Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam Pengprov Banten 3-4 agustus 2019

Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam Pengprov Banten 3-4 agustus 2019

Pengurus Propinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Banten sukses menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sabuk hitam se – Banten yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Pemda Tigaraksa dari tanggal 3 – 4 Agustus 2019.

UKT Sabuk hitam kali ini diikuti sebanyak 105 peserta yang berasal dari 5 Pengcab TI di Banten. UKT dibuka oleh Sekretaris Umum TI Barat Viva Zabreno. Dalam sambutannya mewakili Ketua Umum TI Banten, Viva mengatakan Ujian kenaikan tingkat ini di laksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kwalitas Sdm yang ada di banten.

Selain itu, Viva juga mengatakan bahwa UKT yang dilakukan oleh Pengprov Banten yang dilakukan secara regular  dalam setahun ini juga semakin terarah dan efektif ketika salah satu prosesnya dilakukan dengan mengelaborasi materi teknis ujian dengan suatu kegiatan yang berorientasi pada pembentukan motivasi dan semangat soliditas,

Ditambahkan Viva  tujuan penting acara UKT ini juga bukan saja terletak pada penilaian teknis sehingga taekwondoin Banten layak menyandang sabuk hitam, namun lebih dari itu tujuan penting UKT ini adalah sebagai pintu masuk untuk bersama-sama bersatu bagi elemen taekwondo Banten dalam hal pembinaan, pengembangan dan prestasi, secara khusus orientasinya yakni untuk makin fokus menggapai target meraih medali di ajang  PON 2020 Papua.

Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam Pengprov Banten 3-4 agustus 2019 Secara umum dalam UKT sabuk hitam dan ujian DAN kali ini, para peserta diuji baik teori maupun praktek. Khusus bagi peserta yang uJian dari DAN 3 ke DAN 4, mereka ada keharusan membuat makalah yang nantinya diuji oleh para penguji, yakni GM Acen Tanuwijaya, GM Indra Mulia, Sri Budoyo, Yusuf .

Selain materi-materi tersebut, peserta juga menjalankan berbagai games untuk melatih kemampuan problem solving. Kemudian ada latihan fisik – mental dan hiking yang kesemuanya itu dilakukan secara simulatif untuk tujuan menguji sekaligus membangkitkan mental ideologi, jiwa korsa dan persatuan – kekeluargaan diantara sesama taekwondoin.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: