26 Taekwondoin Kota Tangerang Telah Mengikuti UKT DAN Periode I 2026 di Gedung KONI Banten

Serang, Banten – Sebanyak 26 Taekwondoin Kota Tangerang Telah Mengikuti UKT DAN Periode I 2026 di Gedung KONI Banten Keikutsertaan para atlet tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan jenjang sabuk hitam sekaligus mengasah kemampuan teknik dan mental mereka sebagai praktisi taekwondo.

Sebelum mengikuti UKT DAN, para peserta telah menjalani program latihan bersama selama tiga minggu yang dipusatkan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Kegiatan latihan ini bertujuan untuk mempersiapkan para taekwondoin menghadapi berbagai materi ujian yang akan diujikan oleh tim penguji dari Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Banten.

Selama masa persiapan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif meliputi teknik dasar, poomsae (jurus), kyorugi (pertarungan), kyukpa (pemecahan benda), hingga penguatan fisik dan mental. Latihan bersama tersebut juga menjadi ajang untuk meningkatkan kekompakan serta saling berbagi pengalaman antar peserta yang berasal dari berbagai dojang dan klub di Kota Tangerang.

Master Angga Kristanto yang merupakan  Pelatih pendamping menyampaikan bahwa program latihan bersama selama tiga minggu memberikan dampak positif terhadap kesiapan para peserta. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga membangun rasa percaya diri para taekwondoin dalam menghadapi ujian kenaikan tingkat.

“Latihan bersama ini menjadi bagian penting dalam persiapan UKT DAN. Kami berupaya memastikan seluruh peserta memahami materi yang akan diujikan dan mampu menampilkan kemampuan terbaik saat pelaksanaan ujian,” ujarnya.

Pada pelaksanaan UKT DAN, seluruh peserta mengikuti serangkaian tes yang meliputi penilaian teknik, jurus, sparring, pemecahan benda, hingga pemahaman teori taekwondo. Setiap peserta dituntut untuk menunjukkan kemampuan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Taekwondo Indonesia.

Keikutsertaan 26 taekwondoin Kota Tangerang dalam UKT DAN Periode I Tahun 2026 menunjukkan komitmen kuat Pengurus Kota Taekwondo Indonesia Kota Tangerang dalam melakukan pembinaan atlet secara berjenjang. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir atlet-atlet yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi disiplin, sportivitas, dan semangat juang.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari para pelatih serta pengurus, para taekwondoin Kota Tangerang optimistis dapat meraih hasil terbaik dalam UKT DAN Periode I Tahun 2026 dan terus berkontribusi bagi kemajuan prestasi taekwondo Kota Tangerang di tingkat provinsi maupun nasional.

Sumber:enbigi.com

Atlet Taekwondo Kota Tangerang Siap Tunjukkan Kemampuan Terbaik di POPDA XII Banten 2026

Kota Tangerang – Cabang olahraga Taekwondo Kota Tangerang menyatakan kesiapannya untuk berlaga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 yang akan berlangsung di Kota Cilegon pada bulan Juni ini 2026. Dengan persiapan yang telah dilakukan secara intensif selama beberapa bulan terakhir, para atlet optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat Provinsi Banten.

Tim Taekwondo Kota Tangerang diperkuat oleh atlet-atlet pelajar terbaik hasil seleksi dan pembinaan berjenjang yang dilakukan melalui program latihan rutin serta pemusatan latihan menjelang pelaksanaan POPDA. Selain meningkatkan kemampuan teknik dan strategi bertanding, para atlet juga mendapatkan pembinaan fisik dan mental guna menghadapi persaingan yang semakin ketat antar daerah. 

Pelatih Kepala tim Taekwondo Kota Tangerang Sabeum nim sofyan menyampaikan bahwa seluruh atlet telah menunjukkan perkembangan yang positif selama masa persiapan. Berbagai program latihan difokuskan pada peningkatan teknik kyorugi, poomsae, kebugaran fisik, kecepatan, serta mental bertanding agar para atlet mampu tampil maksimal saat memasuki arena pertandingan.

“Para atlet telah bekerja keras selama masa persiapan. Kami berharap mereka dapat tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan hasil terbaik untuk Kota Tangerang,” ujarnya.

Keikutsertaan cabang olahraga Taekwondo menjadi bagian dari upaya Kota Tangerang untuk mempertahankan prestasi dan mendukung target kontingen dalam meraih hasil maksimal pada POPDA XII Banten 2026. Pemerintah Kota Tangerang sendiri menargetkan kontingen pelajar dapat kembali bersaing dalam perebutan gelar juara umum setelah melakukan berbagai program pembinaan atlet secara berkelanjutan sejak tahun sebelumnya. 

Semangat yang tinggi juga ditunjukkan para atlet Taekwondo yang akan bertanding. Mereka mengaku bangga mendapat kesempatan mewakili Kota Tangerang dan bertekad memberikan penampilan terbaik demi meraih medali bagi daerah. Dukungan dari orang tua, pelatih, pengurus cabang olahraga, serta masyarakat Kota Tangerang menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang telah melepas ratusan atlet yang akan berlaga pada POPDA XII Banten 2026. Wali Kota Tangerang berpesan agar seluruh atlet menjaga sportivitas, disiplin, dan semangat juang selama mengikuti pertandingan serta menunjukkan bahwa atlet Kota Tangerang memiliki mental juara dan mampu bersaing di tingkat provinsi. 

Dengan persiapan yang matang, semangat juang yang tinggi, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, tim Taekwondo Kota Tangerang optimistis dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya pada POPDA XII Banten 2026 dan kembali mempersembahkan prestasi membanggakan bagi Kota Tangerang.(enbigi.com/echoe)

Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam Taekwondo Indonesia Banten Periode I Tahun 2026

Banten – Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Banten kembali menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Hitam/DAN Periode I Tahun 2026 sebagai bagian dari program pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya taekwondoin di Provinsi Banten. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para atlet, pelatih, dan praktisi taekwondo yang telah memenuhi persyaratan untuk melangkah ke jenjang sabuk hitam yang lebih tinggi.

Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam merupakan tahapan prestisius dalam perjalanan seorang taekwondoin. Tidak hanya menguji kemampuan teknik, peserta juga dituntut memiliki kedisiplinan, mental yang kuat, pemahaman filosofi taekwondo, serta dedikasi terhadap perkembangan olahraga bela diri asal Korea Selatan tersebut. Sabuk hitam menjadi simbol kematangan seorang praktisi taekwondo yang siap menjadi teladan bagi junior maupun masyarakat. 

Pada pelaksanaan UKT Periode I Tahun 2026, para peserta menjalani berbagai materi ujian yang meliputi Poomsae (jurus), teknik dasar, kyorugi (sparring), pemecahan sasaran (kyopak), kebugaran fisik, hingga wawasan organisasi dan filosofi taekwondo. Seluruh materi tersebut dirancang untuk memastikan bahwa setiap peserta layak menyandang tingkat DAN sesuai standar yang ditetapkan oleh Taekwondo Indonesia.

Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Banten menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mencetak atlet, pelatih, dan pengurus yang berkualitas. Selain meningkatkan kemampuan teknis, UKT Sabuk Hitam juga bertujuan membentuk karakter, integritas, dan jiwa kepemimpinan para taekwondoin sehingga mampu berkontribusi bagi kemajuan olahraga taekwondo di Banten maupun Indonesia. 

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan hadirnya taekwondoin dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Mereka telah mempersiapkan diri melalui latihan intensif selama berbulan-bulan demi memperoleh hasil terbaik dalam ujian kali ini. Semangat dan kerja keras para peserta menjadi bukti bahwa pembinaan taekwondo di Banten terus berkembang dan menghasilkan generasi atlet yang berprestasi.

Melalui pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam Periode I Tahun 2026 ini, diharapkan lahir taekwondoin-taekwondoin berkualitas yang tidak hanya unggul dalam kemampuan bertanding, tetapi juga memiliki karakter kuat, sportivitas tinggi, dan semangat untuk terus mengembangkan taekwondo di Provinsi Banten. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia taekwondo yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Enbigi)

“Sabuk hitam bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengembangkan diri dan membina generasi penerus taekwondo.”

Sumber:enbigi.com

Copyright © 2026 enbigi.com