Lapangan Tempat Latihan Nyetir Mobil Di Balaraja

Berlatih Menyetir mobil membutuhkan tempat yang lega aman dan bebas dari kendaraan yang lalu lalang, Untuk pemula biasanya tempat yang tepat adalah lapangan yang luas jauh dari pemukiman dan aman. Nah Untuk daerah balaraja sendiri ada beberapa tempat salah satu tempat yang aman dan nyaman adalah lapangan di daerah jalan baru karena tempat ini sangat luas dan mudah di jangkau sehingga tempat ini mudah untuk di temukan.

Lapangan Tempat Latihan Nyetir Mobil Di Balaraja untuk menjangkau tempat ini anda bisa masuk jika dari jalan raya serang masuknya lewat perempatan PT ADI dan jaraknya kurang lebih 1 km. Namun jika masuk dari jalan raya kresek anda bisa melalui pasar sentiong menuju jalan baru jaraknya juga sekitar satu kilo meter. Untuk belajar mengemudikan mobil di tempat ini haruslah mencari waktu yang tepat karena jika tidak pas maka akan berbarengan dengan orang yang akan belajar mengemudaikan mobil.

Nah mudah mudahan informasi ini bermanfaat untuk anda yang ingin belajar mengemudi sehingga anda dapat belajar tanpa ada rasa takut dan ragu dan jangan lupa bagikan pengalaman ini pada yang lain hehe …

Seru Pertarungan Harimau Vs Buaya

Seru Pertarungan Harimau Vs Buaya kedua binatang ini sama sama binatang buas yang membedakan kalau harimau buas di daratan dan buaya buas di perairan nahh tentunya pertarunganya seru untuk di tonton dan pastinya akan membuat penasaran.

Berikut ini adalah video Pertarungan antara buaya dan harimau

 

Cara Mudah Dan Alami Mengobati Sakit Asam Lambung Dengan Temu Lawak

Sakit asam lambung atau yang sering di kenal dengan sakit maag sangatlah menyiksa karena bagi yang sudah menderita penyakit ini tidak akan bisa merasakan nikmatnya makanan yang kita konsumsi Nah ada Cara Mudah Dan Alami Mengobati Sakit Asam Lambung dan ini berdasarkan pengalaman pribadi penulis. Pada mulanya penyakit asm lambung terjadi karen pola hidup yang tidak teratur sehingga berakibat buruk pada diri si penderita. Penyakit asam lambung sudah sering dialami oleh banyak orang. Mengobati asam lambung secara alami bisa di lakukan dengan mengubah pola hidup. Misalnya, dengan mengubah kebiasaan makan dan tidur.

Selain dengan merubah pola hidup ada beberapa tanaman tradisional yang manfaatnya sangat luar biasa salah satunya adalah TEMU LAWAK. Tanaman ini sangat mudah di dapat baik di pasar tradisional ataupun supermarket yang ada di kota anda.

Temulawak merupakan tanaman berbatang semu dengan bunga yang eksotis berwarna putih kemerahan. Tanaman ini  memiliki nama latin Curcuma xanthorrhiza Roxb. ini memiliki rimpang yang relatif besar dengan warna irisan kuning cerah. Temulawak yang juga dikenal sebagai Javanese turmeric ialah tanaman yang berasal dari Indonesia, dan kini telah tersebar luas di beberapa negara tetangga, diantaranya Malaysia, Tailand, dan pilipina.

Habitat tanaman temulawak ini adalah dihutan tropis dengan tanah yang gembur di daerah dengan ketinggian 5-1.500 meter di atas permukaan laut
Nah bagaimana cara mengkonsumsi Temu lawak untuk Kesembuhan asam lambung?
Cara Mudah Dan Alami Mengobati Sakit Asam Lambung Dengan Temu Lawak yaitu dengan mengkonsumsi secara rutin rebusan temu lawak di minum pagi dan sore

Cara membuat racikan ramuan temu lawak untuk obat asam lambung

  • Siapkan 3 atau 4 Ruas nanaman Temu lawak
  • Iris Tipis- tipis agar rebusan airnya benar2 meresap
  • Rebus dari 2 gelas menjadi 1 gelas

Selanjutnya cara mengkonsumsinya yaitu secara rutin pagi dan sore dan usahakan di konsumsi secara rutin walaupun lambung sudah terasa enak. jangan pernah merasa bosan untuk mengkonsumsi ramuan ini karena minuman ini sangat menyehatkan. Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman yang di alami oleh penulis sendiri yang emmang mengalami sakit lambung yang lumayan parah sebelumnya dan sudah banyak mengkonsumsi berbagai jenis obat dan ramuan tidak ada hasil. Dan sekarang setelah mengkonsumsi Temu lawak secara rutin semua makanan yang tadinya di pantang alhamdulillah sudah bisa di nikmati dengan bebas.

Pengalaman pribadi

Pada saat mengalami sakit asam lambung rasanya tersiksa karena semua makanan yang kita sukai hanya bisa di pandang tanpa bisa di nikmati kalaupun bisa harus dengan resiko akan merasakan sakitnya yang luar biasa. Semua makanan yang akan kita konsumsi baru bisa di nikmati jika di olah dengan cara di rebus tanpa sentuhan minyak goreng karena jika itu di lakukan maka akan bar akibat fatal

Catatan

Hindari masakan dengan SANTAN karena dengan mengkonsumsi santan itu akan rentan tyerjangkit kembali. Masih banyak masakan yang sehat tanpa santan yang bisa di nikmati. Semoga artikel tentang Cara Mudah Dan Alami Mengobati Sakit Asam Lambung Dengan Temu Lawak dapat bermanfaat.

Sumber: Enbigi.

Pelatih Taekwondo Private Area BSD Kota Tangerang Selatan

 

 

Anda membutuhkan pelatih Taekwondo Private? Kami siap membantu memenuhi kebutuhan anda karena kami adalah adalah Pelatih Taekwondo Yang sudah berpengalaman dengan background Sebelumnya adalah seorang Atlit. Kami siap melatih calon Taekwondoin dari segala usia dan siap datang kerumah. Untuk info lebih lanjut mengenain Pelatih Taekwondo Private Are BSD Kota Tangerang Selatan bisa menghubungi

Hp/Wa : 081282457915 Dengan Sbm Eko Mh.

Berlatih beladiri selain menyehatkan juga bermanfaat untuk memproteksi diri dari gangguan yang tidak di inginkan serta bisa menambah kepercayaan diri. Materi yang di ajarkan adalah untuk pemula akan di ajarkan tehnik dasar tentang tendangan pukulan dan tangkisan.

Latar belakang Pelatih Taekwondo Private Area BSD Kota Tangerang Selatan adalah mantan atlit yang sudah beberapa kali mewakili Propinsi banten dalam kejuaraan nasional dan pengalaman melatih sejak Tahun 2005 hingga sekarang, dan sudah banyak melahirkan atlit yang berprestasi baik tingkat Daerah ataupun Provinsi

 

 

 

Update Covid 19 Perhari ini Untuk Nasional

Jumlah pasien covid 19 setiap hari mengalami peningkatan yang cukup signifikan di seluruh tanah air, ini di sebabkan oleh prilaku masyarakat yang mulai cuek dengan keadaan sekarang ini. Bahkan masyarakat juga banjyak yang tidak mengikuti protokol yang di anjurkan oleh pemerintah. Baru2 ini ada sebuah pabrik yang karyawanya terjangkit covid 19 dan ini terjadi karena sekarang banyak orang tanpa gejala berkeliaran tanpa di ketahui bahwa orang tersebut membawa virus corona.

Dan berikut ini adalah data terakhir per tanggal 2 september 2020 untuk wilayah nusantara

Waspada Dengan Covid 19 Yang Jumlahnya Semakin Meningkat

Sepekan terakhir ini kasus Covid-19 benar-benar naik drastis. Terasa lebih mengerikan dibanding awal-awal dulu.

Satu keluarga pulang mudik dari Sukabumi, ternyata kakek-nenek yang dikunjungi positif. Satu keluarga ini, terdiri dari ayah, ibu, dan tiga anak, langsung minta di-swab. Satu keluarga lagi, ayah-ibu positif, anak negatif. Entah habis ikut acara apa.

Dapat info lain lagi kalau ada beberapa saudara kandung yang sudah berkeluarga, semua berkumpul merayakan ultah ibu mereka. Dan sekarang ada 15 orang yang positif Covid-19 dari acara tersebut. Bahkan ada satu keluarga (ayah, ibu, dan tiga anak) positif semua. Ibu yang baru dirayakan ultahnya berada dalam kondisi yang berat.

Di kantor bapaknya, ada karyawan yang positif sehabis kumpul keluarga saat Idul Adha kemarin. Karyawan yang kena ini tertular dari saudara sepupunya, dan si karyawan ini tinggal bersama istri di rumah mertuanya. Si karyawan sudah dirawat, masih untung istri dan mertuanya negative. Orang tuanya sendiri belum ada hasil.

Sore ini datang info kamar bersalin ada rencana operasi SC ibu hamil yang positif Covid-19. Kalau ibu hamil positif Covid-19 mau dioperasi, otomatis harus tindakan di kamar operasi khusus yang sudah diredisain supaya tekanan kamar negatif dan terpasang hepafilter. Semua yang ikut dalam kamar operasi HARUS menggunakan APD level 3.

Buat kami yang sudah sejak Maret lalu berkutat dengan APD level III sih tinggal senyum-senyum miris saja pake APD. Tapi buat pasien, hitung sendiri saja biaya yang dikeluarkan. Biaya ekstra untuk APD dan beban moril pasca-melahirkan karena tidak bisa rawat gabung dengan bayi sampai masa isolasi selesai.

Jangan seenaknya bilang biaya ditanggung negara. Lama-lama anggaran negara habis karena masalah ini, terus ribut negara resesi

Jadi, lihatlah rantai panjang penularan virus ini. Virus ini tidak kenal keluarga, sekandung maupun sedarah. Kontak erat, ya risiko penularan tinggi.

Tidak usah ribut-ribut teriak,”Kasihan tenaga kesehatan”, karena itu bagian dari konsekuensi pekerjaan. Tapi berpikirlah risiko untuk diri sendiri dan keluarga masing-masing.

Andaikata pembawa virus mengalami sakit ringan tapi keluarga yang ditularkan (suami atau istri, ayah atau ibu, anak-anak sendiri, saudara kandung, para sepupu dan keponakan) mengalami sakit yang berat dan meninggal, apakah Anda pembawa virus bisa membayangkan apa rasanya?

Menyesal? Sudah terlambat. Penyesalan selalu datang terlambat, karena kalau di awal namanya pendaftaran.

Bisa tidak, penyesalan diubah supaya tidak terlambat? Bisa! Lakukanlah pencegahan! Prinsip dasar mencegah penyakit, ya pencegahan.

Stop acara kumpul-kumpul. Meskipun yang hadir saudara kandung sendiri tapi bila tidak tinggal serumah, sebaiknya batalkan semua acara. Pada saat acara intim dengan keluarga, acara makan-makan, ngobrol, kita jadi lengah, masker dibuka, dan di situlah virus bisa berpindah dan menular ke keluarga kita.

Di sosmed juga sudah banyak yang pajang foto, jalan-jalan, makan bersama, acara pembukaan ini-itu, dan semua foto kebanyakan tanpa masker. Jujur, kalau sekarang rasanya mules lihat foto dengan kepala berdekatan tanpa masker. Jangan memberikan contoh yang tidak baik di sosmed karena banyak yang akan meniru karena merasa “si anu itu baik-baik saja”.

Gunakan masker dengan cara yang tepat dan waktu yang tepat. Pastikan hidung dan mulut tertutup. Jangan sampai hidung nongol di atas masker. Kalau punya hidung mancung, ya tetap kelihatan mancung meski pake masker. Jadi tidak usah takut kelihatan pesek. Kalau pesek, tetap rajinlah pakai masker karena selain bisa menutupi pesek, hidung juga nggak bakal tambah pesek kok.

Pakai masker bisa sesak nafas? Itu sih perasaan Anda saja. Sugesti karena tidak biasa. Kami di RS pakai masker dobel berjam jam, tetap otak bisa bekerja dengan baik mendiagnosis dan melakukan terapi.

Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun dengan cara dan teknik yang benar. Bila tidak ada air dan sabun, gunakan hand sanitizer dengan teknik yang benar juga. Jangan asal-asalan. Cuci tangan sebelum dan sesudah makan. Sebelum menyentuh area wajah, sesaat begitu pulang dari luar langsung cuci tangan dulu dan mandi.

Segera berobat ke rumah sakit bila merasakan gejala panas dan atau batuk, dan atau pilek, apalagi kalau sesak. Pasien kalau disuruh ke rumah sakit pada takut, takut ketularan. Kalau ke mall, ke cafe, nginap di hotel, tidak pada takut. Padahal di rumah sakit ada standar cara desinfeksi untuk mengatasi penularan penyakit infeksi oleh tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), yang tentunya hal ini tidak (atau belum tentu) dimiliki oleh pelayanan publik non-RS lainnya.

Tinggal di rumah saja. Tidak usah pakai alasan anak sudah bosan. Yang bosan itu anak, apa orang tua? Biasa pagi-pagi kirim anak ke sekolah atau TPA, sekarang seharian sambil WFH harus mendampingi anak. Adalah tugas dan kewajiban orang tua mendampingi anak, menikmati waktu heboh dan rusuh bersama anak 24 jam penuh di rumah. Kapan lagi bisa bekerja sambil mengasuh anak di rumah?

Berpikir positiflah bahwa ini berkah terselubung dari pandemi. Banyak waktu berkumpul bersama keluarga yang tinggal serumah, ( sekali lagi yang tidak tinggal serumah TIDAK USAH KUMPUL-KUMPUL memanfaatkan waktu ).

Berikut Ini Adalah Nama Dokter Yang Meninggal Terkait Dengan Covid 19

Sejak adanya Covid 19 mealanda dunia dunia dan pada akhirnya indonesia juga adalah salah satu negara yang menjadi korban dari covid 19 ini sudah banyak tenaga medes di indonesia yang meninggal dunia akibat ganasnya Covid 19. Terhitung sejak maret 2020 Dokter yang tercatat meninggal sebanyak 100 dokter dan tersebar di rumah sakit yang umumnya menangani virus corona ini.

Berikut Ini Adalah Nama Dokter Yang Meninggal Terkait Dengan Covid 19

INDONESIA MENGHENINGKAN CIPTA

Hari ini telah 100 orang dokter yg dilaporkan meninggal terkait Covid19:

1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar FK UGM)
2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (Guru Besar FKM UI/IDI Jakarta Timur)
3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (IDI Kota Bandung)
5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (IDI Jakarta Selatan)
6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (IDI Jakarta Timur)
9. dr. Ucok Martin Sp. P (IDI Medan)
10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (IDI Prabumulih)
11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)
12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS (IDI Jakarta Pusat)
13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)
14. Dr. Bernadette Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)
15. DR.Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) (IDI Jakarta Selatan)
16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangerang Selatan)
17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jakarta Selatan)
18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT (IDI Kab. Bekasi)
19. Dr. Naek L. Tobing, SpKJ (IDI Jakarta Selatan)
20. Dr. Karnely Herlena (IDI Depok)
21. Dr. Soekotjo Soerodiwirio SpRad (IDI Kota Bandung)
22. Dr. Sudadi, MKK, SpOK (IDI Jakarta Pusat)
23. Prof. Dr. H. Hasan Zain, Sp.P (IDI Banjarmasin)
24. Dr. Mikhael Robert Marampe (IDI Kab. Bekasi)
25. Dr. Berkatnu Indrawan Janguk (IDI Surabaya)
26. Dr. Irsan Nofi Hardi Nara Lubis, Sp.S (IDI Medan)
27. Dr. Boedhi Harsono (IDI Surabaya)
28. Dr. Soeharno (IDI Kediri)
29. Dr. Amir Hakim Siregar SpOG (IDI Batam)
30. Dr. Ignatius Tjahjadi SpPD (IDI Surabaya)
31. Dr. Esis Prasasti Inda Chaula, SpRad (IDI Tegal)
32. Dr. Hilmi Wahyudi (IDI Gresik)
33. DR. dr Heru Prasetya, SpB, SpU (IDI Banjarmasin)
34. dr. Miftah Fawzy Sarengat (PPDS FK Unair, RS Soetomo, IDI Balikpapan)
35. dr. Bendrong Moediarso, SpF, SH (IDI Surabaya)
36. dr. H. Dibyo Hardianto (IDI Bangkalan)
37. dr. Deny Dwi Yuniarto (IDI Sampang)
38. dr. Gatot Prasmono (IDI Sidoarjo)
39. dr. Sukarno (IDI Sidoarjo)
40. dr. Arief Basuki SpAn (IDI Surabaya)
41. dr. Herry Nawing SpA (IDI Makassar)
42. dr. Theodorus Singara SpKJ (IDI Makassar)
43. dr. Nyoman Sutedja, MPH (IDI Denpasar)
44. dr. Putri Wulan Sukmawati (PPDS Anak FK Unair/RS Soetomo Surabaya)
45. dr. Sang Aji Widi Aneswara (IDI Semarang)
46. dr. Elianna Widiastuti (IDI Semarang)
47. dr. Agus Pramono (IDI Sidoarjo)
48. dr Ane Roviana (IDI Jepara)
49. dr. Sovian Endi (IDI Grobogan)
50. dr. Pepriyanto Nugroho (IDI Blitar)
51. dr. Ahmadi NH, Sp.KJ (IDI Semarang)
52. dr. Zulkiflie Saleh (IDI Banjarmasin)
53. dr. Abdul Choliq (IDI Probolinggo)
54. Prof. dr. H. Mgs. Usman Said, SpOG (K) (IDI Palembang)
55. dr. H. Khiarul Saleh, SpPD (IDI Palembang)
56. dr. Anna Mari Ulina Bukit (IDI Medan)
57. dr Herwanto SpB (IDI Kisaran)
58. dr. Maya Norismal Pasaribu (IDI Labuhan Batu Utara)
59. dr. Budi Luhur (IDI Gresik)
60. dr. Deni Chrismono Raharjo (IDI Surabaya)
61. dr Arif Agoestono Hadi (IDI Lamongan)
62. dr. Djoko Wiyono (IDI Surabaya)
63. Prof. Dr. dr. Andi Arifuddin Djuanna, SpOG (K) (IDI Makassar)
64. dr. Aldreyn Asman Aboet, SpAN, KIC (IDI Medan)
65. dr. M. Fahmi Arfa’i (IDI Semarang)
66. dr. M. Ali Arifin (IDI Sidoarjo)
67. dr. M. Hatta Lubis, SpPD (IDI Padang Sidempuan)
68. dr. Elida Ilyas, SpKFR (K) (IDI Jakarta)
69. dr. I Wayan Westa, Sp.KJ (K) (IDI Denpasar)
70. dr. Sony Putrananda (IDI Blitar)
71. dr. H. Muhammad Arifin Sinaga, MAP (IDI Langkat)
72. dr. Andhika Kesuma Putra, Sp.P (K) (IDI Medan)
73. dr. Edi Suwasono (IDI Kota Malang)
74. dr. Ahmad Rasyidi Siregar, SpB (IDI Medan)
75. dr. HM Syamsu Rizal (IDI Natuna)
76. dr. Dennis (IDI Medan)
77. dr. Adnan Ibrahim, SpPD (IDI Makassar)
78. dr. I Nyoman Sueta (IDI Denpasar)
79. dr. Paulus Sp.PD (IDI Jakarta Pusat)
80. dr. Sulis Bayu Sentono, dr., M.Kes., Sp.OT (K) (IDI Surabaya)
81. Prof. Dr. dr. R. Mohammad Muljohadi Ali, Sp.FK (IDI Malang Raya)
82. dr. Hery Prasetyo (IDI Blora)
83. dr. Sriyono (IDI Balikpapan)
84. dr. Sabar Tuah Barus SpA (IDI Medan)
85. dr. John Edward Feridol Sipayung (IDI Siantar Simalungun)
86. dr. Ach. Chusnul Chuluq Ar, MPH (IDI Malang Raya)
87. dr. Fatoni (IDI Ogan Komuring Ulu)
88. dr. Asriningrum Sp.S (IDI Mataram)
89. dr. R. Nurul Jaqin SpB (IDI Yogyakarta)
90. dr. Donni (IDI Deli Serdang)
91. dr. Adi Rahmawan (IDI Depok)
92. dr. Riyanto SpOG (IDI Tuban)
93. dr. Muh. Rum Limpo SpB (IDI Selayar)
94. dr. Titus Taba SpTHT-KL (IDI Sorong)
95. dr. H. Edisyahputra Nasution (IDI Samarinda)
96. dr. I Made Widiartha Wisna (IDI Buleleng)
97. dr. Nastiti Noenoeng Rahajoe, SpA (K) (IDI Jakarta Pusat)
98. dr. Daud Ginting, SpPD (IDI Medan)
99. dr. Aris Sugiharjo, SpPD (IDI Banjarmasin)
100. dr. Edwin Marpaung, SpOT(K) (IDI Medan)

Sumber: dr. Susy Wihadi, Sp.A (RS Mitra Keluarga Depok)

Hati- Hati Dengan Penipuan Yang Mengaku Duda Mengaku Sebagai Anggota Polisi

Hati- Hati Dengan Penipuan Yang Mengaku Duda Mengaku Sebagai Anggota Polisi dan biasanya yang menjadi korban adalah para wanita karena penipu ini akan berpura- pura sebagai anggota polisi yang sudah menduda dan beranak 1 dan masih kecil dan dengan tipu dayanya seolah olah menjadi seorang ayah yang butuh pendaping. Dan ini menjadi peringatan bagi para wanita yang sudah cukup umur untuk menikah, tapi tetap melajang dengan berbagai alasan. Anda harus super ekstra hati- hati saat berkenalan atau mengenal laki- laki, sebab, kemungkinan ia adalah penipu yang akan menguras harta.

Banyak modus  yang dilakukan para penipu untuk mengerjain calon korbannya, untuk saat ini, saya akan mengulas MO penipu yang mengaku sebagai anggota polisi dan perkenalanya melalui FB. Seperti salah satu kisah berikut ini yang merupakan korban penipuan yang mengaku sebagai seorang anggota polisi yang bertugas di Polda riau. Singkat cerita seorang wanita yang sebagai korban ini berkenalan dengan seorang yang mengaku polisi dengan status duda dengan meiliki satu anak yang masih kecil. Dengan tipu dayanya si pelaku bercerita dan tentang kepribadianya sehingga calon korban merasa iba dan tertarik karena di samping Polisi tersebut menggunakan foto dengan berwajah genteng tapi juga tutur bahasanya yang lembut.

Bagaimana pelaku memoroti harta calon korbanya? Menurut penjelasan salah satu wanita yang menjadi korban polisi gadungan tersebut mulanya si korban di ajak pertemanan di dunia maya melalui akun palsu dengan nama Agus Gunawan dan bertugas di Polda Riau. Dengan dalih sedang mencari seorang pendamping si penipu dengan pintarnya membuat calon korban klepek- klepek sehingga si korban dengan gampangnya percaya dengan apa yang di katakan.

Berikut ini capture akun palsu yang mengaku sebagai anggota polisi Agus Gunawan

 

Titip Rindu Buat Ayah

Bagi anda yang ingin menyanyikan salah satu lagu hits ebiet g ade dengan judul titip rindu buat ayah yuk simak lagunya

Titip Rindu Buat Ayah

Ebiet G. Ade
 
Dimatamu masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan terpahat dikeningmu
Kau nampak tua dan lelah keringat mengucur deras
Namun kau tetap tabah hm
Meski nafasmu kadang tersengal
Memikul beban yang makin sarat
Kau tetap bertahan
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk hm
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia
Ayah dalam hening sepi kurindu
Untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak…
 

Resep Cara Membuat Sambal Bledak

Sambal bledak mungkin ada yang belum tau begitu sangat nikmat jika dimakan  dengan nasi timbel, lauk lauk  dan lalap mentah. Sambal ini sekilas sangat mirip dengan Sambal Ijo  dari daerah Padang karena warna hijaunya yang menggugah selera.

Resep Cara Membuat Sambal Bledak :

Bahan :

  • 70 gram cabai rawit hijau
  • 8 butir bawang merah
  • 2 cm kencur
  • 1/2 sendok teh garam
  • 3/4 sendok teh gula merah sisir
  • 3 buah tomat hijau

Cara Membuat Sambal Bledak :

  1. Ulek cabe rawit hijau, bawang merah jangan lupa di bersihkan dan di kupas terlebih dahulu, kencur, garam, gula merah, serta tomat hijau.
  2. Kemudaian sajikan sambel tersebut dengan nasi timbel, lauk, dan lalap mentah.

Sumber: Resepku.co

 

Copyright © 2026 enbigi.com