Anak Gunung Krakatau Erupsi Lagi Hari Jumat Malam Tanggal 10 April 2020

Anak gunung krakatau mengalami erupsi kembali pada hari jumat malam pukul sekitar pukul  22.35 WIB. Hal itu dilaporkan oleh KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung api Anak Krakatau yang ditulis oleh Twitter BNPB, @BNPB_Indonesia.  Ketika coba di konfirmasi, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Agus Wibowo membenarkan mengenai adanya erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut.
Agus wibowo menyebutkan bahwa tinggi kolom abu yang disemburkan  Anak Gunung Krakatau berdasarkan informasi yang diperolehnya yaitu sekitar 500 meter. “Untuk letusan awal sekitar 500 meter, kemudian terus erupsi dan meletus hingga pagi tadi. Jam lima-an masih terus ada erupsi,” jelas Agus wibowo dalam keteranganya.

Saat ini status anak gunung krakatau berada di level 2 atau waspada dan masyarakat sekitar di larang mendaketati dengan radius 2 km. Tipikal ereupsi gunung merapi ini gas relatif lebih sedikit dan cenderung lebih bersifat aliran. Sehinggal letusan kali ini lebih di dominasi oleh semburan lava. Sementara itu menurut petugas yang berada di pos pengamatan justru tidak mendengar suara dentuman, suara dentuman itu terdengar berkali- kali dengan jeda 15 sampai 20 detik dan di pastikan suara dentuman itu bukan dari letusan anak gunung krakatau. Dentuman itu terdengar siktar jam 2 dini hari sampai wilayah jabodetabek.

Ketika dikonfirmasi mengenai adanya suara dentuman aneh tersebut, Agus belum mengetahui darimana suara tersebut berasal.

“Itu (suara dentuman) saya yang belum dapat laporan. PVMBG tidak melaporkan hal itu juga. Saya masih belum tahu darimana asal suara tersebut,” kata agus dalam keteranganya. Erupsi anak gunung krakatau ini juga tidak berpotensi menimbulkan adanya tsunami,  agus juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik namun tetatap waspada.

Sumber: kompas.com

Gunung Merapi Erupsi Hari Ini Dan Meyemburkan Kolom Abu Setinggi 3 Km

Hari ini gunung merapi kembali erupsi dan menyemburkan api setinggi 3 km pada pukul 9.10 wib berdasar kan informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di akun Twitter resminya.

Erupsi  tercatat di seismograf dengan amplitudo 75 mm. Durasi erupsi ini adalah 103 detik dan menimbulkan kolom erupsi setinggi 3.000 meter dan ini adalah merupakan kali kedua di bulan April 2020. Sebelumnya, di bulan yang sama yaitu april juga  terjadi erupsi Merapi, pada hari Kamis tanggal 2 april  2020 jam 15.10 WIB, yang selanjutnya juga disusul hujan abu yang tidak terlalu tebal di sebagian lokasi wilayah Kabupaten Sleman. Tidak hanya itu, erupsi gunung Merapi juga terjadi sebanyak enam kali pada Maret 2020.

Beikut ini catatan erupsi berdasarkan info tang tercatat di BPPTKG

Kejadian pertama pada Selasa tanggal 3 maret 2020 jam  05.22 WIB, dengan kolom setinggi  lebih kurang  6.000 meter. Lalu pada hari Jumat tanggal 27 maret 2020, Selanjutnya Gunung Merapi mengalami erupsi lagi pada jam 10.56 WIB; kolom yang teramati setinggi sekitar 5.000 meter. Pada hari yang sama, pada jam 21.46 WIB, Merapi kembali mengalami erupsi dengan kolom setinggi  lebih kurang 1.000 meter, Selanjutnya disusul dengan adanya erupsi kembali pada esok harinya, hari Sabtu tanggal 28 maret 2020 pada jam 05.21 WIB, selanjutnya di malam hari pada jam 19.25 WIB dan hari Minggu tanggal 29 maret 2020  jam 00.15 WIB

Beberapa Lokasi di Jawa Tengah pun sempat terimbas dampaknya. Bandar  udara Adi Soemarmo juga sempat ditutup sementara pada hari Selasa tanggal 3 maret 2020) karena mangalami hujan abu. oleh sebab itu, masyarakat dihimbau untuk dapat menytediakan masker demi mengantisipasi dampak serupa tiap kali pasca erupsi gunung Merapi.

Sumber : BPPTKG

Update Corona Virus Nasional Per Tanggal 2 April 2020

Update Corona Virus Nasional Per Tanggal 2 April 2020 untuk jumlah keseluruhan terinfeksi cofid-19 berjumlah 1.790 kasus dan 170 wafat dan 112 telah sembuh. Hal ini di sampaikan pada hari kamis tanggal 2 april 2020 yang telah di sampaikan oleh juru bicara pemerintah untuk penanggulangan virus corona.

Update Cofid-19 Pertanggal 1 April 2020 Nasional

Update terkini untuk jumlah orang terjangkiti virus corona untuk nasional mengalami penambahan untuk yang kasus yang di nyatakan positif sebanyak 1.677 kasus dan pasien yang di nyatakan sembuh berjumlah 103 orang dan pasien meninggal juga mengalami kenaikan yaitu total per hari ini sebanyak 157 jiwa. Hal ini di sampaikkan oleh juru bicara pemerintah achmad yurianto untuk kasus corona yang disampaikan petang ini di gedung BNPB pada hri rabu 1 april 2020.

Dari data tersebut untuk hai ini ada peningkatan baik dari yan positif maupun yang meninggal dan disembuhkan. Untuk yang meninggal ada penambahan 22 orang dari sehari sebelumnya yaitu 136 dan jumlah yang sembuh sehari sebelumnya berjumlah 81 orang.

Untuk memperkecil perluasan penyebaran infeksi virus corona ini, Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo pun sudah  menandatangani Peraturan Pemerintah dengan Nomor 21 Th 2020 yang isinya mengatur tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Berikut ini tabel Update terbaru kasus terjankit virus corona

Sumber: cnn

 

Update Covid-19 Untuk Nasional Pertanggal 31 Maret 2020

Jumlah kasus terjangkit virus corona semakin hari semakin bertambah begitu juga baik yang meninggal ataupun yang sembuh. Berdasarkan sumber terbaru pertanggal 31 maret 2020 terdapat 1528 kasus dari jumlah tersebut sebanyak 81 orang dapat disembuhkan dan terdapat 136 orang meninggal. Dari jumlah tersebut ada peninggkatan 114 kasus dari jumlah sehari sebelumnya, Hal ini telah disampaikan langsung oleh juru bicara kepresidenan dalam penanganan virus Corona  Achmad Yurianto pada petang. Bertambahnya kasus ini  terhitung sejak pukul 12.00 WIB, Senin, 31 Maret sampai hari ini pukul 12.00 WIB.

Untuk kasus meninggal dunia mengalami peningkatan dari sehari sebelumnya yaitu 122 kasus dan untuk hari ini 136 orang berarti bertambah 14 orang. Sedangkan untuk yang sembuh yang sehari sebelumnya berjumlah 75 orang dan pada hari ini berjumlah 81 orang yang artinya ada penambahan 6 orang. Yuri Tidak lupa menyampaikan kepada masyarakat agar menghindari tempat berkumpul karena memiliki risiko penularan Virus corona.

Sumber: CNN

Update Copid-19 Hari Ini Senin 30 Maret 2020 Dunia

Kasus orang terjangkit virus corona semakin hari semakin mengalami kenaikan yang signifikan untuk penderita diseluruh dunia. Unttuk saat ini negara yang terpapar virus corona terdiri dari 199 negara dan untuk kasus terpapar yang tertinggi untuk saat ini adalah amerika dan  Italia, untuk seluruh dunia sudah terdapat 722.196 kasus. Untuk yang di nyatakan sembuh sebanyak 152.076 kasus dan sementara kasus yang meninggal dunia juga mengingalami peningkatan yaitu 34.017 orang yang meninggal.
Sementara itu, untk kematian terbanyak terjadi di Negara Italia, Kemudian disusul Negara Spanyol. Kasus di dua negara tersebut juga melebihi jumlah kematian yang terjadi di negara China.

Untuk  jumlah pasien yang telah di yantakan sembuh terbanyak dilaporkan adalah China. Dari penderita yang berjumlah 82.122 kasus, 75.582 di antaranya telah dinyatakan sembuh. Dan perkembangan selanjutnya masih terus terjadi dan berubah kondisinya di tiap negara yang telah terjangkit virus corona ini

Sumber: Kompas.com

 

 

Update Cofid -19 Minggu 29 Maret 2020

Update Cofid -19 Minggu 29 Maret 2020 sampai saat ini untuk korban corona mengalami peningkatan. Untuk jumlah pasien positif corona seluruh indonesia pada hari ini berjumlah 1.285 kasus, dan untuk pasien sembuh dari corona berjumlah 64 orang dan jumlah pasien yang meninggal pada hari ini adalah 114 orang. Jumlah korban yang positif terjangkit virus corona bertambah secara signifikan dalam beberapa hari ini.

Sehari sebelumnya yaitu pada hari sabtu tanggal 28 maret 2020 jumlah yang pasien positif corona bernumlah 1.155 kasus. Dari jumlah tersebut pasien yang disembuhkan mencapai  59 orang dan pasien yang meninggal dunia mencapai 102 jiwa. Dalam keterangan persnya Achmad Yurianto yang merupakan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona mayampaikan “Oleh karena itu mari sadari betul penambahan kasus positif ini sekali lagi masih menggambarkan di lingkungan masyarakat masih ada kasus positif yang belum isolasi,”di sampaikan pada hari minggu 29 maret 2020. Menurut Yurianto sehari sebelumnya Penularannya rentan pada orang-orang yang tetap keluyuran di luar rumah, padahal sudah diperintahkan untuk tetap diam di rumah.

Pemerintah sudah berulangkali menyampaikan pengumuman tentang social distancing  serta meminta kepada masyarakat untuk bekerja, belajar, beraktifitas dari rumah. akan tetapi, pemerintah juga merasa  banyak hal tentang disiplin masyarakat yang sangat perlu untuk ditingkatkan untuk bisa menjalani himbauan pemerintah.

Sumber: CNN

Update Covid-19 Untuk Dunia Pertanggal 28 Maret 2020

Penyebaran Covid-19 semakin meluas hingga hari ini sbtu 28 maret 2020 ratusan negara mengkonfirmasi telah terjangkit virus corona.

Perti di beritakan Worldometer, jumlah pasien yang terjangkit dan yang sembuh adalah sebanyak 132.526 pasien.Selain itu, jumlah kasus virus Covid-19 di seluruh penjuru dunia telah mencapai 593.656 kasus dengan penderita wafat mencapai 27.215 orang.

Dan berikut adalah daftar 10 negara dengan jumlah kasus terbesar menderita virus corona

  1. Amerika Serikat, 102.396 orang, 1.607 orang wafat, total sembuh 2.471 orang
  2. Italia, 86.498 orang, 9.134 orang wafat, total sembuh 10.950 orang
  3. China, 81.340 orang, 3.292 orang wafat, total sembuh 74.588 orang
  4. Spanyol, 65.719 orang, 5.138 orang wafat, total sembuh 9,357 orang
  5. Jerman, 50.871 orang, 351 orang wafat, total sembuh 6.658 orang
  6. Perancis, 32.964 orang, 1.995 orang wafat, total sembuh 5.700 orang
  7. Iran, 32.332 orang, 2.378 orang wafat, total sembuh 11.133 orang
  8. Inggris, 14.543 orang, 759 orang wafat, total sembuh 135 orang
  9. Swiss, 12.928 orang 231 orang wafat, total sembuh 1,530 orang
  10. Korea Selatan, 9.332 orang, 139 orang wafat, total sembuh 4,528 orang

Sementara itu untuk di indonesia sendiri virus ini telah menyebar di 28 propinsi dari 34 propinsi yang ada di indonesia. Dan dari ke 28 propini tersebut jumlah kasus sebanyak 1,046 kasus dan telah sembuh sebanyak 46 orang dan pasien di nyatakan meninggal sebanyak 87 orang.

Berikut ini update penderita Virus corona per hari ini

Sumber: kompas.com

 

 

Anggota DPR RI Dari Fraksi PDIP Meninggal Karena Corona

Turut berduka cita salah satu anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan meninggal dunia karena corona bernama imam suroso. Beliau meninggal di rumah sakit RSUP Kariadi Semarang. Diketahui sebelumnya imam suroso melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Semarang pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2020 lalu. Setibanya di cemarang tersebut, ia merasakan badan yang mulai terasa demam.

Kemudian , Imammengiikuti kegiatan senam yang di laksanakan di  Desa Saliyan, Pati  bersama warga pada hari Jumat 20 Maret 2020. Ia juga ikut dalam kegiatan sosial pada siang harinya untuk pembagian hand sanitizer dan juga masker pengaman di Pasar Puri Baru, Kudus jawa tengah.

Kemudian pada esoknya, hari sabtu 21 Maret 2020, Imam merasakan sesak napas dan demam yang sangat buruk. lalu  kemudian dirawat dokter pribadi di Pati, selanjutnya ia dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Kariadi Semarang pada Minggu 22 Maret 2020

Selanjutnya dikabarkan bahwa Imam meninggal dunia di RSUP Kariadi pada pukul 20.50 WIB hari Jumat tanggal 27 maret 2020. Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena, Imam masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan (PDP) corona.

Sumber:detik.com

Gunung Merapi Mengalami Erupsi Ditengah Wabah Corona

Pada tanggal 27 maret 2020 gunung merapi mengalami erupsi kembali di saat indonesia sedang di sibukkan dengan penanganan wabah corona. Gunung merapi mengalami erupsi pada pukul 10.56 wib berdasarkan info dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 7 menit.

Berdasarkan pengamatan dari BPPTKG. tinggi kolom erupsi ± 5.000 meter dari puncak. Arah angin saat erupsi ke Barat Daya. Dan erupsi dengan tingggi kolom 5000 adalah merupakan kejadian yang paling besar antara tahun 2019 dan 2020 dan untuk status merapi sendiri masih dalam posisi waspada dan ini danstatus ini di terapkan sejak 21 mei 2018 silam.Berdasarkan keterangan salah satu warga sleman mengatakan bahwa dia tidak melihat sendiri hanya dapat berita dari media sosial

Petugas Pengamat  Merapi Pos Babadan, Bapak Yulianto di Magelang menegaskan bahwa semburan gunung paling aktif di Jawa tengah itu terlihat berwarna kelabu sampai cokelat dengan intensitas tebal cenderung ke arah barat daya.

Beberapa daerah yang terdampak dengan adanya letusan gunung merapi ini melaporkan telah terjadi hujan abu antara lain Mangunsuko, Banyubiru, dan Keningar.

Kakibat dari letusan gunung merapi ini himbauan BPPTKG agar warga tidak melakukan aktivitas di radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi jawa tengah.

Sumber:media.com