Terus Bertransformasi, Perumdam TKR Kabupaten Tangerang Tingkatkan Pelayanan Air Minum Berkualitas

Kabupaten Tangerang – Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan air minum yang berkualitas kepada masyarakat. Melalui berbagai inovasi dan transformasi di bidang pelayanan, operasional, hingga digitalisasi, perusahaan daerah ini berupaya menghadirkan layanan yang semakin cepat, mudah, dan andal bagi para pelanggan.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Tangerang, Perumdam TKR memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah. Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kawasan permukiman, kebutuhan akan layanan air minum yang aman dan berkelanjutan pun terus meningkat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Perumdam TKR secara konsisten melakukan pengembangan infrastruktur, peningkatan kapasitas produksi, serta peremajaan jaringan distribusi agar kualitas dan kontinuitas pasokan air tetap terjaga hingga ke pelanggan.

Direktur Utama Perumdam TKR Kabupaten Tangerang, Sofian Sapar, mengatakan bahwa transformasi yang dilakukan perusahaan merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Transformasi yang kami lakukan bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi merupakan wujud komitmen Perumdam TKR untuk memberikan pelayanan air minum yang semakin berkualitas, cepat, dan dapat diandalkan oleh seluruh pelanggan. Kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang kami ambil,” ujar Sofian Sapar.

Selain peningkatan infrastruktur, perusahaan juga terus mengembangkan layanan berbasis digital. Pelanggan kini dapat mengakses berbagai layanan secara lebih praktis, mulai dari pengecekan tagihan, pembayaran rekening air melalui berbagai kanal, penyampaian pengaduan, hingga memperoleh informasi terkait gangguan pelayanan dengan lebih cepat.

Transformasi digital tersebut menjadi bagian dari upaya Perumdam TKR dalam meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan transparan.

Dalam aspek operasional, Perumdam TKR juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi. Langkah ini dilakukan agar seluruh pegawai mampu memberikan pelayanan yang profesional serta mampu mengikuti perkembangan teknologi di sektor penyediaan air minum.

Tidak hanya berfokus pada pelayanan, Perumdam TKR juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Berbagai kegiatan sosial rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, mulai dari bantuan sambungan air bagi warga kurang mampu, santunan kepada anak yatim, bantuan sarana ibadah, kegiatan lingkungan, hingga dukungan terhadap dunia pendidikan dan olahraga.

Komitmen tersebut menjadikan Perumdam TKR tidak hanya sebagai penyedia layanan air minum, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Di sisi lain, perusahaan juga terus mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan pelayanan prima menjadi landasan dalam menjalankan seluruh aktivitas perusahaan.

Berbagai penghargaan yang diraih selama ini menjadi bukti atas konsistensi Perumdam TKR dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja perusahaan. Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Ke depan, Perumdam TKR Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus memperluas cakupan pelayanan, meningkatkan kualitas air yang didistribusikan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi guna mendukung terciptanya sistem penyediaan air minum yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

Dengan semangat transformasi yang terus dijalankan, Perumdam TKR optimistis mampu menjawab tantangan di masa depan sekaligus mewujudkan visi sebagai perusahaan air minum yang unggul, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Sumber:perumdamtkr.com

Pentingnya Menggunakan Air PDAM Dibandingkan Air Tanah

Air merupakan kebutuhan pokok bagi setiap manusia. Kualitas air yang digunakan sehari-hari sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan lingkungan. Di Indonesia, masyarakat umumnya menggunakan dua sumber air utama, yaitu air tanah (sumur bor/sumur gali) dan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Meskipun air tanah terlihat lebih praktis dan murah, penggunaan air PDAM sebenarnya memiliki banyak keunggulan yang lebih aman dan berkelanjutan.

1. Kualitas Air Lebih Terjamin

Image

Image

Image

Air PDAM telah melalui proses pengolahan yang ketat sebelum didistribusikan ke rumah-rumah. Proses tersebut meliputi penyaringan, pengendapan, desinfeksi, dan pengujian laboratorium untuk memastikan air aman digunakan.

Sebaliknya, air tanah:

  • Rentan tercemar limbah rumah tangga atau industri

  • Dapat mengandung bakteri berbahaya

  • Berisiko mengandung zat besi, mangan, bahkan logam berat

  • Kualitasnya bisa berubah tergantung musim

Air yang tidak diolah dengan baik dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare, penyakit kulit, hingga gangguan pencernaan.

2. Lebih Aman untuk Kesehatan Keluarga

Air PDAM umumnya telah memenuhi standar kualitas air bersih sesuai regulasi pemerintah. Kandungan bakteri dan zat berbahaya dikontrol secara rutin.

Sementara itu, air tanah sering kali tidak diuji secara berkala. Banyak masyarakat menggunakan air sumur tanpa mengetahui apakah air tersebut benar-benar aman untuk dikonsumsi.

Dengan menggunakan air PDAM:

  • Risiko penyakit akibat air tercemar lebih rendah

  • Lebih aman untuk anak-anak dan lansia

  • Tidak perlu repot melakukan penyaringan tambahan yang mahal

3. Menjaga Kelestarian Lingkungan

Image

Image

Image

Image

Penggunaan air tanah secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan, seperti:

  • Penurunan permukaan tanah (land subsidence)

  • Sumur menjadi kering

  • Intrusi air laut di daerah pesisir

  • Kerusakan struktur bangunan

Di beberapa kota besar seperti Jakarta, eksploitasi air tanah berlebihan telah berkontribusi pada penurunan permukaan tanah yang cukup signifikan.

Dengan beralih ke air PDAM, masyarakat ikut berkontribusi dalam menjaga keseimbangan cadangan air tanah.

4. Lebih Praktis dan Stabil

Air PDAM didistribusikan langsung ke rumah melalui jaringan pipa. Pengguna tidak perlu:

  • Membuat sumur bor yang mahal

  • Mengeluarkan biaya perawatan pompa

  • Menghadapi risiko air keruh saat musim hujan

Selain itu, tekanan dan distribusi air cenderung lebih stabil dibandingkan sumur yang bisa mengering saat musim kemarau.

5. Investasi Jangka Panjang

Meski ada biaya bulanan, penggunaan air PDAM sebenarnya merupakan investasi jangka panjang:

  • Mengurangi biaya kesehatan akibat air tercemar

  • Menghindari biaya perbaikan bangunan akibat penurunan tanah

  • Tidak perlu mengganti pompa atau memperdalam sumur

Dalam jangka panjang, biaya ini sering kali lebih efisien dibandingkan ketergantungan pada air tanah.

Menggunakan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bukan hanya soal kemudahan, tetapi juga tentang kesehatan, keberlanjutan lingkungan, dan tanggung jawab bersama.

Air tanah memang terlihat praktis, namun penggunaannya yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu, beralih ke air PDAM adalah langkah bijak untuk masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Sumber:peromdam.tkr

 

PERUMDAM TKR Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Memenuhi Standar di Tengah Sorotan Sungai Cisadane

Menanggapi isu terkait dugaan pencemaran Sungai Cisadane yang belakangan ini menjadi perhatian luas masyarakat dan berbagai pihak, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang memberikan klarifikasi resmi guna memastikan kondisi yang sebenarnya. Perusahaan menegaskan bahwa kualitas air bersih yang saat ini didistribusikan kepada seluruh pelanggan tetap terjaga dengan baik, aman untuk digunakan, serta telah memenuhi standar baku mutu sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Manajemen PERUMDAM TKR menjelaskan bahwa setiap air baku yang bersumber dari Sungai Cisadane terlebih dahulu melalui serangkaian proses pengolahan yang ketat dan terstandar sebelum dialirkan ke pelanggan. Proses tersebut mencakup tahapan penyaringan, pengendapan, penjernihan, hingga disinfeksi, yang seluruhnya dilakukan dengan pengawasan teknis dan pengujian kualitas secara berkala. Dengan prosedur ini, perusahaan memastikan bahwa air yang diterima masyarakat tetap memenuhi parameter kesehatan dan keselamatan.

Lebih lanjut, PERUMDAM TKR menegaskan bahwa indikasi pencemaran yang muncul di wilayah Sungai Cisadane tidak memberikan dampak signifikan terhadap kualitas akhir air hasil olahan. Sistem pengolahan yang dimiliki telah dirancang untuk mengantisipasi berbagai potensi perubahan kualitas air baku, sehingga hasil produksi tetap sesuai standar.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik, PERUMDAM TKR juga terus melakukan pemantauan rutin dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga kualitas sumber air. Perusahaan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, karena hingga saat ini air yang disalurkan kepada pelanggan dipastikan aman, layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, dan memenuhi ketentuan kualitas yang telah ditetapkan.(enbigi/echoe)

 

Kebakaran Gudang Kimia BSD Tangsel, Ribuan Ikan Mati dan PDAM Sempat Hentikan Pengolahan Air

Tangerang Selatan — Kebakaran besar melanda sebuah gudang kimia pestisida di kawasan Taman Tekno, BSD, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada 9 Februari 2026. Api yang dengan cepat meluas diduga menyebabkan tumpahan dan aliran limbah bahan kimia ke Sungai Cisadane, sehingga memicu pencemaran serius terhadap lingkungan.

Kebakaran tersebut berlangsung selama beberapa jam sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran yang dibantu aparat kepolisian dan unsur terkait. Namun, dampak lanjutan dari peristiwa ini dirasakan luas oleh masyarakat, terutama warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Cisadane.

Tak lama setelah kejadian, warga melaporkan perubahan warna air sungai disertai bau menyengat. Ribuan ikan ditemukan mati mengapung di permukaan sungai, mengindikasikan pencemaran berat akibat zat kimia berbahaya yang diduga berasal dari gudang pestisida yang terbakar.

“Air sungai berubah keruh dan baunya sangat menyengat. Ikan-ikan mati hampir di sepanjang aliran sungai,” ujar salah seorang warga setempat.

Pencemaran Sungai Cisadane juga berdampak langsung pada pelayanan air bersih. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat terpaksa menghentikan sementara proses pengolahan air baku dari Sungai Cisadane sebagai langkah pencegahan agar zat kimia berbahaya tidak masuk ke jaringan distribusi air bersih masyarakat. Akibatnya, pasokan air bersih di sejumlah wilayah mengalami gangguan.

Pihak PDAM menyatakan penghentian pengolahan air dilakukan demi menjaga keselamatan dan kesehatan pelanggan. Pengolahan air akan kembali dilakukan setelah hasil pemeriksaan kualitas air menunjukkan kondisi aman dan sesuai standar.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup bersama instansi terkait telah melakukan pengambilan sampel air Sungai Cisadane untuk uji laboratorium guna mengetahui tingkat dan jenis pencemaran. Aparat berwenang juga tengah menyelidiki penyebab kebakaran serta kemungkinan adanya kelalaian dalam penyimpanan dan pengelolaan bahan kimia di gudang tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian serius terkait risiko industri kimia yang berlokasi dekat dengan kawasan pemukiman dan sumber air. Sungai Cisadane merupakan salah satu sumber air baku utama bagi masyarakat, sehingga pencemaran akibat aktivitas industri dapat menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan dan kesehatan publik.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah tegas, baik dalam penanganan dampak pencemaran maupun dalam pengawasan terhadap gudang dan industri kimia agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.(enbigi/echoe)

Perumdam Tkr Kab. Tangerang Lakukan Penyesuaian Tarif Air Dibulan Juni 2025

Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang berencana melakukan penyesuaian tarif air pada tahun 2025 Tepatnya di bulan juni. Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di wilayah tersebut. Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang memberikan dukungan penuh terhadap langkah ini, mengingat tarif yang berlaku saat ini belum mengalami penyesuaian sejak tahun 2009 .

Selain itu, pada September 2024, Perumdam TKR juga memberlakukan kenaikan biaya pemasangan Sambungan Langganan (SL) Baru. Kenaikan ini dilakukan sebagai langkah penyesuaian terhadap peningkatan biaya operasional dan kebutuhan pengembangan infrastruktur pelayanan air bersih di wilayah Kabupaten Tangerang .(Enbigi)

Perumdam TKR juga telah menghadirkan aplikasi “Simpel TKR” untuk mempermudah layanan kepada masyarakat. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan untuk langsung mengakses dan berinteraksi mengenai pelayanan Perumdam TKR .

Meskipun ada dukungan dari DPRD, beberapa warga Kabupaten Tangerang mengeluhkan lonjakan tagihan air yang tiba-tiba. Namun, staf Humas Perumdam TKR menanggapi keluhan tersebut dengan menyarankan pelanggan untuk mengajukan pengaduan langsung ke bagian pengaduan pelanggan .

Untuk informasi lebih lanjut mengenai tarif air dan kebijakan terbaru, Anda dapat mengunjungi situs resmi Perumdam TKR atau menghubungi layanan pelanggan mereka.

Berikut Ini Daftar Tarip Pembayaran Rekening Air Terbaru Berlaku Di Bulan Juni 2025

Sumber:Perumdamtkr

 

Kebocoran Pipa Distribusi Perumdam TKR di Grand Sutera Tangerang

Tangerang – Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang melaporkan adanya kebocoran pada pipa distribusi dengan diameter 150 mm di wilayah Grand Sutera Tangerang. Kebocoran ini terjadi pada hari ini 15 Oktober 2024  dan sedang dalam proses penanganan oleh tim teknis Perumdam TKR.

Akibat kebocoran tersebut, beberapa area di sekitar Grand Sutera mengalami gangguan distribusi air bersih. Pelanggan di wilayah terdampak diminta untuk bersabar dan diharapkan dapat menggunakan air secara bijak selama proses perbaikan berlangsung.

Beberapa area terdampak akibat Kebocoran ini adalah

1. Kota sutera
2. Grand sutera mekarsari
3. Nuansa 1 & 2
4 . Senopati residence
5. Prima mekarsari
6. Green leaf
7. Green mekarsari residence
8. Graha mekarsari indah
9; Taman Raya Rajeg

Perumdam TKR memastikan bahwa tim teknis telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan perbaikan secepat mungkin. “Kami berupaya maksimal agar perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu yang cepat, sehingga pasokan air ke pelanggan dapat segera normal kembali,” ujar perwakilan dari Perumdam TKR.

Perusahaan juga menghimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan kebocoran atau permasalahan lainnya terkait pelayanan air melalui layanan pelanggan Perumdam TKR, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Proses perbaikan diperkirakan akan memakan waktu 8 jam hingga kondisi kembali normal. Perumdam TKR berkomitmen untuk memberikan update terkait perkembangan perbaikan pipa distribusi tersebut melalui media sosial dan situs resmi Perumdam Tkr.(enbigi/Echoe)

Perumdam TKR Berikan Cek Air Gratis dalam Rangka Peringatan HUT ke-392 Kabupaten Tangerang

Perumdam TKR Berikan Cek Air Gratis dalam Rangka Peringatan HUT ke-392 Kabupaten Tangerang

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-392 Kabupaten Tangerang, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja (TKR) memberikan layanan cek air gratis kepada pelanggan setianya. Program ini bertujuan untuk memastikan kualitas air yang diterima oleh masyarakat sesuai dengan standar yang ditetapkan, serta sebagai bentuk apresiasi dan komitmen Perumdam TKR terhadap pelayanan publik.

Pejabat Perumdam TKR,, menyampaikan bahwa program cek air gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas air bersih untuk kesehatan dan kehidupan sehari-hari. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pelanggan kami mendapatkan layanan terbaik dan air berkualitas yang aman untuk digunakan. Oleh karena itu, program cek air gratis ini kami hadirkan sebagai wujud pelayanan dan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat selama ini,” ujarnya.

Program cek air gratis ini berlangsung selama 4 hari [10-13 Oktober 2024] di Alun-alun Tigaraksa jam 9.30 s/d selesai. Pelanggan yang ingin memanfaatkan layanan ini dapat langsung mendatangi  Alun-alun Tigaraksa. Tim teknis akan langsung melakukan pengecekan  sampel air yang di bawa masyarakat , yang kemudian akan diuji di laboratorium Perumdam TKR untuk memastikan kualitasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Perumdam TKR berharap dapat terus menjaga kualitas pelayanan publik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya air. Perayaan HUT Kabupaten Tangerang ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah, BUMD, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang lebih maju dan sejahtera.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program cek air gratis ini, dapat menghubungi call center Perumdam TKR di 082210886450 atau mengunjungi instagram resmi @lab.perumdamtkr (enbigi/echoe).

Kebocoran Pipa PVC dia 250 mm Perumdam Tkr lokasi Jl Raya Kotabumi

Kabupaten Tangerang, 8 Oktober 2024 – Telah terjadi kebocoran pipa PVC dengan diameter 250 mm di Jl. Raya Kotabumi, tepatnya di depan pool bis Sumber Jaya. Kebocoran ini menyebabkan aliran air terganggu di beberapa area sekitar lokasi.

Tim teknis dari Perumdam TKR Kabupaten Tangerang segera turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan dan pengendalian kebocoran. Proses perbaikan ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa jam hingga air dapat kembali mengalir dengan normal.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tim kami sedang berupaya semaksimal mungkin untuk menangani kebocoran ini agar distribusi air ke pelanggan dapat segera pulih,” ujar perwakilan Perumdam TKR Kabupaten Tangerang.

Kebocoran ini diperkirakan disebabkan oleh tekanan air yang tinggi dan faktor usia pipa yang sudah cukup lama. Tim teknis akan melakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Masyarakat di sekitar Jl. Raya Kotabumi diimbau untuk menghemat penggunaan air selama perbaikan berlangsung. Perumdam TKR juga menyediakan pasokan air melalui mobil tangki bagi warga yang terdampak, dengan prioritas pada area yang mengalami gangguan aliran air paling parah.

Lokasi perumahan yg terdampak

  • Telaga bumi asri
  • Villa Tomang
  • Kp jambu
  • Puri agung
  • Pondok makmur
  • Pondok sejahtera
  • Pondok indah ( nama gunung gunung )
  • Pondok Rezeki

Perumdam TKR akan terus mengupdate perkembangan proses perbaikan melalui media sosial resmi dan website mereka. Pelanggan dapat memantau informasi terkini dan melaporkan gangguan layanan melalui nomor hotline Perumdam TKR yang telah disediakan.(enbigi)

Kebocoran Pipa PDAM TKR Diameter 300 mm Dekat Perumahan Mutiara Pluit, Tangerang

Kebocoran Pipa PDAM TKR Diameter 300 mm Dekat Perumahan Mutiara Pluit, Tangerang

Tangerang – Sebuah kebocoran pipa air milik PERUMDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) dengan diameter 300 mm terjadi di dekat Perumahan Mutiara Pluit tepatnya di jl tengku umar Kota Tangerang. Insiden ini terjadi pada Senin  tanggal 1 september 2024 sekitar pukul 23:30 Wib, menyebabkan gangguan distribusi air bersih bagi sejumlah pelanggan di wilayah tersebut.

Pihak PERUMDAM TKR segera merespons laporan kebocoran dengan mengirimkan tim teknis untuk melakukan perbaikan. Tim PERUMDAM melakukan penggalian di area kebocoran dan memulai proses perbaikan pipa yang bocor. Menurut penjelasan dari Kepala Bagian Teknik PERUMDAM TKR, perbaikan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 8  jam, tergantung pada kondisi lapangan.

“Kami berupaya agar perbaikan bisa segera selesai untuk meminimalisir gangguan pelayanan kepada pelanggan. Untuk sementara, pasokan air ke wilayah yang terdampak dihentikan,” ujar Kepala Bidang Teknik PDAM TKR.

Dampak pada Warga Sekitar

Kebocoran pipa ini berdampak pada distribusi air ke beberapa perumahan di sekitar lokasi, termasuk Perumahan Mutiara Pluit dan sekitarnya diantaranya adalah

1. Wil 2 kota
2. Wil 2 kab
3. Wil 3
4. Zona C

PERUMDAM TKR menghimbau warga yang terdampak untuk menampung air selama pasokan belum pulih sepenuhnya. Mereka juga menyediakan truk tangki air bersih bagi pelanggan yang membutuhkan selama masa perbaikan berlangsung.

Berikut ini adalah daerah terdampak akibat kebocoran pipa

Penyebab Kebocoran

Berdasarkan Keterangan, kebocoran ini di akibatkan oleh kerjaan hdd pipa dia.800 mm yang di lakukan oleh Perumda Tirta Benteng.

PERUMDAM TKR menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berjanji akan melakukan perbaikan secepatnya.(enbigi/eko)

 

Kenaikan Biaya Pemasangan Sambungan Langganan (SL) Baru PDAM TKR Kabupaten Tangerang Berlaku Mulai September 2024

 

PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang resmi memberlakukan kebijakan baru terkait kenaikan biaya pemasangan Sambungan Langganan (SL) Baru per 11 September 2024. Kenaikan ini dilakukan sebagai langkah penyesuaian terhadap peningkatan biaya operasional dan kebutuhan pengembangan infrastruktur pelayanan air bersih di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dalam rilis resmi PERUMDAM TKR, disebutkan bahwa kenaikan biaya ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kepada pelanggan, terutama dalam hal penyediaan akses air bersih yang lebih baik dan merata. Pejabat PERUMDAM TKR menjelaskan bahwa biaya operasional, termasuk pengadaan material, pemeliharaan jaringan, serta biaya energi dan tenaga kerja, mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Alasan Kenaikan Biaya

Salah satu alasan utama kenaikan biaya pemasangan SL Baru ini adalah inflasi harga bahan baku dan alat instalasi yang terus naik, seperti pipa, meteran air, dan perlengkapan instalasi lainnya. Selain itu, adanya pengembangan dan perluasan jaringan distribusi air ke wilayah-wilayah yang lebih terpencil di Kabupaten Tangerang juga membutuhkan investasi yang besar.

Kenaikan biaya ini dipandang perlu agar PERUMDAM TKR dapat terus meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan air bersih, mengingat tingginya permintaan dari penduduk yang terus bertambah di Kabupaten Tangerang, terutama di daerah-daerah pengembangan perumahan baru.

Besaran Kenaikan Biaya

Menurut informasi yang diterima, biaya pemasangan SL Baru mengalami kenaikan rata-rata sebesar +- 50% dari tarif sebelumnya, Sebagai contoh, untuk pemasangan SL bagi rumah tangga yang sebelumnya dikenakan tarif sekitar Rp1.206.000, kini naik menjadi sekitar Rp1.880.000 Sedangkan Untuk Wilayah/Cabang yang sudah menggunakan Smart Meter Biaya Pemasanganya Sebesar Rp3.440.000.Dan kenaikan tarif ini berlaku untuk semua wilayah dan cabang Perumdam Tkr Kab.Tangerang.

Dampak Terhadap Masyarakat

Kenaikan biaya ini tentunya akan berdampak pada calon pelanggan baru, terutama bagi masyarakat yang berencana memasang sambungan air di wilayah-wilayah perumahan yang sedang berkembang. Namun, PERUMDAM TKR menegaskan bahwa kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan keberlanjutan layanan air bersih yang semakin optimal dan efisien.

Penutup

Dengan adanya kenaikan biaya pemasangan SL Baru ini, PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang berharap masyarakat dapat memahami pentingnya penyesuaian ini dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan akses air bersih yang lebih baik. PERUMDAM Tkr juga mengimbau agar masyarakat tetap bijak dalam menggunakan air bersih untuk menjaga ketersediaan air bagi semua lapisan masyarakat.

Sumber: Enbigi

 

Copyright © 2026 enbigi.com