Inilah Penyebeb Kecelakaan Tol Cipularang

Kecelakaan berturut-turut berlangsung di ruas Tol Cipularang Km 91, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019) jam 12.30 WIB.Kecelakaan maut di Tol Cipularang ini menyertakan beberapa kendaraan, mencakup truk, bis, sampai mobil pribadi.Sangkaan Pemicu Kecelakaan, 21 Kendaraan Terjebak, 6 Orang Meninggal,Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius menjelaskan, antara kendaraan yang terjebak kecelakaan berturut-turut salah satunya truk pengangkut tanah serta truk yang mengangkat sayuran.

Sekitar enam orang wafat dalam kecelakaan maut di Tol Cipularang.Korban wafat adalah korban yang ada di mobil yang terbakar.Mirisnya, lima salah satunya dalam keadaan hangus.Selain itu, ada delapan orang pengendara dibawa ke rumah sakit sebab alami cedera.Diambil dari Kompas.com, beberapa korban kecelakaan maut di tol Cipularang masih terjepit di mobil.

Wartawan Kompas TV, Della memberikan laporan, evakuasi korban yang terjepit dikerjakan oleh polisi, team medis sampai pemadam kebakaran.Suherman (53) masih syok mengingat kecelakaan berturut-turut di tol Purbaleunyi km. 92 yang menerpanya, Senin (2/9/2019).Waktu insiden dia setelah pulang dari Tasikmalaya melihat putranya yang mondok di pesantren.Waktu itu, banyak mobil berhenti karena ada mobil terbalik.

Waktu itu, banyak mobil berhenti karena ada mobil terbalik.Dia juga turut berhenti tetapi mendadak mobil Fortuner yang dia kendarainya tertabrak mobil lain dengan keras dari belakang.”Mobil oleng kemana saja. Seperti terbang sampai 50 mtr. menyebrang arah Bandung, sampai datang ke ruang rimba,” kata Suherman sambil tunjukkan photo tempat mobilnya datang pada wartawan di RS MH Thamrin Purwakarta.Mobil yang dia kendarai juga tidak berupa.

Mujur dia bersama dengan empat keluarganya cuma alami cedera mudah.Waktu insiden, masyarakat Kampung Kawidaran, RT 022 RW 004, Cikupa, Tangerang itu tidak henti membaca doa.Perasaannya campur aduk.Kecelakaan berturut-turut di Cipularang, Jawa Barat Sekejap sesudah insiden, dia ingat telephone genggamnya yang jatuh, suara khotbah yang dia dengar sepanjang berkendara.”Sebab cemas ngantuk kami dengarkan khotbah,” tuturnya.

Dirgakkum Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Pujiyono Dulrachman mengutarakan, kecelakaan berturut-turut di km. 92 tol Purbaleunyi itu menyertakan seputar 20 kendaraan.Empat kendaraan salah satunya terbakar. Karena kecelakaan itu, 8 orang wafat, cedera berat 3 orang, serta 25 cedera mudah.

Aparat kepolisian belum bisa mengaitkan pemicu kecelakaan berturut-turut yang berlangsung di km. 91, Tol Purbaleunyi, Jawa Barat, Senin (2/9/2019). Kepala Biro Penerangan Warga (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menjelaskan, polisi akan memakai cara Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menganalisis pemicu kecelakaan dengan ilmiah. “Sebabnya kelak disaksikan hasil dari analisis TAA-nya dahulu. Kita tidak bisa cepat-cepat sebab dari TAA, kita pakai analisa serta dengan ilmiah baru didapati, apa pemicu tunggal atau ada pemicu yang lain,” papar Dedi

Sumber:Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: