Kabupaten Tangerang – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 resmi digelar pada 9–12 Juli 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Kejuaraan bergengsi ini menjadi salah satu ajang taekwondo terbesar di Indonesia dengan mempertemukan ribuan atlet terbaik dari berbagai provinsi.
Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi, khususnya cabang olahraga taekwondo.
Tahun ini, kejuaraan diikuti oleh 2.058 atlet yang berasal dari 32 Polda dan perwakilan 32 provinsi di seluruh Indonesia. Para atlet bersaing dalam berbagai nomor pertandingan, mulai dari Kyorugi (tarung), Poomsae (jurus) hingga Poomsae Freestyle.
Ajang Pembinaan Atlet Berprestasi
Kapolri Cup VII tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga atlet senior yang diproyeksikan mampu bersaing pada tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kejuaraan ini, para atlet memperoleh pengalaman bertanding dengan standar kompetisi nasional, sekaligus mengasah kemampuan teknik, mental bertanding, disiplin, dan sportivitas.
Antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Kejurnas Kapolri Cup telah menjadi salah satu agenda taekwondo nasional yang paling dinantikan setiap tahunnya.
Kabupaten Tangerang Jadi Tuan Rumah
Dipilihnya Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Banten. Indoor Stadium Kelapa Dua dinilai memiliki fasilitas yang memadai untuk menggelar kejuaraan nasional berskala besar.
Selain menghadirkan pertandingan berkualitas, penyelenggaraan Kejurnas juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi daerah. Kehadiran ribuan atlet, pelatih, ofisial, dan keluarga peserta turut meningkatkan aktivitas hotel, restoran, transportasi, hingga pelaku usaha mikro di sekitar lokasi pertandingan.
Menanamkan Nilai Sportivitas dan Karakter
Taekwondo tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk karakter melalui nilai-nilai disiplin, rasa hormat, integritas, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Kejuaraan seperti Kapolri Cup VII menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda sekaligus memperkuat persaudaraan antar-atlet dari seluruh Indonesia.
Berdasarkan informasi yang tersedia, Antonius Hartanto selaku Ketua Pelaksana Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII 2026 menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan sarana pembinaan atlet dan mempererat persaudaraan insan taekwondo Indonesia. Pada upacara pembukaan, Ketua Pelaksana juga menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan kejuaraan sebelum acara resmi dibuka.
Diharapkan Lahir Atlet Masa Depan Indonesia
Melalui Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026, diharapkan semakin banyak bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Indonesia pada ajang internasional, seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
Dengan tingginya kualitas persaingan dan jumlah peserta yang mencapai lebih dari dua ribu atlet, Kejurnas Kapolri Cup VII kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kompetisi taekwondo paling bergengsi di Indonesia yang menjadi tolok ukur pembinaan atlet nasional.







