengan cara yang tepat dan waktu yang tepat. Pastikan hidung dan mulut tertutup. Jangan sampai hidung nongol di atas masker. Kalau punya hidung mancung, ya tetap kelihatan mancung meski pake masker. Jadi tidak usah takut kelihatan pesek. Kalau pesek, tetap rajinlah pakai masker karena selain bisa menutupi pesek, hidung juga nggak bakal tambah pesek kok.

Pakai masker bisa sesak nafas? Itu sih perasaan Anda saja. Sugesti karena tidak biasa. Kami di RS pakai masker dobel berjam jam, tetap otak bisa bekerja dengan baik mendiagnosis dan melakukan terapi.

Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun dengan cara dan teknik yang benar. Bila tidak ada air dan sabun, gunakan hand sanitizer dengan teknik yang benar juga. Jangan asal-asalan. Cuci tangan sebelum dan sesudah makan. Sebelum menyentuh area wajah, sesaat begitu pulang dari luar langsung cuci tangan dulu dan mandi.

Segera berobat ke rumah sakit bila merasakan gejala panas dan atau batuk, dan atau pilek, apalagi kalau sesak. Pasien kalau disuruh ke rumah sakit pada takut, takut ketularan. Kalau ke mall, ke cafe, nginap di hotel, tidak pada takut. Padahal di rumah sakit ada standar cara desinfeksi untuk mengatasi penularan penyakit infeksi oleh tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), yang tentunya hal ini tidak (atau belum tentu) dimiliki oleh pelayanan publik non-RS lainnya.

Tinggal di rumah saja. Tidak usah pakai alasan anak sudah bosan. Yang bosan itu anak, apa orang tua? Biasa pagi-pagi kirim anak ke sekolah atau TPA, sekarang seharian sambil WFH harus mendampingi anak. Adalah tugas dan kewajiban orang tua mendampingi anak, menikmati waktu heboh dan rusuh bersama anak 24 jam penuh di rumah. Kapan lagi bisa bekerja sambil mengasuh anak di rumah?

Berpikir positiflah bahwa ini berkah terselubung dari pandemi. Banyak waktu berkumpul bersama keluarga yang tinggal serumah, ( sekali lagi yang tidak tinggal serumah TIDAK USAH KUMPUL-KUMPUL memanfaatkan waktu ).

Berikut Ini Adalah Nama Dokter Yang Meninggal Terkait Dengan Covid 19

Sejak adanya Covid 19 mealanda dunia dunia dan pada akhirnya indonesia juga adalah salah satu negara yang menjadi korban dari covid 19 ini sudah banyak tenaga medes di indonesia yang meninggal dunia akibat ganasnya Covid 19. Terhitung sejak maret 2020 Dokter yang tercatat meninggal sebanyak 100 dokter dan tersebar di rumah sakit yang umumnya menangani virus corona ini.

Berikut Ini Adalah Nama Dokter Yang Meninggal Terkait Dengan Covid 19

INDONESIA MENGHENINGKAN CIPTA

Hari ini telah 100 orang dokter yg dilaporkan meninggal terkait Covid19:

1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar FK UGM)
2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (Guru Besar FKM UI/IDI Jakarta Timur)
3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (IDI Kota Bandung)
5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (IDI Jakarta Selatan)
6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (IDI Jakarta Timur)
9. dr. Ucok Martin Sp. P (IDI Medan)
10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (IDI Prabumulih)
11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)
12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS (IDI Jakarta Pusat)
13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)
14. Dr. Bernadette Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)
15. DR.Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) (IDI Jakarta Selatan)
16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangerang Selatan)
17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jakarta Selatan)
18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT (IDI Kab. Bekasi)
19. Dr. Naek L. Tobing, SpKJ (IDI Jakarta Selatan)
20. Dr. Karnely Herlena (IDI Depok)
21. Dr. Soekotjo Soerodiwirio SpRad (IDI Kota Bandung)
22. Dr. Sudadi, MKK, SpOK (IDI Jakarta Pusat)
23. Prof. Dr. H. Hasan Zain, Sp.P (IDI Banjarmasin)
24. Dr. Mikhael Robert Marampe (IDI Kab. Bekasi)
25. Dr. Berkatnu Indrawan Janguk (IDI Surabaya)
26. Dr. Irsan Nofi Hardi Nara Lubis, Sp.S (IDI Medan)
27. Dr. Boedhi Harsono (IDI Surabaya)
28. Dr. Soeharno (IDI Kediri)
29. Dr. Amir Hakim Siregar SpOG (IDI Batam)
30. Dr. Ignatius Tjahjadi SpPD (IDI Surabaya)
31. Dr. Esis Prasasti Inda Chaula, SpRad (IDI Tegal)
32. Dr. Hilmi Wahyudi (IDI Gresik)
33. DR. dr Heru Prasetya, SpB, SpU (IDI Banjarmasin)
34. dr. Miftah Fawzy Sarengat (PPDS FK Unair, RS Soetomo, IDI Balikpapan)
35. dr. Bendrong Moediarso, SpF, SH (IDI Surabaya)
36. dr. H. Dibyo Hardianto (IDI Bangkalan)
37. dr. Deny Dwi Yuniarto (IDI Sampang)
38. dr. Gatot Prasmono (IDI Sidoarjo)
39. dr. Sukarno (IDI Sidoarjo)
40. dr. Arief Basuki SpAn (IDI Surabaya)
41. dr. Herry Nawing SpA (IDI Makassar)
42. dr. Theodorus Singara SpKJ (IDI Makassar)
43. dr. Nyoman Sutedja, MPH (IDI Denpasar)
44. dr. Putri Wulan Sukmawati (PPDS Anak FK Unair/RS Soetomo Surabaya)
45. dr. Sang Aji Widi Aneswara (IDI Semarang)
46. dr. Elianna Widiastuti (IDI Semarang)
47. dr. Agus Pramono (IDI Sidoarjo)
48. dr Ane Roviana (IDI Jepara)
49. dr. Sovian Endi (IDI Grobogan)
50. dr. Pepriyanto Nugroho (IDI Blitar)
51. dr. Ahmadi NH, Sp.KJ (IDI Semarang)
52. dr. Zulkiflie Saleh (IDI Banjarmasin)
53. dr. Abdul Choliq (IDI Probolinggo)
54. Prof. dr. H. Mgs. Usman Said, SpOG (K) (IDI Palembang)
55. dr. H. Khiarul Saleh, SpPD (IDI Palembang)
56. dr. Anna Mari Ulina Bukit (IDI Medan)
57. dr Herwanto SpB (IDI Kisaran)
58. dr. Maya Norismal Pasaribu (IDI Labuhan Batu Utara)
59. dr. Budi Luhur (IDI Gresik)
60. dr. Deni Chrismono Raharjo (IDI Surabaya)
61. dr Arif Agoestono Hadi (IDI Lamongan)
62. dr. Djoko Wiyono (IDI Surabaya)
63. Prof. Dr. dr. Andi Arifuddin Djuanna, SpOG (K) (IDI Makassar)
64. dr. Aldreyn Asman Aboet, SpAN, KIC (IDI Medan)
65. dr. M. Fahmi Arfa’i (IDI Semarang)
66. dr. M. Ali Arifin (IDI Sidoarjo)
67. dr. M. Hatta Lubis, SpPD (IDI Padang Sidempuan)
68. dr. Elida Ilyas, SpKFR (K) (IDI Jakarta)
69. dr. I Wayan Westa, Sp.KJ (K) (IDI Denpasar)
70. dr. Sony Putrananda (IDI Blitar)
71. dr. H. Muhammad Arifin Sinaga, MAP (IDI Langkat)
72. dr. Andhika Kesuma Putra, Sp.P (K) (IDI Medan)
73. dr. Edi Suwasono (IDI Kota Malang)
74. dr. Ahmad Rasyidi Siregar, SpB (IDI Medan)
75. dr. HM Syamsu Rizal (IDI Natuna)
76. dr. Dennis (IDI Medan)
77. dr. Adnan Ibrahim, SpPD (IDI Makassar)
78. dr. I Nyoman Sueta (IDI Denpasar)
79. dr. Paulus Sp.PD (IDI Jakarta Pusat)
80. dr. Sulis Bayu Sentono, dr., M.Kes., Sp.OT (K) (IDI Surabaya)
81. Prof. Dr. dr. R. Mohammad Muljohadi Ali, Sp.FK (IDI Malang Raya)
82. dr. Hery Prasetyo (IDI Blora)
83. dr. Sriyono (IDI Balikpapan)
84. dr. Sabar Tuah Barus SpA (IDI Medan)
85. dr. John Edward Feridol Sipayung (IDI Siantar Simalungun)
86. dr. Ach. Chusnul Chuluq Ar, MPH (IDI Malang Raya)
87. dr. Fatoni (IDI Ogan Komuring Ulu)
88. dr. Asriningrum Sp.S (IDI Mataram)
89. dr. R. Nurul Jaqin SpB (IDI Yogyakarta)
90. dr. Donni (IDI Deli Serdang)
91. dr. Adi Rahmawan (IDI Depok)
92. dr. Riyanto SpOG (IDI Tuban)
93. dr. Muh. Rum Limpo SpB (IDI Selayar)
94. dr. Titus Taba SpTHT-KL (IDI Sorong)
95. dr. H. Edisyahputra Nasution (IDI Samarinda)
96. dr. I Made Widiartha Wisna (IDI Buleleng)
97. dr. Nastiti Noenoeng Rahajoe, SpA (K) (IDI Jakarta Pusat)
98. dr. Daud Ginting, SpPD (IDI Medan)
99. dr. Aris Sugiharjo, SpPD (IDI Banjarmasin)
100. dr. Edwin Marpaung, SpOT(K) (IDI Medan)

Sumber: dr. Susy Wihadi, Sp.A (RS Mitra Keluarga Depok)

Beberapa Makanan Yang Bisa Menurunkan Gairah Sex Pria

Hati hati bagi pria yang mungkin belum tau ternyata tanpa kita sadari makanan yang kita sering konsumsi ternyata mempunyai efek yang kurang baik terutama bisa menyebabkan turunya gairah sex. Untuk itu kita perlu mengatur pola makan agar libido atau gairah sex terutama kaum lelaki tetap terjaga.

kehilangan gairah sex pada pria bisa terkait dari beberapa hal. Bisa dari defisiensi vitamin B, mempengaruhi energi defisiensi seng, mempengaruhi testosteron; sampai defisiensi asam lemak, yang mempengaruhi produksi hormon secara keseluruhan. Oleh sebab itu, vitamin mempunyai peran penting supaya aliran darah dan fungsi organ lebih baik. Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran dengan vitamin A, E dan asam lemak omega-3–seperti stroberi organik, alpukat dan ubi jalar–dapat membantu menjaga libido yang sehat.

Namun sayangnya, menurut dokter Tasneem Bhatia yang merupakan pakar di bidang kesehatan menjelaskan bahwa ada beberapa makanan tertentu yang bisa memiliki efek sebaliknya. Berikut ini adalah Beberapa Makanan Yang Bisa Menurunkan Gairah Sex Pria

1. Mint

 

Dengan mengkonsumsi mint bisa menenangkan perut dan dapat memperingan mules, membantu meningkatkan fokus dan membantu mengurangi batuk dan bahkan juga bisa menghilangkan bau mulut. Di lain sisi mengkonsumsi mint juga bisa berakibat buruk terhadap kehidupan seks. Mentol yang terdapat pada  mint bisa menurunkan testosteron,” menurut Tas. Oleh sebab itu, teh spearmint sebenarnya direkomendasikan bagi perempuan untuk menurunkan kadar testosteron yang tinggi, terutama jika perlu meningkatkan produksi insulin atau memiliki kondisi yang namanya sindrom ovarium polikistik (PCOS).

2. Popcorn

 
Siapa yang tidak kenal dengan popcorn tentunya semua pasti mengenal dan penyuka jenis makananya selain gurih juga akan membuat ketagihan yang memakanya. Namun ternyata makanan ini bisa berakibat menurunkan gairah sex pada pria.Menurut  dokter Tas popcorn mengandung asam perfluorooctanoic, pengganggu endokrin, dan ini b bisa menyebabkan menurunya kadar testosteron.

 

3. Alkohol

 
Mengkonsumsi alkohol yang berlebih tentunya akan mempunyai dampak buruk untuk kesehatan terutama dapat menyebabkan disfungsi ereksi, sehingga membuat gairah seks menurun. Perlu di ketahui bahwa, Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan di Amerika Serikat, meminum alkohol moderat adalah 1 gelas sehari untuk wanita, serta 2 gelas sehari untuk laki- laki. Namun, disarankan untuk tidak mengkonsumsi alkohol agar selalu sehat.
 
 

 

4.Udang

 
Udang merupakan salah satu makanan yang bisa menurunkan gairah sex pada pria ini di sebabkan karena Udang tergolong rendah kalori, tinggi protein, rendah merkuri dan menawarkan banyak vitamin dan mineral. Namun, udang bukan makanan terbaik untuk kehidupan seks. Udang disemprot dengan 4-hexylresorcinol bahan kimia yang tujuanya adalah  membantu menjaga warna yang dapat meningkatkan estrogen dan menurunkan testosteron.  Berdasarkan  study th  2015, hampir 20 % udang beku ( mentah atau dimasak) diuji dan positif mengandung beberapa bakteri, termasuk vibrio dan E coli, yang bisa menyebabkan keracunan makanan dan gejala diare dan juga dehidrasi. Udang mentah dinyatakan  60 %  mengandung satu dari empat jenis bakteri. Nah, gejala keracunan makanan tidak akan membuat kaum pria  ingin berhubungan sex.
Sumber: Sehat.com