Asal-usul Pohon Beringin yang Dipindahkan ke Cilongok Tangerang Banten

Asal-usul Pohon Beringin yang Dipindahkan ke Cilongok Tangerang Banten

Asal muasal pohon beringin yang dipindahkan ke Cilongok berasal dari sebuah lahan di Jalan Raya Kukun Rajeg, Desa Mekar Sari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Pohon beringin tersebut sebelumnya tumbuh di kawasan Rajeg dan telah menjadi ikon dan peneduh alami yang dikenal masyarakat sekitar selama puluhan tahun. Pemindahan pohon beringin dilakukan karena adanya pembangunan jalan dan pelebaran kawasan di lokasi lama sehingga pohon tersebut diputuskan untuk dipindahkan ke Ponpes Al Istiqlaliyyah di Cilongok agar tetap bisa dinikmati masyarakat. Proses pemindahan ini berlangsung selama sepekan sejak 21 hingga 28 September 2025 dengan menggunakan alat berat dan melibatkan banyak pihak. Keberadaan pohon di lokasi baru diharap bisa menjadi ruang teduh sekaligus simbol pelestarian lingkungan dan mempererat tali silaturahmi di komunitas sekitar Ponpes Al Istiqlaliyyah Cilongok. Ada juga cerita unik saat proses pemindahan di mana crane yang mengangkat pohon berputar dua kali tanpa operator yang menyebabkan keheranan semua orang yang hadir.

Proses Pemindahan

  • Pemindahan pohon ini dilakukan atas permintaan dari pihak pesantren di Cilongok.

  • Pemilik pohon (atau bos yang memiliki lahan tempat pohon berdiri) memberi izin setelah dicari persetujuan terlebih dahulu. 

  • Waktu pemindahan berlangsung selama sepekan, yaitu dari 21 hingga 28 September 2025

  • Rencananya, dari 4 pohon beringin yang ada di lokasi asal, 3 pohon akan dipindah ke Ponpes tersebut. 

Kejadian Unik

Ada kejadian menarik saat saat crane yang mengangkat pohon beringin berputar dua kali tanpa operator.

Penjaga lahan, Hartono, menyebut bahwa sebelumnya pernah ada tawaran untuk menjual pohon itu agar ditanam di sebuah alun‑alun oleh pihak lain, tapi tawaran tersebut ditolak oleh pemilik pohon.

Meskipun sudah ada banyak informasi, ada beberapa hal yang belum jelas atau belum ditemukan sumbernya:

  1. Umur pohon — Banyak artikel yang menyebut pohon beringin sebagai pohon besar, tapi tidak ada catatan resmi berapa tahun pohon tersebut sudah tumbuh di lahan asal.

  2. Spesies pohon beringin — Belum ada konfirmasi ilmiah mengenai jenis pohon beringin (misalnya Ficus benjamina atau jenis lain).

  3. Alasan spesifik memilih pohon tersebut selain karena ukurannya besar dan layak dipindahkan sebagai pohon penghijauan / peneduh di Ponpes. Apakah ada nilai historis, kultural, simbolik khusus bagi pihak pesantren atau masyarakat sekitar?

  4. Cara pemindahan teknis — Rinciannya selain penggunaan crane (misalnya bagaimana pemotongan akar, persiapan media tanam di lokasi baru, perawatan pasca‑pemindahan) belum dijelaskan secara mendetail.

Pentingnya Pemindahan Pohon Besar

Secara umum, pemindahan pohon besar seperti pohon beringin bisa memiliki beberapa makna dan manfaat:

Menjaga pepohonan besar agar tetap menjadi bagian dari lingkungan binaan (seperti di lingkungan pesantren), bukan ditebang atau hilang begitu saja. Mempertahankan manfaat ekologis: pohon beringin memberikan naungan, menyerap karbon, membantu kestabilan tanah, dan menjadi habitat bagi makhluk hidup lokal. Nilai simbolik dan budaya, terutama di banyak daerah di Jawa/Banten, pohon beringin sering dianggap punya makna perlindungan, tempat pertemuan, atau sejarah lokal.(enbigi/echoe)

 

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © 2026 enbigi.com