Tingkatan Sabuk Beladiri Karate

Beladiri karate merupakan beladiri yang asalnya dari Jepang dan beladiri ini memiliki tingkatan sabuk di mulai dari tingkatan dasar sampai dengan tingkatan mahir. Tingkatan Sabuk Beladiri Karate menandakan tingkatan bagi seorang karateka (peserta beladiri karate). Pada saat karateka memakai sabuk karate dengan warna tertentu, orang yang mengerti beladiri karate tentunya akan memahami warna sabuk karate tersebut memiliki landasan filosofi dan fungsi tertentu dalam dunia karate dan menjadi indikator bagi para simpai atau sebutan guru dalam memberikan materi pelajaran.

Ketika seorang karateka menggunakan sabuk putih, bukan berarti orang tersebut memiliki pengalaman yang minim. Namun sabuk tersebut digunakan sebagai identitas seseorang dalam belajaran bela diri karate.

Selain warna sabuk putih dan hitam yang merupakan tingkatan sabuk karate terendah dan tertinggi, ada tingkatan sabuk yang harus di lalui antara lain ada warna kuning, hijau, biru, dan coklat. Beberapa warna sabuk ini yang umumnya di pakai dalam berlatih karate walaipun masih banyak lagi warna yang dipakai dalam aliran karate yang lain.

Didalam Bela diri karate terbagi menjadi tiga tingkatan atau pengelompokan, yaitu pemula, menengah, dan mahir. Untuk tingkatan pemula ditandai dengan menggunakan sabuk putih dan kuning, untuk tingkatan menengah adalah sabuk hijau, sabuk biru, dan sabuk cokelat, sedangakan sabuk dengan warna hitam menunjukkan bahwa karateka in berada pada posisi tingkat mahir

Berikut ini  Tingkatan Sabuk Beladiri Karate

  1. Sabuk Putih (Shirobi)

  2. Sabuk Kuning (Kirodi)

  3. Sabuk Hijau (Modoriobi)

  4. Sabuk Biru (Aiobi)

  5. Sabuk Coklat (Chaobi)

  6. Sabuk Hitam (Kuroobi/DAN)

Arti dari tingkatan sabuk beladiri karate

  1. Sabuk Putih (Shirobi)

Sabuk putih merupakan tingkatan paling pemula atau dasar dari olahraga bela diri karate. Warna putih melambangkan kesucian dan kemurnian

     2. Sabuk Kuning (Kirodi)

Sabuk kuning merupakan tingkatan kedua dalam beladiri karate. Dalam tingkatan sabuk karate, warna kuning melambangkan warna matahari. Pada tingkatan ini diharapkan  karateka telah memahami semangat karate yang berkembang dalam kepribadian dan juga teknik yang telah dipelajari.

  1. Sabuk Hijau (Modoriobi)

Tingkat sabuk hijau merupakan tingkatan karate yang sudah mempelajari tehnik-tehnik yang rumit dan membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Warna hijau pada sabuk karate di ibaratkan warna rumput dan pepohonan.

Pemegang sabuk hijau harus sudah mampu memahami dan menggal lebih dalam segala sesuatu yang berkaitan dengan karate.

  1. Sabuk Biru (Aiobi)

Warna biru pada sabuk karate ini menggambarkan samudra dan langit. Pengambilan  samudra dan langit sebagai makna warna sabuk ini diharpkan seorang karatekan memiliki semangat luas seperti angkasa dan sedalam samudra

  1. Sabuk Coklat (Chaobi)

Tingkatan sabuk karate yang ke-5 adalah sabuk coklat atau chaobi. Warna coklat pada warna sabuk ini melambangkan warna tanah, dimana tanah memiliki sifat stabil dan berbobot.

     6. Sabuk Hitam (Kuroobi/DAN)

Warna hitam yang menjadi warna untuk tingkatan sabuk karate tertinggi melambangkan keteguhan dan sikap percaya diri didasari oleh nilai kebaikan yang universal.

Tingkatan sabuk ini sangat diidam-idamkan oleh para karatekan. Namun, dibalik semua kewibawahan dan prestasi pemegang sabuk ini, ada segudang tanggung jawab yang harus di emban.

Sumber: Karateku.com

One Comment

  1. Wow! This blog looks just like my old one! It’s on a completely different subject but it has pretty much the
    same page layout and design. Excellent choice of colors!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: