Hasil Perolehan Medali Cabor Taekwondo Popkot 1 Tangerang Desember 2025

Pekan Olahraga Kota (Popkot) Tangerang I – 2025
8–11 Desember 2025

Cabang olahraga Taekwondo menjadi salah satu pertandingan yang paling kompetitif dalam gelaran Pekan Olahraga Kota (Popkot) Tangerang I–2025. Digelar pada 8 hingga 11 Desember 2025, para atlet dari berbagai kecamatan di Kota Tangerang beradu teknik, kecepatan, dan strategi untuk meraih medali terbaik bagi wilayahnya masing-masing.

Dari hasil resmi klasemen perolehan medali cabang Taekwondo, tercatat 8 kecamatan berhasil membawa pulang medali dengan total 30 medali terdiri dari 10 emas, 10 perak, dan 10 perunggu.

Klasemen Perolehan Medali Taekwondo Popkot Tangerang 2025

1. Kecamatan Tangerang – Juara Umum Taekwondo 2025

Kecamatan Tangerang tampil dominan dengan raihan 4 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu (total 7 medali). Prestasi ini mengukuhkan mereka sebagai penguasa podium untuk cabor Taekwondo tahun ini.

2. Kecamatan Karawaci

Karawaci juga menunjukkan performa kuat dengan total 7 medali, yaitu 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Hanya terpaut jumlah emas dari Kecamatan Tangerang, Karawaci menempati posisi kedua klasemen.

3. Kecamatan Periuk

Periuk menempati posisi ketiga dengan total 3 medali: 2 emas, 0 perak, dan 1 perunggu. Meskipun total medali tidak banyak, dua emas membuat Periuk masuk dalam jajaran tiga besar.

4. Kecamatan Cibodas

Dengan raihan 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu (total 5 medali), Cibodas menjadi kecamatan dengan jumlah perak terbanyak di antara peserta lainnya.

5. Kecamatan Pinang

Pinang meraih 2 medali berupa 0 emas, 2 perak, dan 0 perunggu, menempatkannya pada posisi kelima.

6. Kecamatan Cipondoh

Cipondoh mengumpulkan 3 medali, masing-masing 0 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

7. Kecamatan Larangan

Larangan berhasil membawa pulang 2 medali perunggu, tanpa emas atau perak.

8. Kecamatan Neglasari

Neglasari meraih 1 medali perunggu dan menduduki peringkat kedelapan.

📊 Tabel Perolehan Medali Taekwondo Popkot Tangerang 2025

No Kecamatan Emas Perak Perunggu Total
1 Tangerang 4 2 1 7
2 Karawaci 3 2 2 7
3 Periuk 2 0 1 3
4 Cibodas 1 3 1 5
5 Pinang 0 2 0 2
6 Cipondoh 0 1 2 3
7 Larangan 0 0 2 2
8 Neglasari 0 0 1 1
Total Keseluruhan 10 10 10 30

 

Cabang olahraga Taekwondo dalam Popkot Tangerang I–2025 berlangsung dengan sangat kompetitif.
Kecamatan Tangerang tampil sebagai juara umum, disusul ketat oleh Karawaci dan Periuk. Distribusi medali yang seimbang — 10 emas, 10 perak, dan 10 perunggu — menunjukkan tingginya tingkat persaingan antar kecamatan.

Prestasi pada tahun ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para atlet pelajar yang akan melanjutkan perjuangan mereka pada ajang tingkat Selanjutnya.(enbigi/echoe)

 

Sebanyak 1207 Taekwondoin Ikuti UKT Kota Tangsel, 23 November 2025

Ribuan Taekwondoin Ikuti UKT Kota Tangsel, 23 November 2025

Tangerang Selatan, 23 November 2025 — Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Tangerang Selatan digelar di Plaza Rakyat, Balai Kota Tangsel pada hari Minggu, dengan jumlah peserta yang mencapai 1.270 taekwondoin

Tujuan dan Makna UKT

UKT dalam konteks taekwondo adalah evaluasi rutin untuk menguji kemampuan atlet dalam naik sabuk (geup), mulai dari teknik dasar seperti tendangan, pukulan, tangkisan, hingga aspek karakter seperti disiplin dan mental.

Ketua TI Kota Tangsel, Bambang Noertjaho (Bambang Apul), menyampaikan bahwa UKT bukan sekadar formalitas, melainkan merupakan wujud nyata komitmen organisasi untuk pembinaan atlet secara sistematis, menjaga keseragaman pola latihan di antara klub-klub di Tangsel, dan menciptakan soliditas di antara taekwondoin dan pelatih. 

Pembinaan Klub dan Prestasi

Dalam paparannya, Bambang juga menyebutkan bahwa di bawah naungan TI Tangsel terdapat 52 klub yang aktif berlatih.Sejak tahun 2024, Tangsel telah mengoperasikan Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) untuk pembinaan jangka panjang atlet cadet, junior, hingga senior.

Pembinaan tersebut sudah menunjukkan hasil. Menurut Bambang, ada tiga atlet binaan TI Tangsel yang berhasil meraih medali di Popnas XVII Jakarta (Prestasi: 1 emas, 2 perak) — bukti bahwa program pembinaan di Tangsel mulai membuahkan prestasi.

Data Prestasi dan Pembinaan Atlet

  • Sejak 2024, Tangsel sudah mengoperasikan Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) untuk pembinaan atlet muda (cadet, junior) hingga senior. Dalam UKT kali ini, Bambang Noertjahjo menyebut bahwa setidaknya ada 52 atlet binaan di Puslatcab.

  • Dalam kompetisi prestasi, atlet Tangsel sudah menunjukkan hasil: menurut Bambang (ketua TI Tangsel), 3 atlet binaan Tangsel berhasil meraih medali di Popnas XVII (Jakarta) — yaitu 1 emas dan 2 perak — sebagai bukti bahwa pola pembinaan mulai membuahkan hasil.

  • Contoh prestasi terbaru dari atlet muda Tangsel: siswi MTsN 1 Tangsel, Aysha Arsyivania Avariella, memenangkan emas di ajang MBW International Taekwondo Championship 2025 di Malaysia.

Nilai Karakter dan Mental

Salah satu poin yang ditekankan oleh Bambang adalah pentingnya nilai karakter dalam taekwondo. UKT dianggap sebagai sarana membangun lebih dari sekadar kemampuan fisik: “UKT ini menjadi dorongan besar bagi anak-anak kita agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, disiplin, mental dan berprestasi.”

Ia juga menekankan bahwa atlet tidak hanya diuji dari teknik, tetapi juga dari perilaku. Pesan khusus disampaikan agar para taekwondoin bersikap positif, tidak agresif atau menggunakan taekwondo untuk hal negatif, dan tetap mencerminkan nilai-nilai kehormatan sebagai atlet.

Strategi Organisasi

Menurut Bambang, UKT gabungan (yaitu ujian yang melibatkan banyak klub sekaligus) adalah bagian dari pola kerja Pengurus Kota (Pengkot) TI Tangsel untuk menyelaraskan pola pembinaan. Dengan menyelenggarakan UKT secara terpusat, TI Tangsel berharap dapat “menyeragamkan standar teknik dan kualitas” di seluruh klub.

Hal ini juga bertujuan agar Tangsel bisa menjadi barometer pembinaan taekwondo di tingkat provinsi Banten.

Bambang menyampaikan optimisme bahwa melalui UKT yang rutin dan terstruktur, talenta-talenta taekwondo dari Tangsel akan semakin berkembang, tidak hanya sebagai atlet dengan teknik yang mumpuni, tetapi juga sebagai pribadi yang berkarakter.

Ia berharap bahwa para atlet muda yang saat ini naik sabuk akan terus bermimpi besar: tidak hanya sebagai juara lokal, tetapi bisa mengharumkan nama Kota Tangsel di ajang provinsi, nasional, bahkan internasional.

 

Kejuaraan Internasional Taekwondo Panglima TNI Cup 2025

Kejuaraan Internasional Taekwondo Panglima TNI Cup 2025 adalah kompetisi taekwondo internasional yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kejuaraan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 September 2025, di Gelanggang Olahraga A. Yani, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta.

Kejuaraan diikuti oleh 1.528 peserta dari 11 negara, yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Filipina, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Myanmar, Thailand, Timor Leste, Singapura, dan Vietnam. Para peserta bertanding dalam tiga kategori: kyorugi (sparing), poomsae (jurus), dan gaya bebas, dengan peserta berusia antara 6 hingga 30 tahun dalam kategori pra-cadet, cadet, junior, dan senior. Turnamen ini sukses diselenggarakan dengan tertib dan aman.

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon secara resmi menutup turnamen taekwondo internasional, Minggu (28/9/2025) malam.

Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan kontingen dari sejumlah negara yang hadir mengikuti turnamen taekwondo internasional Panglima TNI Cup 2025. Dia juga berharap atlet Indonesia dapat pengalaman berharga bertanding dengan sejumlah atlet dari luar negeri.

“Kami berikan penghargaan tinggi kepada atlet, pelatih, dan ofisial yang telah menunjukkan semangat juang dan sportivitas selama turnamen. Bukan hanya prestasi yang dicapai, juga terjalin kebersamaan keluarga besar taekwondo Indonesia dan internasional,” katanya.

Penutupan ditandai dengan pemberiaan penghargaan dan hadiah kepada atlet terbaik dan juara umum dalam turnamen Panglima TNI Cup 2025. Berikut daftar atlet terbaik dan juara umum Turnamen Panglima TNI Cup 2025:

Atlet Terbaik kategori cadet, junior, dan senior.

  • Cadet Putra: Teungku Karib Kamsyah (FI Fighter One Taekwondo Academy)
  • Cadet Putri: Balqis Nur Afiati (Pengprov TI Jawa Tengah)
  • Junior Putra: Arsyad Kaisar Hakam (Pengprov TI Jawa Tengah)
  • Junior Putri: Desak Made Rayina (SPOBDA Kaltim)
  • Senior Putra: Faiq Muqhri Syakir (Koryo Taekwondo Malaysia)
  • Senior Putri: Jihan Luthfi Angeli (Garbha Presisi Polri)

Juara Umum All Kategori

  • Juara 1: Garbha Presisi Polri (8 Emas, 7 Perak, 8 Perunggu)
  • Juara 2: DKI Jakarta Team (8 Emas, 5 Perak, 10 Perunggu)
  • Juara 3: Vietnam (8 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu

Juara Umum kategori Profesional Children

  • Juara 1: DKI Jakarta Team (4 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu)
  • Juara 2: Tim Kabupaten Semarang ((2 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu)
  • Juara 3: Daegu Jimyo Korea Selatan (2 Emas, – , 1 Perunggu)

Juara Umum Profesional Cadet

  • Juara 1: DKI Jakarta Team (3 Emas, 3 Perak, 2 Perunggu)
  • Juara 2: BTJ Bogor (3 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu)
  • Juara 3: Pengprov TI Jawa Tengah (3 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu)

Juara Umum Profesional Junior

  • Juara 1: Vietnam Team (8 emas, 1 Perak, 1 Perunggu)
  • Juara 2: Pengprov TI Jawa Tengah (4 Emas, 6 Perak, 5 Perunggu)
  • Juara 3: Koryo Taekwondo Malaysia (2 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu)

Juara Umum Profesional Senior

  • Juara 1: Garbha Presisi Polri (6 Emas, 6 Perak, 5 Perunggu)
  • Juara 2: Jawa Barat (4 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu)
  • Juara 3: Kota Bekasi (2 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu)

 

Ujian Kenaikan DAN Taekwondo Banten 13-14 September 2025

Ujian Kenaikan DAN Taekwondo Banten 13-14 September 2025

 

Selama 2 hari, yaitu tanggal 13-14 September 2025, Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Banten menyelenggarakan Ujian Kenaikan Sabuk Hitam (Dan / Black Belt) sebagai bagian dari komitmen pengembangan kualitas atlet dan Pelatih taekwondo di wilayah Banten. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin setiap tahun dan di ikuti oleh 163 peserta dari pengcab dan pengkot Banten, hal ini menjadi peristiwa penting karena sabuk hitam bukan hanya simbol teknik yang tinggi, tetapi juga dedikasi, kedisiplinan, dan pemahaman mendalam dalam seni bela diri taekwondo.

Kenaikan sabuk hitam (Dan) merupakan tahap lanjut setelah beberapa tingkat sabuk warna (Geup) dan hanya dapat diikuti oleh praktisi yang telah memenuhi persyaratan teknis, fisik, mental, dan administratif sesuai standar organisasi Taekwondo Indonesia dan internasional. Tujuan utamanya selain meningkatkan level kemampuan teknik, juga memperkuat pemahaman filosofi taekwondo dan peran sabuk hitam sebagai pemimpin dalam komunitas pelatih dan atlet. Pelaksanaan ujian kenaikan tingkat ini di Gor Patriot Serang Banten. Penguji dalan UKT Dan ini berasal dari PBTI Pusat dari bidang ujian kenaikan Tingkat Yaitu Master Joni Fernando Dan PBTI Banten Master Sri Budoyo.

Menurut salah satu penguji Master Sribudoyo atau yang sering di panggil master sby ujian kali ini mengikuti sistem terbaru dan lebih mudah dari ujian sebelumny.

“Sistem ujian kali ini menggunakan sistem terbaru sehingga memudahkan para peserta disamping itu karena persiapan sebelum ujian sudah matang sehingga tidak ada yg Ujian ulang”ujarnya.

Materi Ujian

Ujian untuk kenaikan sabuk hitam mencakup beberapa aspek, antara lain:

  1. Tecnich jurus dan Pomsae

    • Gerakan poomsae atau forms lanjutan dengan ketepatan, tempo, serta keserasian.

    • Teknik tendangan, pukulan, blocking yang lebih kompleks, termasuk berbagai variasi footwork dan kombinasi.

  2. Kyorugi (Sparring Kompetitif)

    • Pertarungan terkontrol, mungkin semi-kompetitif atau full-contact tergantung regulasi.

    • Penilaian pada kontrol, kecepatan, strategi, pertahanan dan serangan, serta keselamatan.

  3. Pemecahan Papan (Kyukpa) / Breaking

    • Jika standar penguji menghendaki: memecahkan papan dengan teknik tendangan atau tangan sebagai demonstrasi kekuatan, presisi, dan kepercayaan diri.

  4. Etika & Filosofi Taekwondo

    • Penguasaan aturan, prinsip taekwondo seperti Courtesy (sopan santun), Integrity (integritas), Perseverance (ketekunan), Self-Control (pengendalian diri), dan Indomitable Spirit (jiwa pantang menyerah).

    • Disiplin dan sikap terhadap pelatih, sesama atlet, dan komunitas.

  5. Tes Fisik & Kebugaran

    • Stamina, fleksibilitas, keseimbangan, kekuatan; mungkin melalui tes push-up, sit-up, lompatan, atau latihan interval.

Persiapan & Syarat Peserta

Beberapa persyaratan umum yang biasanya diberlakukan dalam ujian sabuk hitam:

  • Telah lulus geup 1 atau sabuk merah strip 2 untuk ke Dan 1 dan untuk ke Dan 2 harus memiliki sertifikat Dan 1 Kukiwon dan seterusnya

  • Administrasi terpenuhi: pendaftaran resmi, biaya ujian, seragam / dobok lengkap, sabuk warna sebelumnya dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Dngan adanya Kegiatan ujian ini membawa sejumlah manfaat bagi peserta dan organisasi:

  • Pengakuan Resmi atas kemampuan teknik tinggi dan standar yang dicapai.

  • Kepemimpinan: Sabuk hitam biasanya juga menuntut peserta menjadi contoh dalam klub, membantu pelatihan junior, dan mempromosikan etika.

  • Motivasi Latihan yang lebih tinggi, karena tantangan ujian sabuk hitam seringkali menjadi target prestisius.

  • Peningkatan Kualitas Taekwondo di Banten, karena standar kualitas dinaikkan, pelatih dan penguji harus lebih siap pula.

Dari Hasil Ujian ini di harapkan

    • Banyak peserta yang lulus secara objektif, dengan standar yang adil dan transparan.

    • Klub-klub di Banten memperkuat pendampingan latihan dan peningkatan mutu instruktur agar peserta siap secara maksimal.

    • Acara seperti ini menjadi batu loncatan bagi atlet Banten untuk tampil di tingkat nasional atau internasional.

  • Tantangan:

    • Fasilitas latihan kadang terbatas di beberapa daerah; instruktur atau dojo yang punya standar tinggi tidak selalu tersebar merata.

    • Biaya dan akses transportasi bisa menjadi hambatan bagi praktisi dari daerah jauh.

    • Tekanan mental yang tinggi; kesiapan mental penting agar tidak mudah gugur karena nervous atau kurang pengalaman tampil.

    • Konsistensi pengujian — penguji harus objektif dan terstandarisasi supaya nilai ujian sabuk hitam punya kredibilitas.

Ujian Kenaikan Sabuk Hitam Taekwondo Banten pada 13-14 September 2025 akan menjadi momentum penting, bukan hanya bagi atlet yang akan menggapai sabuk hitam, tetapi juga bagi komunitas Taekwondo di Banten secara keseluruhan. Melalui persiapan yang matang, pelaksanaan yang adil, dan fokus pada aspek teknik dan karakter, acara ini berharap bisa menghasilkan generasi taekwondoin yang tidak hanya terampil, tetapi juga berkarakter dan siap melangkah ke level yang lebih tinggi.(enbigi/echoe)

 

Latihan Persiapan UKT Bersama Master Joni Vernando di GOR Kitri Bhakti, Kabupaten Tangerang – 2025

 

Tangerang –6 September 2025 Dalam rangka persiapan menyongsong Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), yang akan di laksanakan tgl 14 September 2025 pengurus propinsi taekwondo Indonesia Banten, Kabupaten Tangerang menyelenggarakan latihan bersama intensif bersama Master Joni Vernando Dan 7 Kukiwon, Penguji Nasional yang diutus oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Kegiatan ini berlangsung di GOR Kitri Bhakti, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini dalam rangka meneruskan tradisi pembinaan berkualitas yang sarat semangat, disiplin, dan prestasi.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari jajaran pengurus Taekwondo Provinsi Banten. Hadir dalam kesempatan tersebut SBMnim Viva Jabreno, selaku pengurus provinsi yang turut memberikan semangat dan arahan kepada seluruh peserta.

Tujuan Kegiatan

  • Memantapkan kemampuan teknis peserta untuk menghadapi berbagai aspek ujian—mulai dari jurus (poomsae), sparring, hingga penguatan mental dan kepercayaan diri.

  • Memberikan evaluasi langsung dan arahan personal dari Master Joni Vernando agar tiap taekwondoin siap tampil maksimal saat UKT.

  • Memperkuat rasa kedisiplinan, sportivitas, dan etika Taekwondo Indonesia, sesuai AD/ART dan janji taekwondo nasional.

Master Joni Vernando adalah salah satu penguji nasional Kukkiwon yang diutus PBTI dalam berbagai kegiatan UKT, seperti yang pernah diselenggarakan di Bali (dengan total 213 peserta). Kehadiran beliau di Kabupaten Tangerang menghadirkan pengalaman tingkat tinggi serta kepercayaan tambahan bagi peserta lokal dalam menghadapi UKT 2025.

Berikut Rundown Latber

Nilai Manfaat bagi Peserta

  • Kesiapan menyeluruh—dari teknik hingga mental.

  • Feedback personal langsung, mempercepat perbaikan dan adaptasi.

  • Peningkatan kualitas pembinaan, mencetak taekwondoin yang siap prestasi dan berkarakter.

Latihan bersama juga di hadiri oleh beberapa pelatih dari sabuk hitam yang tidak mengikuti ujian karena ada beberapa tehnik baru yang nantinya akan menjadi materi yang akan di ujikan di ujian dan periode berikutnya. Master Joni Vernando di GOR Kitri Bhakti merupakan langkah strategis dalam mencetak taekwondoin Kabupaten Tangerang yang tidak hanya siap naik sabuk, tetapi juga tangguh secara mental dan teknis. Semoga semua peserta dapat meraih hasil terbaik pada UKT Dan 2025 dan terus berkarya serta berprestasi.

Dalam penutup kegiatan, Master Joni Vernando menekankan pentingnya latihan yang konsisten dan semangat taekwondoin sejati. Sabeum nim Viva Jabreno juga memberikan pesan agar para peserta terus menjaga integritas, hormat, dan semangat pantang menyerah dalam setiap proses latihan dan ujian.

Kegiatan latihan bersama ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membina generasi taekwondoin yang berkarakter, berprestasi, dan bermental juara.(enbigi/Echoe)

 

Latihan Bersama dan Penyeragaman Teknik Taekwondo Sabuk Hitam Kota Tangerang

Persiapan Menuju Ujian Kenaikan Tingkat Dan
Tangerang, 2 September 2025

Dalam rangka pembinaan lanjutan dan peningkatan kualitas atlet serta pelatih tingkat sabuk hitam, Pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Kota Tangerang sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Bersama dan Penyeragaman Teknik Sabuk Hitam pada hari Selasa, 2 September 2025, bertempat di GOR Neglasari Kota Tangerang.

Kegiatan ini diikuti oleh  35 taekwondoin sabuk hitam yang hadir dari berbagai Club se-Kota Tangerang, dengan tujuan utama untuk menyamakan persepsi teknik, meningkatkan kualitas materi ujian, serta mempersiapkan peserta dalam menghadapi Ujian Kenaikan Tingkat Dan  yang akan datang.

Tujuan Kegiatan

Beberapa sasaran utama dari kegiatan ini adalah:

  • Menyeragamkan teknik dasar dan lanjutan sesuai dengan standar Kukkiwon dan PBTI

  • Meningkatkan kesiapan peserta dari aspek teknis, fisik, dan mental menjelang ujian Dan.

  • Memperkuat peran sabuk hitam sebagai teladan dan ujung tombak dalam pembinaan taekwondo di dojang masing-masing.

  • Membangun semangat kebersamaan dan etika disiplin antar taekwondoin sabuk hitam se-Kota Tangerang.

Rangkaian Materi Latihan

Kegiatan dimulai pukul 19.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 21.00 wib, dengan pembagian materi sebagai berikut:

1. Penyeragaman Teknik Dasar dan Kuda-kuda

Peserta diajak untuk menyelaraskan teknik dasar (seperti Ap Chagi, Dollyo Chagi, Yop Chagi) serta kuda-kuda (Ap Kubi, Juchum Seogi, Dwit Kubi), sesuai dengan kaidah pelatihan yang benar dan efektif.

2. Poomsae (Jurus)

Penekanan pada penyamaan gerakan dan ritme Poomsae tingkat tinggi seperti Koryo, Keumgang, dan Taebaek. Pelatih senior memberikan koreksi detail demi membentuk kualitas Poomsae yang presisi dan seragam.

4. Hosinsul (Bela Diri)

Peserta dipersiapkan untuk menampilkan variasi teknik pertahanan diri terhadap serangan nyata, termasuk skenario tangan kosong dan senjata tumpul, sesuai tuntutan ujian tingkat Dan.

 

Pembinaan dan Evaluasi Langsung oleh Sabum Senior

Kegiatan ini dipandu oleh para Sabumnim Angga  dan Pelatih kepala Master Sribudoyo  Dalam sesi evaluasi akhir, para peserta diberikan umpan balik langsung mengenai kekurangan yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi ujian.

Menuju Ujian Kenaikan Tingkat Dan

Ujian Kenaikan Tingkat Dan dijadwalkan akan dilaksanakan pada [tanggal rencana ujian, misalnya: akhir 14 September 2025, dengan penguji dari Kukkiwon dan Pengprov TI Banten. Seluruh peserta diharapkan mengikuti latihan lanjutan dan melengkapi berkas administrasi sesuai persyaratan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya siap menghadapi ujian Dan, tetapi juga mampu membawa semangat pembinaan ke tingkat yang lebih tinggi. Penyeragaman teknik menjadi fondasi penting untuk menjaga mutu taekwondo di Kota Tangerang, sekaligus memperkuat sinergi antar dojang dan pelatih di wilayah tersebut.

Dengan semangat “Taekwondo untuk Disiplin, Hormat, dan Prestasi”, latihan bersama ini menjadi langkah nyata menuju kualitas dan profesionalisme yang lebih tinggi bagi para pemegang sabuk hitam di Kota Tangerang.(enbigi/echoe)

 

Rehan, Pelajar SMPN 9 Kota Tangerang Raih Medali Emas di Kejuaraan Taekwondo Dispora Beraksi 2025 Kategori Semi Prestasi

 

Tangerang, Agustus 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar dari Kota Tangerang. Rehan, siswa kelas VIII di SMPN 9 Kota Tangerang, sukses meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Taekwondo Dispora Beraksi 2025, yang digelar di Kota Tangerang pada bulan Agustus lalu. Ia turun di kategori Semi Prestasi dan berhasil mengungguli sejumlah lawan dari berbagai sekolah dan klub taekwondo se-Tangerang.

Kejuaraan yang diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang ini menjadi panggung Kedua Rehan dalam dunia kompetisi taekwondo. Meskipun baru Kedua kali mengikuti kejuaraan resmi, Rehan menunjukkan performa luar biasa di atas matras.

Dengan semangat juang tinggi dan teknik yang telah diasah selama berbulan-bulan latihan, Rehan berhasil menaklukkan lawan-lawannya satu per satu hingga mencapai partai final. Di babak penentuan, Rehan tampil tenang dan taktis, hingga akhirnya dinyatakan sebagai juara dan menyabet medali emas.

“Awalnya saya sangat gugup karena ini kejuaraan kedua saya. Tapi saya ingat pesan pelatih yang juga merupakan kakak saya untuk tetap fokus dan percaya diri. Alhamdulillah, bisa memberikan yang terbaik,” ujar Rehan dengan senyum bangga.

Kategori Semi Prestasi adalah kategori yang ditujukan bagi atlet pemula atau yang sedang dalam tahap pengembangan menuju tingkat prestasi. Kemenangan Rehan di kategori ini menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di dunia taekwondo.

Orang tua Rehan yg juga seorang pelatih Taekwondo turut memberikan apresiasi. “Rehan adalah anak yang tekun, disiplin, dan selalu mau belajar. Medali emas ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasinya selama latihan,” katanya.

Keberhasilan Rehan dalam kejuaraan ini diharapkan bisa menjadi titik awal dari perjalanan panjangnya di dunia olahraga, khususnya taekwondo. Ia bertekad untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan suatu hari bisa mewakili Kota Tangerang, bahkan Indonesia, di tingkat nasional maupun internasional.(enbigi/Echoe)

 

Kabupaten Tangerang Laksanakan Ujian Kenaikan Tingkat Periode 2 Tahun 2025

 

Tangerang – 24 Agustus 2025. 1000 taekwondoin dari berbagai klub di bawah naungan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia Kabupaten Tangerang mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Periode 2 Tahun 2025, yang digelar di GOR Kitri Bhakti, Curug, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Pengkab TI Kabupaten Tangerang untuk menilai dan meningkatkan kemampuan para atlet dari tingkat sabuk putih hingga sabuk merah. Para peserta berasal dari lebih dari 30 dojang yang tersebar di wilayah Kabupaten Tangerang.

Meningkatkan Kualitas dan Disiplin Taekwondoin

Ketua Panitia UKT Periode 2/2025, Sbmnim Tarkim, menjelaskan bahwa UKT kali ini tidak hanya menilai aspek teknik seperti tendangan, jurus (poomsae), dan sparring (kyorugi), tetapi juga menekankan nilai-nilai kedisiplinan, semangat, serta sportivitas dalam bela diri taekwondo.

“Ujian ini bukan sekadar penilaian fisik, tetapi juga pembentukan mental, karakter, dan jiwa sportivitas para atlet muda. Mereka diajarkan untuk menghargai proses dan menjunjung tinggi nilai-nilai taekwondo,” ujarnya.

Dihadiri Tokoh-Tokoh Penting


UKT ini juga dihadiri oleh Ketua Umum PBTI Kab, Tangerang, Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Master dan Instruktur Sabuk Hitam dari Pengprov TI Banten. Ujian dilaksanakan selama satu hari penuh, dengan pengujian yang dibagi berdasarkan tingkatan sabuk.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat melahirkan atlet-atlet taekwondo yang tidak hanya unggul secara teknik, tapi juga memiliki integritas dan semangat juang tinggi,” ujar Sbmnim Rohman , Ketua Umum Pengkab TI Kabupaten Tangerang.

Dukungan Orang Tua dan Antusiasme Peserta

Kegiatan UKT ini turut mendapat dukungan penuh dari para orang tua dan wali murid yang hadir untuk menyemangati anak-anak mereka. Terlihat antusiasme dan semangat tinggi dari para peserta yang telah berlatih selama berbulan-bulan demi mencapai tingkatan berikutnya.

Harapan ke Depan

Dengan terselenggaranya UKT ini, Pengkab TI Kabupaten Tangerang berharap dapat terus membina atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat mewakili kabupaten, provinsi, bahkan nasional dalam berbagai kejuaraan taekwondo.

Pekan Olahraga Antar Pegawai (POR) Kabupaten Tangerang 2025

 

  • POR digelar pada 11–15 Agustus 2025. Acara pembukaan berlangsung bersamaan dengan apel pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, dipimpin langsung oleh Bupati Moch. Maesyal Rasyid.

Cabang Olahraga

Acara ini melombakan lima cabang olahraga:

  1. Sepak bola

  2. Tenis meja

  3. Tenis lapangan

  4. Bulu tangkis

  5. Catur
    Semua cabang dipertandingkan oleh perwakilan ASN dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Tangerang.

Pesan & Makna

Bupati Maesyal menyoroti bahwa POR bukan sekadar kompetisi, melainkan agenda untuk:

  • Menjunjung sportivitas

  • Mempererat kebersamaan antar OPD

  • Membentuk karakter ASN yang sehat, tangguh, dan berjiwa juang

  • Meningkatkan kinerja pelayanan publik
    Pihak pimpinan OPD juga diharapkan hadir dan menjadi teladan semangat kerja sama

Apresiasi atas Catur

Cabang catur mendapat perhatian khusus saat Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, hadir untuk menyaksikan dan memberikan apresiasi. Ia menekankan filosofi permainan catur—mengajarkan strategi, kepemimpinan, kerja sama, fokus, dan peran setiap elemen yang saling berdampak.
Selain itu, Kepala Disporabudpar Kab. Tangerang, Ratih Rahmawati, menyampaikan bahwa minat peserta catur sangat tinggi.

Aspek Detail
Tanggal 11–15 Agustus 2025
Pembukaan Oleh Bupati Maesyal Rasyid, di Puspemkab Tangerang
Cabang Olahraga Sepak bola, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, catur
Peserta ASN dari seluruh OPD Kabupaten Tangerang
Tujuan Utama Sportivitas, kebersamaan, karakter ASN, pelayanan publik
Catur & Wakil Gubernur Cabor catur mendapat apresiasi khusus dari Wagub Banten, filosofi strategi

Pekan Olahraga Antar Pegawai Kabupaten Tangerang 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas antar ASN, membangun karakter yang berkualitas, serta meningkatkan semangat kerja bersama. Cabor catur bahkan mendapat sorotan lebih karena filosofinya yang dianggap sangat relevan dengan kepemimpinan dan dinamika pemerintahan.

Tempat latihan Taekwondo Di Balaraja, Kabupaten Tangerang Banten

Berikut info tempat latihan Taekwondo di Balaraja, Kabupaten Tangerang yang bisa kamu pertimbangkan:

🥋 Taekwondo Garuda Club — Balaraja Center

  • Alamat: Jl. Raya Serang Km. 24, dekat Lampu Merah Balaraja atau pintu Tol Balaraja Barat, dalam kompleks pertokoan/perkantoran, tidak jauh dari GOR Saga dan SMAN 19 Balaraja (enbigi.com).

  • Sejarah & Reputasi: Beroperasi sejak 2012, sudah melahirkan taekwondoin berprestasi tingkat daerah hingga nasional (enbigi.com).

  • Kontak: Sabeum Eko — HP/WA: 0812‑8245‑7915 (selalu aktif) (enbigi.com).

Materi Latihan:

  • Poomse (jurus dan form teknik),

  • Kyorugi (pertarungan olahraga / sparring),

  • Kyukpa (pemecahan benda keras: papan, batu bata, dll),

  • Hosinsul (teknik pertahanan diri) (enbigi.com).

Target Peserta:

  • Murid baru maupun yang pindah cabang,

  • Semua umur — anak dan dewasa,

  • Fokus ke kebugaran, disiplin, dan prestasi.

✍️ Cara Bergabung & Tips Awal

  1. Hubungi dulu via WA untuk menanyakan jadwal latihan untuk pemula, biaya, dan kelas anak/dewasa.

  2. Coba sesi percobaan sebelum mendaftar—banyak dojo menyediakan satu kali free trial.

  3. Tanyakan jadwal latihan reguler, biasanya di sore (weekday) atau pagi/weekend.

  4. Perhatikan peralatan yang perlu dibawa seperti dobok (baju taekwondo), sabuk, pelindung, dan lainnya.

✅ Ringkasan Tempat Latihan

Kategori Informasi
Nama Klub Taekwondo Garuda Club Balaraja Center
Lokasi Jl. Raya Serang Km 24, sekitar Balaraja
Kontak Sabeum Eko — HP/WA: 0812‑8245‑7915
Materi Latihan Poomse, Kyorugi, Kyukpa, Hosinsul
Pendaftaran Terima baru & murid pindahan
Cocok untuk Anak-anak, dewasa, serius untuk sport/defense

 

Copyright © 2026 enbigi.com