Sholat tahajud merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Karena, Sholat Tahajud tersebut mengandung banyak sekali keutamaan.
Dalam Tafsir Al Mishbah susunan M Quraish Shihab, Al-Biqa’i mengartikan tahajud sebagai meninggalkan tidur dan menunaikan sholat. Rasulullah SAW pernah bersabda mengenai keutamaan sholat tahajud dalam hadits riwayat Tirmidzi dan Ahmad.
“Kerjakanlah sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan orang-orang soleh sebelum kalian, juga sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah Tuhan kalian, sebagai penebus dosa, mencegah dosa, dan juga dapat menghindarkan penyakit dari tubuh.” (HR Imam Tirmidzi & Ahmad)
Lalu kapan waktu terbaik mengerjakan sholat tahajud?
Waktu Terbaik Mengerjakan Sholat Tahajud
Sholat tahajud umumnya dilaksanakan pada malam hari dan sering disebut sebagai sholat malam. Menukil dari buku Kajian Fikih dalam Bingkai Aswaja susunan Ahmad Hawassy, setidaknya ada tiga pembagian waktu sholat tahajud yang dinilai paling baik.
Waktu yang sangat utama adalah pada sepertiga malam pertama, yaitu dimulai sejak setelah waktu Isya sampai pukul 22.00. Sementara itu, waktu yang lebih utama ialah sepertiga malam kedua pada pukul 22.00 sampai 01.00 dini hari.
Lalu, waktu paling utama adalah sepertiga malam terakhir yang dimulai pada 01.00 dini hari hingga waktu Subuh. Nabi Muhammad SAW sendiri Ketika melakukan tahajud pada sepertiga malam terakhir, hal ini sesuai dengan riwayat Abu Muslim yang bertanya pada Abu Dzar, “Pada waktu manakah yang lebih utama untuk kita mengerjakan sholat malam?”
Abu Dzar menjawab, “Aku telah bertanya kepada Rasulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.”
Nabi SAW bersabda, “Perut malam yang masih tinggal adalah sepertiga malam yang terakhir. Sayang tidak banyak orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)
Jam Sholat Tahajud adalah Waktu Mustajab untuk Berdoa
Dalam buku Keajaiban Tahajud, Subuh dan Dhuha untuk Hidup Berkah, Bergelimang Harta, Sukses dan Bahagia oleh Ferry Taufiq El Jaquene dikatakan bahwa Allah SWT telah berjanji akan mengabulkan harapan seseorang di waktu sholat tahajud. Dalam sebuah riwayat. Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap malam Allah SWT turun ke langit dunia sampai tersisa sepertiga malam yang terakhir. Ia (Allah) pun berkata, ‘Adakah hamba-Ku yang meminta sehingga pasti aku berikan apa yang dia minta? Adakah hamba-Ku yang beristighfar sehingga Aku ampuni dosanya?” (HR Bukhari dan Muslim)













