Ujian Kenaikan DAN Taekwondo Banten 13-14 September 2025

Ujian Kenaikan DAN Taekwondo Banten 13-14 September 2025

 

Selama 2 hari, yaitu tanggal 13-14 September 2025, Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Banten menyelenggarakan Ujian Kenaikan Sabuk Hitam (Dan / Black Belt) sebagai bagian dari komitmen pengembangan kualitas atlet dan Pelatih taekwondo di wilayah Banten. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin setiap tahun dan di ikuti oleh 163 peserta dari pengcab dan pengkot Banten, hal ini menjadi peristiwa penting karena sabuk hitam bukan hanya simbol teknik yang tinggi, tetapi juga dedikasi, kedisiplinan, dan pemahaman mendalam dalam seni bela diri taekwondo.

Kenaikan sabuk hitam (Dan) merupakan tahap lanjut setelah beberapa tingkat sabuk warna (Geup) dan hanya dapat diikuti oleh praktisi yang telah memenuhi persyaratan teknis, fisik, mental, dan administratif sesuai standar organisasi Taekwondo Indonesia dan internasional. Tujuan utamanya selain meningkatkan level kemampuan teknik, juga memperkuat pemahaman filosofi taekwondo dan peran sabuk hitam sebagai pemimpin dalam komunitas pelatih dan atlet. Pelaksanaan ujian kenaikan tingkat ini di Gor Patriot Serang Banten. Penguji dalan UKT Dan ini berasal dari PBTI Pusat dari bidang ujian kenaikan Tingkat Yaitu Master Joni Fernando Dan PBTI Banten Master Sri Budoyo.

Menurut salah satu penguji Master Sribudoyo atau yang sering di panggil master sby ujian kali ini mengikuti sistem terbaru dan lebih mudah dari ujian sebelumny.

“Sistem ujian kali ini menggunakan sistem terbaru sehingga memudahkan para peserta disamping itu karena persiapan sebelum ujian sudah matang sehingga tidak ada yg Ujian ulang”ujarnya.

Materi Ujian

Ujian untuk kenaikan sabuk hitam mencakup beberapa aspek, antara lain:

  1. Tecnich jurus dan Pomsae

    • Gerakan poomsae atau forms lanjutan dengan ketepatan, tempo, serta keserasian.

    • Teknik tendangan, pukulan, blocking yang lebih kompleks, termasuk berbagai variasi footwork dan kombinasi.

  2. Kyorugi (Sparring Kompetitif)

    • Pertarungan terkontrol, mungkin semi-kompetitif atau full-contact tergantung regulasi.

    • Penilaian pada kontrol, kecepatan, strategi, pertahanan dan serangan, serta keselamatan.

  3. Pemecahan Papan (Kyukpa) / Breaking

    • Jika standar penguji menghendaki: memecahkan papan dengan teknik tendangan atau tangan sebagai demonstrasi kekuatan, presisi, dan kepercayaan diri.

  4. Etika & Filosofi Taekwondo

    • Penguasaan aturan, prinsip taekwondo seperti Courtesy (sopan santun), Integrity (integritas), Perseverance (ketekunan), Self-Control (pengendalian diri), dan Indomitable Spirit (jiwa pantang menyerah).

    • Disiplin dan sikap terhadap pelatih, sesama atlet, dan komunitas.

  5. Tes Fisik & Kebugaran

    • Stamina, fleksibilitas, keseimbangan, kekuatan; mungkin melalui tes push-up, sit-up, lompatan, atau latihan interval.

Persiapan & Syarat Peserta

Beberapa persyaratan umum yang biasanya diberlakukan dalam ujian sabuk hitam:

  • Telah lulus geup 1 atau sabuk merah strip 2 untuk ke Dan 1 dan untuk ke Dan 2 harus memiliki sertifikat Dan 1 Kukiwon dan seterusnya

  • Administrasi terpenuhi: pendaftaran resmi, biaya ujian, seragam / dobok lengkap, sabuk warna sebelumnya dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Dngan adanya Kegiatan ujian ini membawa sejumlah manfaat bagi peserta dan organisasi:

  • Pengakuan Resmi atas kemampuan teknik tinggi dan standar yang dicapai.

  • Kepemimpinan: Sabuk hitam biasanya juga menuntut peserta menjadi contoh dalam klub, membantu pelatihan junior, dan mempromosikan etika.

  • Motivasi Latihan yang lebih tinggi, karena tantangan ujian sabuk hitam seringkali menjadi target prestisius.

  • Peningkatan Kualitas Taekwondo di Banten, karena standar kualitas dinaikkan, pelatih dan penguji harus lebih siap pula.

Dari Hasil Ujian ini di harapkan

    • Banyak peserta yang lulus secara objektif, dengan standar yang adil dan transparan.

    • Klub-klub di Banten memperkuat pendampingan latihan dan peningkatan mutu instruktur agar peserta siap secara maksimal.

    • Acara seperti ini menjadi batu loncatan bagi atlet Banten untuk tampil di tingkat nasional atau internasional.

  • Tantangan:

    • Fasilitas latihan kadang terbatas di beberapa daerah; instruktur atau dojo yang punya standar tinggi tidak selalu tersebar merata.

    • Biaya dan akses transportasi bisa menjadi hambatan bagi praktisi dari daerah jauh.

    • Tekanan mental yang tinggi; kesiapan mental penting agar tidak mudah gugur karena nervous atau kurang pengalaman tampil.

    • Konsistensi pengujian — penguji harus objektif dan terstandarisasi supaya nilai ujian sabuk hitam punya kredibilitas.

Ujian Kenaikan Sabuk Hitam Taekwondo Banten pada 13-14 September 2025 akan menjadi momentum penting, bukan hanya bagi atlet yang akan menggapai sabuk hitam, tetapi juga bagi komunitas Taekwondo di Banten secara keseluruhan. Melalui persiapan yang matang, pelaksanaan yang adil, dan fokus pada aspek teknik dan karakter, acara ini berharap bisa menghasilkan generasi taekwondoin yang tidak hanya terampil, tetapi juga berkarakter dan siap melangkah ke level yang lebih tinggi.(enbigi/echoe)

 

Cara Membuat Sambal Seruit Khas Lampung

Berikut ini adalah artikel singkat tentang cara membuat sambal seruit, sambal khas Lampung yang sering disajikan bersama ikan bakar:

Sambal seruit adalah salah satu kuliner khas dari daerah Lampung, Sumatera Selatan. Sambal ini biasanya disajikan bersama ikan bakar atau ikan goreng, dan menjadi hidangan wajib dalam acara adat atau kumpul keluarga. Rasa pedas, asam, dan segarnya sambal seruit membuat siapa pun ketagihan.

Berikut ini adalah resep dan cara membuat sambal seruit yang enak dan autentik.

Bahan-Bahan:

  • 10 buah cabai rawit merah (atau sesuai selera pedas)

  • 5 buah cabai merah keriting

  • 3 siung bawang merah

  • 1 siung bawang putih (opsional)

  • 1 buah tomat ukuran sedang

  • 1 sdm terasi bakar

  • 1 sdm gula merah (serut)

  • 1/2 sdt garam

  • 1 buah jeruk kunci atau jeruk sambal (bisa diganti dengan jeruk nipis)

  • Sedikit air panas (jika ingin tekstur lebih encer)

  • Tempoyak (fermentasi durian) secukupnya – opsional, sesuai selera

  • Daun kemangi (opsional)

Cara Membuat:

  1. Goreng atau bakar bahan-bahan sambal seperti cabai, tomat, bawang merah, dan bawang putih sebentar saja hingga layu dan harum. Ini akan membuat sambal lebih sedap.

  2. Ulek bahan-bahan yang sudah digoreng bersama dengan terasi, garam, dan gula merah di cobek. Jangan terlalu halus agar teksturnya tetap terasa.

  3. Tambahkan tempoyak jika ingin versi sambal seruit yang khas dan lebih kuat aromanya. Aduk rata.

  4. Peras jeruk kunci atau jeruk nipis ke dalam sambal. Aduk kembali hingga merata.

  5. Cicipi sambal dan sesuaikan rasa asin, manis, dan asamnya sesuai selera.

  6. Jika ingin, tambahkan daun kemangi segar untuk aroma yang lebih segar dan khas.

Tips Penyajian:

Sambal seruit paling nikmat disajikan dengan:

  • Ikan bakar seperti ikan nila, gurame, atau ikan mas

  • Lalapan segar seperti mentimun, daun kemangi, dan terung rebus

  • Nasi hangat

Sambal seruit adalah bukti kekayaan kuliner nusantara, terutama dari daerah Lampung. Perpaduan rasa pedas, asam, dan aroma khas dari tempoyak membuat sambal ini unik dan menggugah selera. Kamu bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah dan menyajikannya bersama hidangan favorit keluarga.

Latihan Persiapan UKT Bersama Master Joni Vernando di GOR Kitri Bhakti, Kabupaten Tangerang – 2025

 

Tangerang –6 September 2025 Dalam rangka persiapan menyongsong Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), yang akan di laksanakan tgl 14 September 2025 pengurus propinsi taekwondo Indonesia Banten, Kabupaten Tangerang menyelenggarakan latihan bersama intensif bersama Master Joni Vernando Dan 7 Kukiwon, Penguji Nasional yang diutus oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Kegiatan ini berlangsung di GOR Kitri Bhakti, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini dalam rangka meneruskan tradisi pembinaan berkualitas yang sarat semangat, disiplin, dan prestasi.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari jajaran pengurus Taekwondo Provinsi Banten. Hadir dalam kesempatan tersebut SBMnim Viva Jabreno, selaku pengurus provinsi yang turut memberikan semangat dan arahan kepada seluruh peserta.

Tujuan Kegiatan

  • Memantapkan kemampuan teknis peserta untuk menghadapi berbagai aspek ujian—mulai dari jurus (poomsae), sparring, hingga penguatan mental dan kepercayaan diri.

  • Memberikan evaluasi langsung dan arahan personal dari Master Joni Vernando agar tiap taekwondoin siap tampil maksimal saat UKT.

  • Memperkuat rasa kedisiplinan, sportivitas, dan etika Taekwondo Indonesia, sesuai AD/ART dan janji taekwondo nasional.

Master Joni Vernando adalah salah satu penguji nasional Kukkiwon yang diutus PBTI dalam berbagai kegiatan UKT, seperti yang pernah diselenggarakan di Bali (dengan total 213 peserta). Kehadiran beliau di Kabupaten Tangerang menghadirkan pengalaman tingkat tinggi serta kepercayaan tambahan bagi peserta lokal dalam menghadapi UKT 2025.

Berikut Rundown Latber

Nilai Manfaat bagi Peserta

  • Kesiapan menyeluruh—dari teknik hingga mental.

  • Feedback personal langsung, mempercepat perbaikan dan adaptasi.

  • Peningkatan kualitas pembinaan, mencetak taekwondoin yang siap prestasi dan berkarakter.

Latihan bersama juga di hadiri oleh beberapa pelatih dari sabuk hitam yang tidak mengikuti ujian karena ada beberapa tehnik baru yang nantinya akan menjadi materi yang akan di ujikan di ujian dan periode berikutnya. Master Joni Vernando di GOR Kitri Bhakti merupakan langkah strategis dalam mencetak taekwondoin Kabupaten Tangerang yang tidak hanya siap naik sabuk, tetapi juga tangguh secara mental dan teknis. Semoga semua peserta dapat meraih hasil terbaik pada UKT Dan 2025 dan terus berkarya serta berprestasi.

Dalam penutup kegiatan, Master Joni Vernando menekankan pentingnya latihan yang konsisten dan semangat taekwondoin sejati. Sabeum nim Viva Jabreno juga memberikan pesan agar para peserta terus menjaga integritas, hormat, dan semangat pantang menyerah dalam setiap proses latihan dan ujian.

Kegiatan latihan bersama ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membina generasi taekwondoin yang berkarakter, berprestasi, dan bermental juara.(enbigi/Echoe)

 

Resep dan Cara Membuat Cuka Nanas Rumahan

🧴 Resep dan Cara Membuat Cuka Nanas Rumahan

📝 Bahan-bahan:

  • 1 buah nanas matang (kupas dan potong kecil-kecil)

  • 100–150 gram gula pasir (bisa disesuaikan)

  • 1 liter air matang

  • Wadah kaca besar (misalnya toples bening)

  • Kain bersih & karet gelang untuk penutup

👩‍🍳 Langkah-langkah:

1. Persiapan bahan

  • Kupas nanas, buang mata dan bagian kerasnya.

  • Potong kecil-kecil termasuk bagian tengahnya (bisa ikut difermentasi).

  • Cuci bersih dan tiriskan.

2. Larutkan gula

  • Dalam wadah terpisah, larutkan gula ke dalam air matang.

  • Aduk hingga gula larut sepenuhnya.

3. Fermentasi awal

  • Masukkan potongan nanas ke dalam toples kaca.

  • Tuangkan larutan gula sampai semua nanas terendam.

  • Tutup mulut toples dengan kain bersih dan ikat dengan karet gelang (agar ada sirkulasi udara tapi tetap higienis).

  • Simpan di tempat gelap dan sejuk, suhu ruangan (hindari sinar matahari langsung).

4. Proses fermentasi (2 tahap):

  • Hari ke-1 s.d. ke-7: Aduk setiap hari dengan sendok kayu atau plastik bersih untuk mencegah jamur di permukaan.

  • Hari ke-8 s.d. ke-30: Biarkan fermentasi lanjut tanpa diaduk agar terbentuk cuka. Rasanya akan semakin asam seiring waktu.

5. Penyaringan dan Penyimpanan

  • Setelah sekitar 30 hari, saring cairan untuk memisahkan ampas nanas.

  • Simpan hasil saringan dalam botol kaca bersih, tutup rapat.

  • Opsional: Simpan lagi selama 1–2 minggu untuk pematangan rasa.

📦 Tips Penyimpanan:

  • Simpan di suhu ruang atau dalam kulkas.

  • Bisa tahan hingga 6 bulan–1 tahun jika disimpan dengan baik.

🔄 Catatan Tambahan:

  • Jika terbentuk lapisan putih seperti “selaput” di permukaan (mother of vinegar), itu normal dan baik—itu tanda fermentasi alami.

  • Jika muncul jamur berwarna (hitam/hijau), buang dan ulangi proses karena bisa berbahaya.

 

Khasiat dan Manfaat Cuka Nanas

Cuka nanas adalah salah satu jenis cuka fermentasi yang dibuat dari sari buah nanas. Seperti cuka apel, cuka nanas mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti asam asetat, antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan. Berikut adalah khasiat dan manfaat cuka nanas:

Khasiat dan Manfaat Cuka Nanas:

1. Meningkatkan Pencernaan

  • Mengandung enzim bromelain dari nanas yang membantu memecah protein dan melancarkan pencernaan.

  • Asam asetat dari fermentasi membantu meningkatkan produksi asam lambung.

2. Menurunkan Berat Badan

  • Asam asetat dapat membantu mengontrol nafsu makan dan meningkatkan metabolisme.

  • Membantu mengurangi lemak tubuh jika dikonsumsi secara rutin dan disertai pola makan sehat.

3. Mengontrol Gula Darah

  • Seperti cuka apel, cuka nanas dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.

  • Baik untuk penderita pradiabetes atau diabetes tipe 2 jika digunakan dengan hati-hati.

4. Menurunkan Kolesterol dan Tekanan Darah

  • Antioksidan dalam cuka nanas membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

  • Efek vasodilator dari senyawa bioaktif bisa membantu menurunkan tekanan darah.

5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

  • Kandungan vitamin C dan antioksidan dari nanas membantu memperkuat sistem imun.

  • Efek antimikroba dari cuka bisa melawan beberapa jenis bakteri.

6. Mengatasi Radang dan Nyeri Sendi

  • Bromelain bersifat antiinflamasi, yang dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri sendi seperti pada arthritis.

7. Detoksifikasi Tubuh

  • Cuka nanas membantu membersihkan racun dari hati dan memperlancar buang air kecil.

8. Kesehatan Kulit

  • Dapat membantu mengatasi jerawat dan memperbaiki tekstur kulit jika digunakan secara topikal (dicampur air).

  • Antioksidannya membantu mencegah penuaan dini.

9. Meningkatkan Energi

  • Kandungan alami dari asam dan enzim membantu memecah makanan dan menghasilkan energi lebih cepat.


⚠️ Catatan dan Efek Samping

  • Gunakan secukupnya: Biasanya 1–2 sendok makan cuka nanas per hari cukup, dicampur dengan air.

  • Jangan dikonsumsi langsung: Karena keasamannya bisa merusak enamel gigi dan iritasi lambung.

  • Konsultasikan dengan dokter jika kamu punya masalah lambung seperti maag atau GERD.

  • Hindari konsumsi berlebihan karena bisa menyebabkan mual, iritasi tenggorokan, atau gangguan pencernaan.

Sumber:sehatalami.com

Latihan Bersama dan Penyeragaman Teknik Taekwondo Sabuk Hitam Kota Tangerang

Persiapan Menuju Ujian Kenaikan Tingkat Dan
Tangerang, 2 September 2025

Dalam rangka pembinaan lanjutan dan peningkatan kualitas atlet serta pelatih tingkat sabuk hitam, Pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Kota Tangerang sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Bersama dan Penyeragaman Teknik Sabuk Hitam pada hari Selasa, 2 September 2025, bertempat di GOR Neglasari Kota Tangerang.

Kegiatan ini diikuti oleh  35 taekwondoin sabuk hitam yang hadir dari berbagai Club se-Kota Tangerang, dengan tujuan utama untuk menyamakan persepsi teknik, meningkatkan kualitas materi ujian, serta mempersiapkan peserta dalam menghadapi Ujian Kenaikan Tingkat Dan  yang akan datang.

Tujuan Kegiatan

Beberapa sasaran utama dari kegiatan ini adalah:

  • Menyeragamkan teknik dasar dan lanjutan sesuai dengan standar Kukkiwon dan PBTI

  • Meningkatkan kesiapan peserta dari aspek teknis, fisik, dan mental menjelang ujian Dan.

  • Memperkuat peran sabuk hitam sebagai teladan dan ujung tombak dalam pembinaan taekwondo di dojang masing-masing.

  • Membangun semangat kebersamaan dan etika disiplin antar taekwondoin sabuk hitam se-Kota Tangerang.

Rangkaian Materi Latihan

Kegiatan dimulai pukul 19.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 21.00 wib, dengan pembagian materi sebagai berikut:

1. Penyeragaman Teknik Dasar dan Kuda-kuda

Peserta diajak untuk menyelaraskan teknik dasar (seperti Ap Chagi, Dollyo Chagi, Yop Chagi) serta kuda-kuda (Ap Kubi, Juchum Seogi, Dwit Kubi), sesuai dengan kaidah pelatihan yang benar dan efektif.

2. Poomsae (Jurus)

Penekanan pada penyamaan gerakan dan ritme Poomsae tingkat tinggi seperti Koryo, Keumgang, dan Taebaek. Pelatih senior memberikan koreksi detail demi membentuk kualitas Poomsae yang presisi dan seragam.

4. Hosinsul (Bela Diri)

Peserta dipersiapkan untuk menampilkan variasi teknik pertahanan diri terhadap serangan nyata, termasuk skenario tangan kosong dan senjata tumpul, sesuai tuntutan ujian tingkat Dan.

 

Pembinaan dan Evaluasi Langsung oleh Sabum Senior

Kegiatan ini dipandu oleh para Sabumnim Angga  dan Pelatih kepala Master Sribudoyo  Dalam sesi evaluasi akhir, para peserta diberikan umpan balik langsung mengenai kekurangan yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi ujian.

Menuju Ujian Kenaikan Tingkat Dan

Ujian Kenaikan Tingkat Dan dijadwalkan akan dilaksanakan pada [tanggal rencana ujian, misalnya: akhir 14 September 2025, dengan penguji dari Kukkiwon dan Pengprov TI Banten. Seluruh peserta diharapkan mengikuti latihan lanjutan dan melengkapi berkas administrasi sesuai persyaratan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya siap menghadapi ujian Dan, tetapi juga mampu membawa semangat pembinaan ke tingkat yang lebih tinggi. Penyeragaman teknik menjadi fondasi penting untuk menjaga mutu taekwondo di Kota Tangerang, sekaligus memperkuat sinergi antar dojang dan pelatih di wilayah tersebut.

Dengan semangat “Taekwondo untuk Disiplin, Hormat, dan Prestasi”, latihan bersama ini menjadi langkah nyata menuju kualitas dan profesionalisme yang lebih tinggi bagi para pemegang sabuk hitam di Kota Tangerang.(enbigi/echoe)

 

Rehan, Pelajar SMPN 9 Kota Tangerang Raih Medali Emas di Kejuaraan Taekwondo Dispora Beraksi 2025 Kategori Semi Prestasi

 

Tangerang, Agustus 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar dari Kota Tangerang. Rehan, siswa kelas VIII di SMPN 9 Kota Tangerang, sukses meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Taekwondo Dispora Beraksi 2025, yang digelar di Kota Tangerang pada bulan Agustus lalu. Ia turun di kategori Semi Prestasi dan berhasil mengungguli sejumlah lawan dari berbagai sekolah dan klub taekwondo se-Tangerang.

Kejuaraan yang diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang ini menjadi panggung Kedua Rehan dalam dunia kompetisi taekwondo. Meskipun baru Kedua kali mengikuti kejuaraan resmi, Rehan menunjukkan performa luar biasa di atas matras.

Dengan semangat juang tinggi dan teknik yang telah diasah selama berbulan-bulan latihan, Rehan berhasil menaklukkan lawan-lawannya satu per satu hingga mencapai partai final. Di babak penentuan, Rehan tampil tenang dan taktis, hingga akhirnya dinyatakan sebagai juara dan menyabet medali emas.

“Awalnya saya sangat gugup karena ini kejuaraan kedua saya. Tapi saya ingat pesan pelatih yang juga merupakan kakak saya untuk tetap fokus dan percaya diri. Alhamdulillah, bisa memberikan yang terbaik,” ujar Rehan dengan senyum bangga.

Kategori Semi Prestasi adalah kategori yang ditujukan bagi atlet pemula atau yang sedang dalam tahap pengembangan menuju tingkat prestasi. Kemenangan Rehan di kategori ini menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di dunia taekwondo.

Orang tua Rehan yg juga seorang pelatih Taekwondo turut memberikan apresiasi. “Rehan adalah anak yang tekun, disiplin, dan selalu mau belajar. Medali emas ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasinya selama latihan,” katanya.

Keberhasilan Rehan dalam kejuaraan ini diharapkan bisa menjadi titik awal dari perjalanan panjangnya di dunia olahraga, khususnya taekwondo. Ia bertekad untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan suatu hari bisa mewakili Kota Tangerang, bahkan Indonesia, di tingkat nasional maupun internasional.(enbigi/Echoe)

 

Kejuaraan Taekwondo Kota Tangerang Dispora Beraksi Volume 2 Agustus 2025

Kejuaraan Taekwondo Dispora Beraksi 2025: Kota Tangerang Menuju Sport City

Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya sebagai kota dengan visi Sport City melalui gelaran Kejuaraan Taekwondo Dispora Beraksi Volume 2, yang sukses digelar pada 29–31 Agustus 2025 di GOR Nambo Krida Arena, Karawaci. Ajang ini menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet, seleksi kejuaraan tingkat wilayah dan nasional, serta pengembangan sport tourism di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Lebih dari Sekadar Kompetisi

Diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, kejuaraan ini menghadirkan nuansa kompetisi yang profesional dan terbuka. Total ada 116 nomor pertandingan yang dipertandingkan, melibatkan peserta dari berbagai tingkatan usia — mulai dari kategori pelajar tingkat SD, SMP, SMA hingga senior.

Dengan menggunakan sistem penilaian elektronik, pertandingan berlangsung adil, modern, dan transparan. Hal ini juga menandai keseriusan panitia dalam menjadikan kejuaraan ini sejajar dengan standar nasional.

Peserta dari Lima Provinsi

Kejuaraan tahun ini mencatat peningkatan partisipasi dari luar daerah. Sebanyak lima provinsi turut mengirimkan atlet terbaiknya, yakni:

  • Banten

  • DKI Jakarta

  • Jawa Barat

  • Jawa Tengah

  • Lampung

Kehadiran peserta dari luar provinsi menunjukkan daya tarik kejuaraan ini sekaligus memperluas jangkauan prestasi bagi atlet muda Indonesia.

Ajang Seleksi Atlet Banten

Bagi atlet dari Provinsi Banten, kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi resmi:

  • Juara kategori kadet dan junior akan menjadi wakil Banten di Kejurwil Jawa.

  • Juara Kejurwil akan lanjut ke Kejurnas Taekwondo 2025.

  • Untuk atlet senior, juara Kejurwil akan disiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional Beladiri.

Dengan sistem berjenjang ini, kompetisi menjadi lebih bergengsi dan memiliki tujuan yang jelas bagi para atlet.

Mendorong Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif

Menurut Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, acara ini tidak hanya fokus pada pencapaian medali. Ia juga menekankan pentingnya nilai ekonomi dan sosial dari event olahraga.

“Kita ingin Kota Tangerang tidak hanya menjadi pusat pembinaan atlet, tapi juga menjadi destinasi sport tourism. Event seperti ini mampu menggerakkan ekonomi lokal, dari penginapan, kuliner, hingga UMKM,” ujarnya.

Langkah Menuju Kejuaraan Nasional

Keberhasilan Dispora Beraksi Volume 2 membuka peluang lebih besar di masa depan. Panitia berkomitmen membawa event ini naik kelas menjadi Kejuaraan Nasional Taekwondo Dispora Beraksi Volume 3 pada 2026, dengan skala partisipasi dan hadiah yang lebih besar.

Kejuaraan Taekwondo Dispora Beraksi 2025 bukan sekadar pertandingan. Ia adalah bagian dari perjalanan Kota Tangerang dalam mewujudkan Sport City, mencetak atlet berprestasi, dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan olahraga. Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, kejuaraan ini telah sukses menempatkan Kota Tangerang di peta olahraga nasional.(enbigi/Echoe)

 

 

 

Kabupaten Tangerang Laksanakan Ujian Kenaikan Tingkat Periode 2 Tahun 2025

 

Tangerang – 24 Agustus 2025. 1000 taekwondoin dari berbagai klub di bawah naungan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia Kabupaten Tangerang mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Periode 2 Tahun 2025, yang digelar di GOR Kitri Bhakti, Curug, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Pengkab TI Kabupaten Tangerang untuk menilai dan meningkatkan kemampuan para atlet dari tingkat sabuk putih hingga sabuk merah. Para peserta berasal dari lebih dari 30 dojang yang tersebar di wilayah Kabupaten Tangerang.

Meningkatkan Kualitas dan Disiplin Taekwondoin

Ketua Panitia UKT Periode 2/2025, Sbmnim Tarkim, menjelaskan bahwa UKT kali ini tidak hanya menilai aspek teknik seperti tendangan, jurus (poomsae), dan sparring (kyorugi), tetapi juga menekankan nilai-nilai kedisiplinan, semangat, serta sportivitas dalam bela diri taekwondo.

“Ujian ini bukan sekadar penilaian fisik, tetapi juga pembentukan mental, karakter, dan jiwa sportivitas para atlet muda. Mereka diajarkan untuk menghargai proses dan menjunjung tinggi nilai-nilai taekwondo,” ujarnya.

Dihadiri Tokoh-Tokoh Penting


UKT ini juga dihadiri oleh Ketua Umum PBTI Kab, Tangerang, Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Master dan Instruktur Sabuk Hitam dari Pengprov TI Banten. Ujian dilaksanakan selama satu hari penuh, dengan pengujian yang dibagi berdasarkan tingkatan sabuk.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat melahirkan atlet-atlet taekwondo yang tidak hanya unggul secara teknik, tapi juga memiliki integritas dan semangat juang tinggi,” ujar Sbmnim Rohman , Ketua Umum Pengkab TI Kabupaten Tangerang.

Dukungan Orang Tua dan Antusiasme Peserta

Kegiatan UKT ini turut mendapat dukungan penuh dari para orang tua dan wali murid yang hadir untuk menyemangati anak-anak mereka. Terlihat antusiasme dan semangat tinggi dari para peserta yang telah berlatih selama berbulan-bulan demi mencapai tingkatan berikutnya.

Harapan ke Depan

Dengan terselenggaranya UKT ini, Pengkab TI Kabupaten Tangerang berharap dapat terus membina atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat mewakili kabupaten, provinsi, bahkan nasional dalam berbagai kejuaraan taekwondo.

Profil Dan latar Belakang Lengkap Dari Bupati Pati, H. Sudewo, S.T., M.T

 

Berikut foto Bupati Pati, H. Sudewo.

Berikut adalah profil dan latar belakang lengkap dari Bupati Pati, H. Sudewo, S.T., M.T.:

Data Pribadi & Pendidikan

  • Nama lengkap: H. Sudewo, S.T., M.T.

  • Tempat dan tanggal lahir: Pati, Jawa Tengah — 11 Oktober 1968.

  • Pendidikan:

    • SD hingga SMA di Pati — lulus SMA Negeri 1 Pati tahun 1988.

    • Sarjana (S1) Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo — lulus 1993.

    • Magister (S2) Teknik Pembangunan, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang — lulus 2001 .

Karier Profesional & Birokrasi

  • Mulai berkarier di sektor konstruksi melalui PT Jaya Construction sekitar tahun 1993–1994.

  • Bekerja sebagai tenaga honorer di Departemen Pekerjaan Umum (PU) wilayah Bali dan Jawa Timur (1994–1999), selanjutnya PNS di Dinas PU Kabupaten Karanganyar (1999–2006)

Karier Politik

  • Mencalonkan diri sebagai calon Bupati Karanganyar pada 2002 (belum terpilih).

  • Anggota DPR RI dua periode:

    • 2009–2013 (Partai Demokrat).

    • 2019–2024 (Partai Gerindra), mewakili dapil Jawa Tengah III, Komisi V.

  • Aktif dalam organisasi:

    • Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UNS (1991).

    • Ketua Keluarga Besar Marhaenis (2000).

    • Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (2001).

    • Koordinator tim sukses pilkada dan pilgub, serta anggota dewan penasehat Fokerdesi .

  • Bergabung dengan Partai Gerindra sejak sekitar 2013.

Masa Jabatan sebagai Bupati Pati

  • Dilantik sebagai Bupati Pati periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025, bersama Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra.

Kontroversi & Respons Publik

  • Di awal masa jabatannya, ia memicu kontroversi karena rencana kenaikan PBB‑P2 hingga 250%, yang memicu protes dan unjuk rasa besar-besaran — diklaim sebagai demo terbesar dalam sejarah Kabupaten Pati, dengan jumlah massa diperkirakan hingga 100.000 orang.

  • Aksi protes menghasilkan respon dari DPRD Pati yang menggunakan hak angket, serta membatalkan kenaikan pajak tersebut pada akhirnya .

Ringkasan Singkat

Aspek Detail
Pendidikan S.T. Teknik Sipil (UNS), M.T. Teknik Pembangunan (Undip)
Karier Birokrasi PNS di PU (Bali, Jatim, Karanganyar)
Politik DPR RI dua periode; kini Bupati Pati (2025–2030)
Kontroversi Kenaikan PBB‑P2 hingga 250%, memicu demo besar

 

 

Copyright © 2025 enbigi.com